UBBUBB

Equity: Jurnal EkonomiEquity: Jurnal Ekonomi

Kabupaten Bangka Tengah merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang pembentukannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Belitung Timur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tujuan dari evaluasi ini adalah untuk membantu dokumen perencanaan pembangunan daerah, mengidentifikasi potensi sub-sektor sumber daya alam di Kabupaten Bangka Tengah yang terkait dengan indikator pencapaian kinerja pembangunan daerah. Pendekatan studi yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif-kuantitatif. Berdasarkan analisis Location Quotient (LQ), terdapat 8 sektor ekonomi potensial atau keunggulan komparatif (basis). Ada 4 sektor yang tidak memiliki keunggulan komparatif (non-basis) atau lokal dan ada 3 sektor yang tidak potensial (non-basis). Di kuadran kedua, terdapat komoditas yang memiliki laju pertumbuhan lambat tetapi memberikan kontribusi besar terhadap PDRB Kabupaten Bangka Tengah. Di kuadran ketiga, terdapat komoditas yang memiliki laju pertumbuhan cepat tetapi memberikan kontribusi kecil terhadap PDRB Kabupaten Bangka Tengah. Di kuadran keempat, terdapat komoditas yang memiliki laju pertumbuhan lambat dan memberikan kontribusi kecil terhadap PDRB Kabupaten Bangka Tengah.

1) Kegiatan di sektor ekonomi yang melayani pasar di daerah sendiri dan di luar daerah (ekspor) yang bersangkutan.Sektor ekonomi seperti ini disebut sektor ekonomi potensial atau keunggulan ekonomi (basis), yaitu LQ>1, yaitu.➢ Sektor Transportasi dan Pergudangan (LQ 2,529).➢ Sektor Pertambangan dan Penggalian (LQ 1.➢ Sektor Administrasi Pemerintahan, Tanah dan Jaminan Sosial Wajib (LQ 1.➢ Sektor Penyedia Makanan dan Minuman (LQ 1.➢ Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Perbaikan Mobil dan Sepeda Motor (LQ 1.➢ Sektor Kesehatan dan Kegiatan Sosial (LQ 1.2) Kegiatan di sektor ekonomi yang melayani pasar di daerah atau produksi yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan daerah sendiri dan tidak dapat diekspor disebut sektor yang tidak memiliki keunggulan komparatif (non-basis) atau industri lokal, yaitu LQ = 1, yaitu.➢ Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (LQ 0.3) Kegiatan di sektor ekonomi di mana produksi komoditas di suatu daerah tidak dapat memenuhi kebutuhan sendiri sehingga membutuhkan pasokan atau impor dari luar disebut non-potensial (non-basis), yaitu LQ<1, yaitu.➢ Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Limbah, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang (LQ 0.➢ Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi (LQ 0.Potensi Sumber Daya Alam Tingkat Kabupaten Bangka Tengah menggunakan metode analisis Input-Output (IO), yaitu.Kuadran pertama adalah kuadran dengan karakteristik sektor yang memiliki indeks tautan balik dan indeks tautan maju dengan nilai > 1 yang merupakan sektor unggulan di Kabupaten Bangka Tengah.Di mana komoditas yang memiliki laju pertumbuhan cepat dan memberikan kontribusi besar terhadap PDRB Kabupaten Bangka Tengah, yaitu kategori pertanian, kehutanan dan perikanan adalah Pertanian Tanaman Hortikultura (cabai merah dan sawi hijau).Budidaya Air Tawar (ikan nila dan ikan gurami) dan air payau (kepiting lumpur dan udang vannamei).kategori industri pengolahan adalah UMKM untuk produk keretek/keretek.perbaikan mobil dan sepeda motor adalah minimarket.Kuadran kedua adalah kuadran dengan karakteristik sektor yang memiliki indeks tautan balik nilai < 1 dan indeks tautan maju > 1 adalah sektor potensial di Kabupaten Bangka Tengah.Di mana komoditas yang memiliki laju pertumbuhan lambat tetapi memberikan kontribusi besar terhadap PDRB Kabupaten Bangka Tengah, yaitu kategori industri pengolahan, yaitu UMKM produk, ikan rebus/ikan asin kering, madu dan terasi.sektor Perikanan Tangkap adalah cumi dan ikan laut.sektor Pertanian Biopharmaceutical adalah jahe dan kunyit.sektor Perkebunan adalah kelapa sawit dan lada.Kuadran ketiga Kuadran keempat adalah kuadran dengan karakteristik sektor yang memiliki indeks tautan balik nilai > 1 sedangkan indeks tautan maju nilai < 1 adalah sektor berkembang di Kabupaten Bangka Tengah.Di mana komoditas yang memiliki laju pertumbuhan cepat tetapi memberikan kontribusi kecil terhadap PDRB Kabupaten Bangka Tengah, yaitu kategori perdagangan besar dan eceran.perbaikan mobil dan sepeda motor adalah pasar.sektor Pertanian Tanaman Pangan adalah ubi kayu dan jagung.Kuadran keempat dengan karakteristik sektor yang memiliki indeks tautan balik nilai dan derajat sensitivitas (indeks tautan maju) < 1 adalah sektor kurang berkembang.Di mana komoditas yang memiliki laju pertumbuhan lambat dan memberikan kontribusi kecil terhadap PDRB Kabupaten Bangka Tengah, yaitu kategori penyedia akomodasi dan makanan dan minuman adalah wisata.wisata alam dan wisata laut dan ekonomi kreatif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: . 1. Menganalisis lebih lanjut dampak sektor-sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah di Kabupaten Bangka Tengah, dengan menggunakan metode analisis input-output yang lebih komprehensif. . 2. Mengembangkan model perencanaan pembangunan daerah yang mengintegrasikan potensi sumber daya alam dengan sektor-sektor unggulan, sehingga dapat meningkatkan kinerja pembangunan daerah secara berkelanjutan. . 3. Melakukan studi kasus di beberapa desa atau kecamatan di Kabupaten Bangka Tengah untuk melihat implementasi dan dampak konkret dari pengembangan sektor unggulan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kualitas lingkungan.

Read online
File size610.05 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test