UNTAG SMDUNTAG SMD

Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan KehutananAgrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan

. Pendataan kondisi biofisik ekosistem mangrove merupakan langkah awal dalam pengelolaan kawasan mangrove yang meliputi data struktur dan komposisi ekosistem mangrove serta potensi serapan karbon. Data potensi serapan karbon di kawasan ekosistem mangrove Desa Eyat Mayang belum terindentifikasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis potensi serapan karbon di kawasan ekosistem mangrove Desa Eyat Mayang. Pengumpulan data menggunakan metode jalur berpetak sebanyak 84 plot. Data dianalisis menggunakan persamaan allometrik. Hasil penelitian menujukkan bahwa kawasan ekosistem mangrove di Desa Eyat Mayang memiliki potensi biomassa 86,27 ton/ha yang terdiri dari 84% biomassa atas (AGB) dan 16% biomassa bawah permukaan (BGB). Potensi kandungan karbon mangrove di Desa Eyat Mayang sebesar 40,13 ton/ha dan potensi serapan karbon (CO2) sebesar 147,3 ton/ha. Kontribusi terbesar biomassa, kandungan karbon dan serapan karbon berasal dari jenis Rhizophora apiculata.

Kawasan ekosistem mangrove di Desa Eyat Mayang memiliki potensi biomassa 86,27 ton/ha dengan komposisi 84% biomassa atas (AGB) dan 16% biomassa bawah permukaan (BGB).Potensi kandungan karbon mangrove mencapai 40,13 ton/ha, menghasilkan potensi serapan karbon (CO2) sebesar 147,3 ton/ha.Kontribusi terbesar terhadap biomassa, kandungan karbon, dan serapan karbon berasal dari spesies Rhizophora apiculata.

Mengingat pentingnya ekosistem mangrove dalam menyerap karbon, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami dinamika serapan karbon pada berbagai jenis mangrove di Desa Eyat Mayang dalam jangka waktu yang lebih panjang. Studi longitudinal dapat mengidentifikasi fluktuasi musiman atau tahunan dalam serapan karbon dan dampaknya terhadap perubahan iklim. Selain itu, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada efektivitas berbagai strategi pengelolaan mangrove dalam meningkatkan serapan karbon, termasuk penanaman kembali, restorasi habitat, dan pengelolaan berkelanjutan sumber daya mangrove. Akhirnya, perlu diteliti bagaimana faktor-faktor lingkungan seperti salinitas, suhu, dan ketersediaan nutrisi memengaruhi laju pertumbuhan mangrove dan kapasitas serapan karbon mereka, serta bagaimana perubahan iklim global akan memengaruhi kemampuan mangrove dalam jangka panjang.

  1. Vol 21, No 1 (2022). https agrifor v21i1 table contents articles pemanenan hutan sifat kandungan biologis... ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/AG/issue/view/312Vol 21 No 1 2022 https agrifor v21i1 table contents articles pemanenan hutan sifat kandungan biologis ejurnal untag smd ac index php AG issue view 312
  2. POTENSI SERAPAN KARBON EKOSISTEM MANGROVE DI DESA EYAT MAYANG KABUPATEN LOMBOK BARAT | Sari | Agrifor... ejurnal.untag-smd.ac.id/index.php/AG/article/view/7087POTENSI SERAPAN KARBON EKOSISTEM MANGROVE DI DESA EYAT MAYANG KABUPATEN LOMBOK BARAT Sari Agrifor ejurnal untag smd ac index php AG article view 7087
  3. Vol 23, No 1 (2024). vol doi https agrifor v23i1 isi table contents articles semut hymenoptera formicidae... doi.org/10.31293/agrifor.v23i1Vol 23 No 1 2024 vol doi https agrifor v23i1 isi table contents articles semut hymenoptera formicidae doi 10 31293 agrifor v23i1
  1. #bawang putih#bawang putih
  2. #daun salam#daun salam
Read online
File size502.53 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2yT
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test