LETIGESLETIGES
Applied Social Psychology StudiesApplied Social Psychology StudiesNarapidana menghadapi masa menjelang bebas dengan jenis kasus yang berbeda-beda cenderung mengalami kecemasan moral, disisi lain narapidana ingin segera bebas akan tetapi ternyata keadaan tersebut membuat narapidana mengalami kecemasan, kegelisahan, rasa tidak aman dan ketakutan ketika kembali ke masyarakat. Penelitian ini memiliki sebuah tujuan untuk mengetahui apakah terdapat suatu perbedaan kecemasan moral yang dilihat dari pidana umum dan pidana khusus narapidana menghadapi masa menjelang bebas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dekriptif-komparatif. Teknik dalam pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan jenis purposive sampling dengan sampel yang berjumlah 186 sampel. Teknik pengambilan data dengan menyebar kuesioner menggunakan skala kecemasan moral yang telah diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Uji hipotesis menggunakan uji independent sampel test. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. 2-tailed yaitu 0,143 > 0,05 yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan kecemasan moral narapidana yang ditinjau dari jenis kasus narapidana menghadapi masa menjelang bebas. Dalam penelitian ini menunjukkan dari 186 subjek penelitian terdapat sebanyak 59 narapidana mengalami kecemasan moral tingkat sedang dengan persentase 31,7% dan 127 narapidana mengalami kecemasan moral tingkat tinggi dengan persentase 68,3%. Adapun limitasi dalam penelitian ini, adanya kondisi narapidana yang kurang baik dan takut jika data akan disalahgunakan, sehingga narapidana mengisi kuesioner dengan tidak maksimal. Temuan ini memberikan wawasan bagi peneliti selanjutnya dalam merancang intervensi yang mendukung reintegrasi sosial narapidana secara lebih efektif.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kecemasan moral antara narapidana dengan kasus pidana umum dan kasus pidana khusus yang menghadapi periode menjelang pembebasan.Sebagian besar narapidana dalam penelitian ini mengalami kecemasan moral tingkat tinggi.Temuan ini mengindikasikan perlunya intervensi yang lebih efektif untuk mendukung reintegrasi sosial narapidana secara lebih komprehensif.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi kecemasan moral narapidana, seperti dukungan sosial, kondisi ekonomi, dan riwayat kesehatan mental. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang lebih spesifik dan terarah untuk mengurangi kecemasan moral narapidana, dengan mempertimbangkan jenis kasus dan karakteristik individu. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas program reintegrasi sosial yang ada, serta mengidentifikasi komponen-komponen yang paling berkontribusi terhadap keberhasilan reintegrasi narapidana ke masyarakat.
- Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Stres Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan | Window of Health : Jurnal... jurnal.fkmumi.ac.id/index.php/woh/article/view/298Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Stres Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Window of Health Jurnal jurnal fkmumi ac index php woh article view 298
- Prisons and Mental Health: Violence, Organizational Support, and the Effects of Correctional Work - Amy... doi.org/10.1177/00938548211037718Prisons and Mental Health Violence Organizational Support and the Effects of Correctional Work Amy doi 10 1177 00938548211037718
- PENERAPAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY (CBT) UNTUK MENINGKATKAN SELF-REGULATION PADA PENGGUNA AMPHETAMINE... senatik.itda.ac.id/index.php/senatik/article/view/135PENERAPAN COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY CBT UNTUK MENINGKATKAN SELF REGULATION PADA PENGGUNA AMPHETAMINE senatik itda ac index php senatik article view 135
- “EKSISTENSI DAN PENERAPAN PIDANA PEMECATAN DARI DINAS MILITER SEBAGAI PIDANA TAMBAHAN DALAM PERSPEKTIF... doi.org/10.56910/jispendiora.v1i2.591AuEKSISTENSI DAN PENERAPAN PIDANA PEMECATAN DARI DINAS MILITER SEBAGAI PIDANA TAMBAHAN DALAM PERSPEKTIF doi 10 56910 jispendiora v1i2 591
| File size | 369.38 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PENELITIPENELITI So that the general implementation guidelines for imprisonment as tazir, are left to the judges ijtihad by taking into account the condition of the finger,So that the general implementation guidelines for imprisonment as tazir, are left to the judges ijtihad by taking into account the condition of the finger,
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Rumah Tahanan, merupakan lembaga yang keberadaannya tak terpisahkan dari penegakan hukum di Indonesia. Berbeda dengan Lapas, Rutan berfungsi sebagai tempatRumah Tahanan, merupakan lembaga yang keberadaannya tak terpisahkan dari penegakan hukum di Indonesia. Berbeda dengan Lapas, Rutan berfungsi sebagai tempat
UNUSIDAUNUSIDA Pengakuan pendapatan CV Jatayu mengacu pada konsep accrual basic (Akuntansi Berbasis Akrual) adalah suatu metode mempertemukan antara pendapatan dan biaya.Pengakuan pendapatan CV Jatayu mengacu pada konsep accrual basic (Akuntansi Berbasis Akrual) adalah suatu metode mempertemukan antara pendapatan dan biaya.
UNISSULAUNISSULA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pendanaan, profitabilitas, dan nilai perusahaan terhadap return saham pada perusahaan sektorPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pendanaan, profitabilitas, dan nilai perusahaan terhadap return saham pada perusahaan sektor
UNISSULAUNISSULA Temuan ini menekankan bahwa peningkatan kinerja sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada kompetensi teknis atau gaya kepemimpinan, tetapi juga padaTemuan ini menekankan bahwa peningkatan kinerja sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada kompetensi teknis atau gaya kepemimpinan, tetapi juga pada
AMSIRAMSIR 39/1999 tentang Hak Asasi Manusia. Selain itu, legitimasi internasional teramati secara implisit melalui Pasal 10(1) ICCPR dan Pasal 10 PBB DRHM, yang39/1999 tentang Hak Asasi Manusia. Selain itu, legitimasi internasional teramati secara implisit melalui Pasal 10(1) ICCPR dan Pasal 10 PBB DRHM, yang
AMSIRAMSIR Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama pelanggaran di rumah tahanan adalah overkapasitas ruang, ketidakpuasan psikologis akibat dendam yangHasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama pelanggaran di rumah tahanan adalah overkapasitas ruang, ketidakpuasan psikologis akibat dendam yang
MEJAILMIAHMEJAILMIAH Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengembangan , yang mampu meminimalisir permasalahan tersebut dan mendorong terciptanya lapas yang adil danOleh karena itu, penelitian ini berfokus pada pengembangan , yang mampu meminimalisir permasalahan tersebut dan mendorong terciptanya lapas yang adil dan
Useful /
AMSIRAMSIR Meskipun memberikan kepastian hukum administratif, individualisasi belum mampu menyesuaikan nilai adat dan fungsi sosial tanah adat. Oleh karena itu, perluMeskipun memberikan kepastian hukum administratif, individualisasi belum mampu menyesuaikan nilai adat dan fungsi sosial tanah adat. Oleh karena itu, perlu
AMSIRAMSIR Pengawasan hukum telah terbukti berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan peserta pemilu dan menjaga integritas proses demokrasi. Namun, efektivitasPengawasan hukum telah terbukti berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan peserta pemilu dan menjaga integritas proses demokrasi. Namun, efektivitas
UIMEDANUIMEDAN Rumah Ide Coffee merupakan perusahaan yang bergerak di bidang food and beverage. Produk utama dari Rumah Ide Coffee adalah Signature Drink. Peneliti mengangkatRumah Ide Coffee merupakan perusahaan yang bergerak di bidang food and beverage. Produk utama dari Rumah Ide Coffee adalah Signature Drink. Peneliti mengangkat
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Selain kemudahan dalam bertransaksi, sistem pembayaran elektronik juga menawarkan keringanan biaya transaksi. Sistem pembayaran non tunai ini menggunakanSelain kemudahan dalam bertransaksi, sistem pembayaran elektronik juga menawarkan keringanan biaya transaksi. Sistem pembayaran non tunai ini menggunakan