UM SURABAYAUM SURABAYA

Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum Islam

Program 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surabaya, dilakukan mulai dari calon pengantin (catin), ibu hamil, ibu nifas dan baduta (Mulai dari janin), dilahirkan sampai dengan berusia 2 tahun. Dalam keteranagan di atas artikel ingin mendiskripsikan dalam perspektif hukum Islam, Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field research) dengan metode deskriptif-kualitatif dan hasil analisis tekstural-normatif. Diketahui bahwa untuk mencapai tujuan program 1000 HPK, DKK Surabaya telah melakukan beberapa program antara lain: Mempersiapkan kesehatan ibu menyusui dan Kesehatan Ibu Nifas, dari hasil penelitian Program 1000 HPK disimpulkan bahwa sesuai dengan prinsip-prinsip hukum Islam yaitu al-Qur‟an, hadits dan Ijtihad (maslahah) dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu menyusui atau meneteki.

Berdasarkan pembahasan di atas, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Untuk mencapai tujuan program 1000 Hari Pertama Kehidupan, Dinas Kesehatan Kota Surabaya telah melakukan program sebagai berikut.Mempersiapkan kesehatan ibu menyusui atau meneteki melalui, Dukungan dalam pemberian ASI, PMT ibu menyusui, Kelas belita.Kesehatan Ibu Nifas melalui, Pelayanan kesehatan ibu nifas, Pemberian vitamin A, PMT ibu nifas.Program 1000 Hari Pertama Kehidupan menurut pandangan hukum Islam boleh, karena meningkatkan kualitas kesehatan ibu menyusui atau meneteki dan Kesehatan Ibu Nifas, didasarkan pada ayat al- Qur‟an dan hadits.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan (jika ada), saran penelitian lanjutan yang baru adalah: . . 1. Mengembangkan penelitian tentang dampak jangka panjang dari program 1000 Hari Pertama Kehidupan terhadap kesehatan ibu dan bayi, serta bagaimana program ini dapat meningkatkan kualitas keluarga secara keseluruhan. . . 2. Melakukan studi komparatif antara program 1000 Hari Pertama Kehidupan di Surabaya dengan program serupa di kota-kota lain di Indonesia, untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam implementasi dan hasilnya. . . 3. Meneliti lebih lanjut tentang peran dan dukungan keluarga, terutama suami dan orang tua, dalam keberhasilan program pemberian ASI eksklusif dan kelas balita. Bagaimana dukungan ini dapat ditingkatkan dan bagaimana dampak positifnya terhadap kesehatan ibu dan bayi.

Read online
File size578.18 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test