JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamFIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamPenelitian ini menganalisis hubungan antara kompetensi guru Pendidikan Agama Islam, dukungan orang tua, dan religiusitas siswa pada dua SMA berbasis Islam di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel terdiri dari 235 siswa, yaitu 103 siswa SMA Al-Azhar Medan dan 132 siswa SMA Plus As-Syafiyatul Amaliyah Medan, dipilih melalui teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert, yang disusun berdasarkan dimensi pedagogik dan kepribadian untuk kompetensi guru, teori dukungan sosial House untuk dukungan orang tua, serta lima dimensi religiusitas Glock & Stark. Validitas instrumen diuji melalui korelasi Pearson dan penilaian pakar, sedangkan reliabilitas diukur dengan koefisien Alpha Cronbach ≥ 0,60. Analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa kompetensi guru secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap religiusitas siswa, sedangkan dukungan orang tua berpengaruh positif signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan kontribusi 35,8% terhadap religiusitas. Temuan ini menegaskan bahwa pembentukan religiusitas siswa tidak hanya bergantung pada pembelajaran formal, tetapi juga dipengaruhi oleh kolaborasi efektif antara sekolah dan keluarga. Hasil penelitian ini mendukung teori ekologi perkembangan yang menekankan interaksi berbagai sistem dalam membentuk iman dan nilai moral siswa secara komprehensif.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa religiusitas siswa di sekolah Islam unggulan terbentuk melalui kombinasi faktor internal dan eksternal yang saling melengkapi.Kompetensi guru agama berada pada kategori tinggi, mencakup penguasaan materi, pengelolaan kelas, pembinaan karakter religius, dan keteladanan ibadah.Namun, pengaruhnya terhadap religiusitas siswa secara parsial tidak signifikan, yang mengindikasikan perlunya interaksi guru–siswa yang lebih intensif dan berkesinambungan di luar pembelajaran formal.Sebaliknya, dukungan orang tua menunjukkan kontribusi yang signifikan dan konsisten, mencakup fasilitasi ibadah, keteladanan moral, dan pendampingan spiritual.Hal ini menegaskan bahwa keluarga berperan strategis sebagai lingkungan primer dalam pembentukan religiusitas, selaras dengan temuan penelitian terdahulu yang menempatkan dukungan orang tua sebagai determinan utama perkembangan moral dan spiritual remaja.Secara simultan, kompetensi guru agama dan dukungan orang tua memberikan pengaruh signifikan dengan kontribusi 35,8% terhadap tingkat religiusitas siswa.Hasil ini memperkuat kerangka teori ekologi perkembangan yang menekankan pentingnya interaksi multi-sistem dalam pembentukan karakter dan nilai.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran mediasi dari faktor-faktor seperti lingkungan sekolah dan interaksi sebaya dalam hubungan antara kompetensi guru, dukungan orang tua, dan religiusitas siswa. Hal ini penting untuk memahami mekanisme yang lebih kompleks dalam pembentukan religiusitas remaja. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilengkapi dengan pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan siswa, guru, dan orang tua, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman dan persepsi mereka terkait dengan religiusitas dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran agama yang kontekstual dan melibatkan orang tua secara aktif dalam mendukung pendidikan agama anak-anak mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi religiusitas remaja dan mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah-sekolah berbasis Islam.
- Pengaruh Kompetensi Dan Kepuasan Mengajar terhadap Prestasi Kerja Guru Agama Kristen | Kelola: Jurnal... doi.org/10.24246/j.jk.2019.v6.i2.p179-187Pengaruh Kompetensi Dan Kepuasan Mengajar terhadap Prestasi Kerja Guru Agama Kristen Kelola Jurnal doi 10 24246 j jk 2019 v6 i2 p179 187
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0012-1649.44.2.597APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0012 1649 44 2 597
- A Systems Perspective of Individual Development and Family Functioning - Sawyers - 1985 - Home Economics... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1177/1077727X8501300402A Systems Perspective of Individual Development and Family Functioning Sawyers 1985 Home Economics onlinelibrary wiley doi 10 1177 1077727X8501300402
| File size | 269.12 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi orang tua dalam mendukung perkembangan nilai moral dan agama anak usia dini melalui program parentingPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi orang tua dalam mendukung perkembangan nilai moral dan agama anak usia dini melalui program parenting
UNZAHUNZAH The government issued an emergency curriculum policy. After running for one school year, the government found that using the emergency curriculum got betterThe government issued an emergency curriculum policy. After running for one school year, the government found that using the emergency curriculum got better
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Transformasi manajemen lembaga pendidikan Islam kontemporer diperlukan untuk menjawab tuntutan era yang berubah, dimana pendidikan Islam harus menggabungkanTransformasi manajemen lembaga pendidikan Islam kontemporer diperlukan untuk menjawab tuntutan era yang berubah, dimana pendidikan Islam harus menggabungkan
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Studi ini memiliki implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dan pendidik dalam merancang program nutrisi sekolah yang juga menjadi sarana pelestarianStudi ini memiliki implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dan pendidik dalam merancang program nutrisi sekolah yang juga menjadi sarana pelestarian
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Integrasi ilmu alam dan sosial merupakan hal yang penting dalam pendidikan dasar untuk memperkuat koherensi konseptual serta meningkatkan relevansi pembelajaranIntegrasi ilmu alam dan sosial merupakan hal yang penting dalam pendidikan dasar untuk memperkuat koherensi konseptual serta meningkatkan relevansi pembelajaran
ABULYATAMAABULYATAMA Subjek dalam penelitian ini adalah unsur yang terkait yakni Guru Pendidikan Agama Kristen 1 orang dan siswa kelas XI 20 orang. Data dikumpulkan denganSubjek dalam penelitian ini adalah unsur yang terkait yakni Guru Pendidikan Agama Kristen 1 orang dan siswa kelas XI 20 orang. Data dikumpulkan dengan
ABULYATAMAABULYATAMA Namun, guru dinilai kurang baik dalam mendengarkan secara seksama dan menjaga prinsip etika. Siswa juga menilai guru sering membangun komunitas di dalamNamun, guru dinilai kurang baik dalam mendengarkan secara seksama dan menjaga prinsip etika. Siswa juga menilai guru sering membangun komunitas di dalam
STAI ALISTAI ALI Agar pelaksanaan program kerja berjalan dengan baik Pelaksaaan dan metode yang penulis gunakan adalah melakukan empat tahap pendekatan, yaitu; tahap sosialisasi;Agar pelaksanaan program kerja berjalan dengan baik Pelaksaaan dan metode yang penulis gunakan adalah melakukan empat tahap pendekatan, yaitu; tahap sosialisasi;
Useful /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Konsistensi penanganan ini terbukti mencegah kebingungan nilai pada anak. Intervensi kolaboratif yang terjalin terbukti efektif mengubah perilaku negatifKonsistensi penanganan ini terbukti mencegah kebingungan nilai pada anak. Intervensi kolaboratif yang terjalin terbukti efektif mengubah perilaku negatif
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe penelitian berupa kajian pustaka. Data diambil melalui analisis terhadap sepuluhPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe penelitian berupa kajian pustaka. Data diambil melalui analisis terhadap sepuluh
UNZAHUNZAH Hasil analisis menunjukkan korelasi kuat (r = 0,845) antara pendampingan orang tua dan keberhasilan proses belajar, dengan kontribusi sebesar 71%. UjiHasil analisis menunjukkan korelasi kuat (r = 0,845) antara pendampingan orang tua dan keberhasilan proses belajar, dengan kontribusi sebesar 71%. Uji
UNZAHUNZAH Total terdapat 21 judul cerita yang dihasilkan. Cerita rakyat tersebut juga diserahkan kepada kepala desa masing-masing desa sesuai asal cerita. CeritaTotal terdapat 21 judul cerita yang dihasilkan. Cerita rakyat tersebut juga diserahkan kepada kepala desa masing-masing desa sesuai asal cerita. Cerita