UNIDAYANUNIDAYAN

JURNAL INFORMATIKAJURNAL INFORMATIKA

Pekerjaan membuka dan menutup jendela rumah secara manual membutuhkan perhatian khusus, terutama ketika terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba yang dapat memengaruhi kenyamanan dan efisiensi energi dalam rumah. Oleh karena itu, diperlukan sistem otomatis yang mampu merespons kondisi cuaca secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan prototipe sistem otomatis pengendali jendela rumah berbasis Internet of Things (IoT) dengan antarmuka Telegram. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung dan studi pustaka dari sumber-sumber relevan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membuka jendela secara otomatis pada kondisi siang hari dengan tingkat pencahayaan sebesar 405,695 LUX, suhu 29,50°C, dan kelembapan 75,9%. Sebaliknya, sistem menutup jendela secara otomatis ketika terjadi hujan dengan pencahayaan 18,778 LUX, suhu 28,00°C, dan kelembapan 91,6%. Prototipe ini terbukti efektif dan responsif terhadap perubahan cuaca serta memberikan kemudahan bagi pengguna dalam pengendalian jarak jauh melalui Telegram.

Penelitian ini berhasil menghasilkan prototipe sistem kontrol otomatis penutup dan pembuka jendela rumah berbasis IoT yang terintegrasi dengan Telegram.Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang memproses data dari sensor DHT22 untuk suhu dan kelembapan serta sensor LDR untuk intensitas cahaya.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini bekerja dengan responsif dan memberikan notifikasi sesuai kondisi cuaca, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna.

Pengembangan sistem ini dapat ditingkatkan dengan menambahkan sensor hujan dan angin untuk meningkatkan akurasi respons terhadap perubahan cuaca. Selain itu, pengembangan aplikasi mobile atau web interaktif yang menyediakan kontrol manual dan visualisasi data sensor dalam bentuk grafis akan mengoptimalkan pengalaman pengguna. Lebih lanjut, penelitian dapat difokuskan pada integrasi sumber energi terbarukan seperti panel surya untuk meningkatkan efisiensi energi sistem, serta penguatan protokol keamanan koneksi Wi-Fi untuk melindungi data dan privasi pengguna. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma machine learning untuk memprediksi perubahan cuaca dan mengoptimalkan kinerja sistem secara proaktif, sehingga jendela dapat dibuka atau ditutup sebelum perubahan cuaca terjadi, meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi secara signifikan. Integrasi dengan sistem smart home lainnya juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik, menciptakan ekosistem rumah pintar yang terintegrasi dan responsif.

  1. PENARAPAN INTERNET OF THINGS PADA SMART HOME BERBASIS WEMOS | Melek IT : Information Technology Journal.... melekit-if.uwks.ac.id/index.php/melekit/article/view/184PENARAPAN INTERNET OF THINGS PADA SMART HOME BERBASIS WEMOS Melek IT Information Technology Journal melekit if uwks ac index php melekit article view 184
  2. Sistem Pembuangan Sampah Otomatis Berbasis IOT Menggunakan Mikrokontroler pada SMAN 14 KabTangerang |... doi.org/10.33050/ccit.v12i2.694Sistem Pembuangan Sampah Otomatis Berbasis IOT Menggunakan Mikrokontroler pada SMAN 14 KabTangerang doi 10 33050 ccit v12i2 694
  3. Prototipe Sistem Otomatis Pengendali Jendela Rumah Berbasis IoT dengan Antarmuka Telegram | Asniati |... doi.org/10.55340/jiu.v14i1.2335Prototipe Sistem Otomatis Pengendali Jendela Rumah Berbasis IoT dengan Antarmuka Telegram Asniati doi 10 55340 jiu v14i1 2335
Read online
File size588.16 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test