ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH

Jurnal Asy-SyukriyyahJurnal Asy-Syukriyyah

Nilai-nilai agama berfungsi sebagai fondasi fundamental dalam membentuk karakter siswa, khususnya di tengah tantangan moral era digital. Al-Quran, sebagai teks panduan bagi umat Muslim, memiliki posisi strategis sebagai dasar untuk menumbuhkan karakter mulia. Kegiatan pelatihan spiritual di SMPIT Zaid bin Tsabit Bogor memainkan peran penting dalam melengkapi siswa dengan nilai-nilai agama melalui sistem pendidikan yang komprehensif dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implementasi program pengembangan agama yang mengintegrasikan aktivitas ibadah rutin, penguatan interaksi sosial Islam, dan bimbingan spiritual sebagai upaya untuk mengembangkan karakter Quranic. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan orang tua, serta analisis dokumen pembelajaran. Proses analisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, tampilan data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Temuan penelitian ini menyajikan model holistik pengembangan agama yang diimplementasikan melalui program harian, mingguan, dan semester yang secara efektif mendukung pembentukan karakter Quranic yang berkelanjutan. Hasil ini memberikan wawasan praktis bagi sekolah Islam dalam merancang sistem pelatihan agama yang terstruktur, adaptif, dan integratif untuk terus-menerus menumbuhkan karakter siswa.

SMPIT Zaid bin Tsabit telah berhasil mengembangkan enam karakteristik agama inti di antara siswanya, yaitu ketaatan, disiplin, tanggung jawab, sopan santun, kejujuran, dan kedekatan spiritual dengan Allah.Hasil ini dicapai melalui program pengembangan agama yang terstruktur dan berkelanjutan.Program ini diimplementasikan secara bertingkat, mulai dari aktivitas harian, mingguan, dan semester yang saling melengkapi.Melalui pendekatan ini, nilai-nilai Islam tidak terbatas pada pemahaman kognitif, tetapi diinternalisasi menjadi sikap dan perilaku sehari-hari siswa.Proses pelatihan menekankan tidak hanya pada kebiasaan, tetapi juga diperkuat melalui evaluasi, peran model guru, dan keterlibatan orang tua, menghasilkan pola pendidikan holistik dan konsisten.Selain itu, program ini berkontribusi signifikan terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) karena terintegrasi dalam rencana pelajaran, modul, dan penilaian.Akibatnya, PAI menjadi lebih aplikatif, kontekstual, dan bermakna.Akibatnya, siswa tidak hanya tumbuh dalam kapasitas intelektual tetapi juga mengembangkan karakter Quranic, moral yang diperkuat, dan kesiapan untuk menjadi individu teladan dalam komunitas mereka.Perwujudan karakter Quranic terlihat dalam kehidupan sehari-hari siswa di tiga domain utama.di sekolah (disiplin, sopan santun, tanggung jawab, tata krama yang tepat), di rumah (dedikasi kepada orang tua, kejujuran, kesediaan untuk membantu), dan di masyarakat (ramah, sabar, partisipasi aktif dalam kegiatan masjid, menjadi panutan).Hal ini menunjukkan bahwa program pengembangan spiritual di SMPIT Zaid bin Tsabit efektif menjembatani kurikulum sekolah formal dengan kehidupan praktis sehari-hari siswa.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana model pelatihan Quranic yang terintegrasi (harian, mingguan, semester) dapat diterapkan di sekolah-sekolah Islam lainnya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki hubungan sinergis antara kebiasaan ibadah, bimbingan Islam, dan penguatan hafalan Al-Quran sebagai model pembangunan karakter yang terintegrasi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana program pengembangan agama dapat diintegrasikan dengan mata pelajaran lain di sekolah untuk memperkuat komitmen keagamaan siswa. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana program pengembangan agama dapat diadaptasi untuk memenuhi kebutuhan dan konteks spesifik sekolah tertentu. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam pengembangan model pendidikan agama yang holistik dan efektif.

  1. PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP PELANGGARAN ETIKA PADA SISWA KELAS XI MIA 4 DAN XI IIS 2 SMA NEGERI 14... ejournal.upi.edu/index.php/tarbawy/article/view/3771PENGARUH RELIGIUSITAS TERHADAP PELANGGARAN ETIKA PADA SISWA KELAS XI MIA 4 DAN XI IIS 2 SMA NEGERI 14 ejournal upi edu index php tarbawy article view 3771
  2. Evaluasi hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Tinjauan terhadap Ayat Al-Qur'an dalam... doi.org/10.54371/ainj.v6i1.808Evaluasi hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam PAI Tinjauan terhadap Ayat Al Quran dalam doi 10 54371 ainj v6i1 808
  3. Internalisasi Nilai-Nilai Spiritual Dalam Membentuk Karakter Siswa Melalui Program Tahfidzul Qur’an... doi.org/10.29408/edc.v18i2.24996Internalisasi Nilai Nilai Spiritual Dalam Membentuk Karakter Siswa Melalui Program Tahfidzul QurAoan doi 10 29408 edc v18i2 24996
  4. Manajemen Strategik dan Mutu Pendidikan Islam | NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan.... ejurnal.iaiyasnibungo.ac.id/index.php/nurelislam/article/view/132Manajemen Strategik dan Mutu Pendidikan Islam NUR EL ISLAM Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan ejurnal iaiyasnibungo ac index php nurelislam article view 132
Read online
File size526.59 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test