STAIMA ALHIKAMSTAIMA ALHIKAM

Leadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan IslamLeadership: Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pendidikan keluarga, mengembangkan kemandirian anak dan peran manajemen pendidikan dalam keluarga guna mengembangkan kemandirian anak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), yakni dengan cara memadukan data dari beberapa sumber literatur yang membahas tentang pokok permasalahan, meliputi buku-buku, jurnal, prosiding seminar nasional, dan artikel-artikel ilmiah yang berhubungan dengan melalui perspektif pendekatan sosiologis. Hasil penelitian ini menunjukkan manajemen pendidikan keluarga terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan atau evaluasi dalam keluarga, selanjutnya mengembangkan kemandirian anak melalui tahapan perkembangan individu berupa perkembangan fisik, perkembangan perilaku psikomotorik, perkembangan bahasa, perkembangan kognitif, perkembangan perilaku sosial, perkembangan moralitas, perkembangan bidang keagamaan, perkembangan konatif, dan perkembangan emosional. Dengan memahami tahapan perkembangan tersebut, pendidikan dan pembelajaran secara karakter dan kemandirian akan terbentuk dengan baik. Melalui penerapan rangkaian fungsi manajemen pendidikan, disinkronkan dengan pemahaman tahap perkembangan anak secara fisik dan psikologi. Dapat dipahami bahwa peran orang tua dalam mengembangkan kemandirian anak sangat penting, orang tua sebagai madrasah awal dalam mendidik, membimbing, membentuk dan mengarahkan bagaimana anak bertindak, bersikap dan melakukan pekerjaan sesuai dengan tahapan perkembangan secara psikologis.

Manajemen pendidikan keluarga terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang diterapkan secara terarah untuk mengembangkan kemandirian anak sesuai tahapan perkembangan psikologis.Orang tua berperan penting sebagai pendidik utama dalam membentuk karakter dan kemandirian anak melalui bimbingan, contoh, dan harmonisasi hubungan keluarga.Dengan memahami aspek perkembangan anak secara holistik, pendidikan keluarga dapat terlaksana secara efektif dan mencapai tujuan yang diharapkan.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana implementasi fungsi manajemen pendidikan keluarga dalam konteks keluarga modern yang menghadapi tantangan digitalisasi dan keterbatasan waktu akibat kesibukan kerja orang tua. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas strategi pengintegrasian tahapan perkembangan anak secara holistik—seperti aspek emosional, konatif, dan keagamaan—ke dalam praktik pendidikan sehari-hari di rumah, serta bagaimana strategi tersebut berdampak pada pembentukan kemandirian jangka panjang. Ketiga, perlu dikembangkan model pelatihan orang tua berbasis kompetensi manajerial keluarga yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, dan evaluasi pendidikan anak, yang dapat diterapkan secara fleksibel dalam berbagai latar belakang budaya dan struktur keluarga, agar pendidikan keluarga tetap relevan dan efektif di tengah perubahan sosial yang cepat.

  1. #pendidikan anak#pendidikan anak
  2. #sma negeri#sma negeri
Read online
File size368.32 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-2Ph
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test