ADAIADAI
INTERNATIONAL JOURNAL OF TRENDS IN ACCOUNTING RESEARCHINTERNATIONAL JOURNAL OF TRENDS IN ACCOUNTING RESEARCHPenelitian ini mengeksplorasi bagaimana praktik sistem kontrol manajemen membentuk motivasi dan kinerja karyawan. Penelitian ini mengevaluasi model terintegrasi dari teori self-determination, tuas kontrol, dan kerangka kerja kinerja peran kerja. Data dikumpulkan melalui survei online yang melibatkan 333 karyawan di Indonesia dari berbagai sektor, dan analisisnya mengandalkan pemodelan persamaan struktural dan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sistem kontrol keyakinan atau sistem kontrol interaktif sendiri, serta menggabungkan kontrol diagnostik dan interaktif, meningkatkan motivasi otonom. Sebaliknya, sistem kontrol batas dan sistem kontrol diagnostik, ketika digunakan secara independen, dikaitkan dengan motivasi otonom yang lebih rendah. Motivasi otonom, pada gilirannya, berkontribusi secara positif terhadap kinerja peran kerja, yang mencakup keahlian, adaptivitas, dan proaktivitas. Penelitian ini juga menemukan bahwa motivasi otonom berfungsi sebagai mediator parsial antara penggunaan kontrol interaktif, penggunaan bersama kontrol diagnostik dan interaktif, dan kinerja peran kerja. Temuan ini menekankan nilai merancang dengan cermat sistem kontrol manajemen untuk mendukung motivasi yang lebih kuat dan hasil kinerja yang lebih baik, serta menekankan pentingnya memeriksa kinerja peran kerja sebagai indikator yang lebih luas dari efektivitas, terutama dalam pengaturan kerja yang dinamis dan saling bergantung.
Hasil penelitian ini mendukung asumsi teori self-determination bahwa tingkat otonomi motivasi bervariasi tergantung pada sumber atau faktor organisasi tertentu (yaitu sistem kontrol manajemen).Penelitian ini juga mendukung asumsi lain dari teori self-determination bahwa individu mencapai fungsi optimal mereka dengan mengintegrasikan diri mereka ke dalam lingkungan, yang ditunjukkan di tempat kerja dengan tingkat keahlian, adaptivitas, dan proaktivitas yang tinggi (Gagné & Deci, 2005).Penelitian ini memperkaya literatur dengan meneliti pada tingkat individu, memeriksa beberapa sistem sekaligus menggunakan tuas kontrol, dan menggunakan motivasi otonom yang jarang digunakan berdasarkan teori self-determination dalam studi sistem kontrol manajemen.Penelitian ini memberikan bukti baru dengan menghubungkan tuas kontrol dan otonomi dengan kinerja peran kerja, dan memberikan bukti tentang peran mediasi motivasi otonom.Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya motivasi otonom secara praktis dan bagaimana manajemen perlu merancang sistem kontrol manajemen yang tepat.Secara khusus, data menunjukkan bahwa komunikasi dan penggunaan nilai inti masih rendah, sehingga manajemen perlu meningkatkan komunikasi nilai, tujuan, dan arah.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mencoba metode lain untuk memberikan lebih banyak hasil, serta menambahkan variabel lain seperti posisi dan jenis industri, atau variabel lain seperti gaya kepemimpinan atau budaya organisasi. Hal ini penting karena analisis mediasi menunjukkan hasil parsial; oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan variabel yang lebih banyak mungkin dapat menjelaskan model penelitian dengan lebih baik. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara motivasi dan aspek-aspek kinerja peran kerja yang berbeda, serta dampak variabel-variabel lain seperti posisi dan jenis industri pada implementasi tuas kontrol dan motivasi otonom.
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-3514.51.6.1173APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 3514 51 6 1173
- Does supporting employees' career adaptability lead to commitment, turnover, or both? - Ito - 2005... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/hrm.20037Does supporting employees career adaptability lead to commitment turnover or both Ito 2005 onlinelibrary wiley doi 10 1002 hrm 20037
- The "What" and "Why" of Goal Pursuits: Human Needs and the Self-Determination of... tandfonline.com/doi/abs/10.1207/S15327965PLI1104_01The What and Why of Goal Pursuits Human Needs and the Self Determination of tandfonline doi abs 10 1207 S15327965PLI1104 01
- THE BROKEN WHEEL: THE INSEPARABILITY OF AUTONOMY AND CONTROL IN INNOVATION WITHIN ORGANIZATIONS - Feldman... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1467-6486.1989.tb00719.xTHE BROKEN WHEEL THE INSEPARABILITY OF AUTONOMY AND CONTROL IN INNOVATION WITHIN ORGANIZATIONS Feldman onlinelibrary wiley doi 10 1111 j 1467 6486 1989 tb00719 x
| File size | 467.66 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUSAUNUSA Strain HSFI-5 telah dilaporkan mampu menghasilkan protease, yang sudah ditunjukkan beberapa karakteristik agen antithrombosis, yaitu aktivitas fibrinolitikStrain HSFI-5 telah dilaporkan mampu menghasilkan protease, yang sudah ditunjukkan beberapa karakteristik agen antithrombosis, yaitu aktivitas fibrinolitik
UNUSAUNUSA Curcuma xanthorrhiza Roxb mengandung kurkumin yang dapat berperan sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antihiperkolesterolemia. Mekanisme kurkumin dalamCurcuma xanthorrhiza Roxb mengandung kurkumin yang dapat berperan sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antihiperkolesterolemia. Mekanisme kurkumin dalam
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Akurasi yang diperoleh sangat tergantung pada kualitas citra yang digunakan dalam pelatihan dan pengujian. Penting untuk memahami proses pengolahan citraAkurasi yang diperoleh sangat tergantung pada kualitas citra yang digunakan dalam pelatihan dan pengujian. Penting untuk memahami proses pengolahan citra
UNSULTRAUNSULTRA Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem monitoring yang mampu memantau seluruh perangkat jaringan di lingkungan rumah sakit. Keberadaan sistem monitoringOleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem monitoring yang mampu memantau seluruh perangkat jaringan di lingkungan rumah sakit. Keberadaan sistem monitoring
HARAPANHARAPAN Intisari dari pembahasan di atas adalah pembelajaran BIPA memiliki empat keterampilan berbahasa yakni membaca, menulis, mendengar dan berbicara. Ke empatIntisari dari pembahasan di atas adalah pembelajaran BIPA memiliki empat keterampilan berbahasa yakni membaca, menulis, mendengar dan berbicara. Ke empat
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Dalam hal ini, agar lalu-lintas pesawat dapat berjalan dengan lancar, maka struktur dan geometri taxiway memegang fungsi penting dalam proses perpindahanDalam hal ini, agar lalu-lintas pesawat dapat berjalan dengan lancar, maka struktur dan geometri taxiway memegang fungsi penting dalam proses perpindahan
JURNALPOLTEKBANGJAYAPURAJURNALPOLTEKBANGJAYAPURA Saat ini, lampu flood light beroperasi secara otomatis melalui pengatur timer. Seluruh lampu flood light di area apron akan menyala pada pukul 18.00 WITA,Saat ini, lampu flood light beroperasi secara otomatis melalui pengatur timer. Seluruh lampu flood light di area apron akan menyala pada pukul 18.00 WITA,
ELTAORGANIZATIONELTAORGANIZATION Kombinasi permainan dan alat ICT ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata, yang diharapkan dapat memperkuatKombinasi permainan dan alat ICT ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata, yang diharapkan dapat memperkuat
Useful /
STIKBARSTIKBAR Penelitian ini menyimpulkan bahwa riwayat transfusi darah adalah faktor yang paling signifikan terkait dengan infeksi HBV pada ibu hamil multigravida diPenelitian ini menyimpulkan bahwa riwayat transfusi darah adalah faktor yang paling signifikan terkait dengan infeksi HBV pada ibu hamil multigravida di
STIKBARSTIKBAR Stunting adalah masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh dunia dan terkait dengan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas, perkembanganStunting adalah masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh dunia dan terkait dengan peningkatan angka morbiditas dan mortalitas, perkembangan
UNPARUNPAR Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalahRancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah
UNPARUNPAR longibrachiatum (MT2) dengan keparahan penyakit hanya 16,66 % dibandingkan dengan perlakuan tanpa metabolit sekunder (MT1) sebesar 51,6 %. Pelapisan buahlongibrachiatum (MT2) dengan keparahan penyakit hanya 16,66 % dibandingkan dengan perlakuan tanpa metabolit sekunder (MT1) sebesar 51,6 %. Pelapisan buah