UMBIMAUMBIMA

Civilium: Journal Of EngineeringCivilium: Journal Of Engineering

Kota Bima merupakan kota yang masyarakatnya mayoritas petani memerlukan infrastruktur jalan tani yang memadai untuk mendukung aktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Tujuan Pendampingan Pekerjaan Konstruksi Jalan Tani adalah untuk memberikan panduan kepada masyarakat Kelurahan Jatibaru Kota Bima dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi jalan tani secara efektif dan sesuai dengan ketentuan teknis antara lain kemiringan dan elevasi yang akurat serta geometrik badan jalan yang sesuai dengan kondisi topografi setempat yang sesuai standar keamanan dan kenyamanan. Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan kemiringan medan jalan pada ruas jalan Eksisting di Kelurahan Jatibaru Kota Bima, dihitung pada setiap STA dengan jarak masing-masing STA 500 meter. Diperoleh kemiringan medan jalan STA 00 000 – STA 00 150 adalah 2,0%, STA 00 150 – STA 00 300 adalah 1,3%, STA 00 300 – STA 00450 adalah 2,0%, STA 00 450 – STA 00 600 adalah 0,7% dan STA 00 600 – STA 00 750 adalah 0,7%. ruas jalan Kelurahan Jatibaru Kota Bima termasuk dalam kategori medan jalan Datar (D), dikarenakan semua segmen tiap jarak 150meter mempunyai nilai lebih kecil dari 3% dengan lebar rata-rata 3,2 meter).

Pendampingan Pekerjaan Konstruksi Jalan Tani secara keseluruhan sangat efektif dan memberikan dampak pada pemahaman terkait teknis pelaksanaan pekerjaan konstruksi terhadap masyarakat sangat besar.Masyarakat menjadi lebih memahami pentingnya perencanaan yang matang, penggunaan bahan yang berkualitas, dan teknik pelaksanaan yang benar dalam membangun jalan tani yang kuat dan tahan lama.Pendampingan masyarakat desa/kelurahan dalam kegiatan pengukuran elevasi dan perencanaan jalan tani baru merupakan upaya penting untuk meningkatkan infrastruktur pedesaan dan produktivitas pertanian, dan Partisipasi aktif masyarakat desa dalam setiap tahapan perencanaan meningkatkan rasa kepemilikan dan keberlanjutan infrastruktur.

Penelitian lanjutan dapat berkonsentrasi pada pengembangan metode pengukuran yang lebih akurat untuk medan jalan kompleks, seperti integrasi teknologi penginderaan jauh (remote sensing) untuk evaluasi topografi secara real-time. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara berbagai metode pendampingan masyarakat dalam pelaksanaan konstruksi jalan tani untuk menilai efisiensi dan dampak jangka panjangnya. Peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap perencanaan, khususnya di wilayah dengan kondisi medan yang lebih curam, dapat menjadi arah penelitian untuk memastikan keberlanjutan infrastruktur pedesaan.

Read online
File size594.33 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test