STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA
Jurnal Pariwisata IndonesiaJurnal Pariwisata IndonesiaPariwisata regeneratif merupakan pendekatan transformasional yang tidak hanya bertujuan mengurangi dampak negatif pariwisata, tetapi juga secara aktif memulihkan dan memperkuat sistem sosial-ekologis di destinasi wisata. Artikel ini bertujuan menganalisis strategi, dampak, tantangan, dan peluang dari implementasi pariwisata regeneratif berbasis komunitas di Kawasan Ekowisata Mangrove Belawan Sicanang, Kota Medan, dengan menyoroti konteks disrupsi digital dan pasca pandemi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, analisis dokumen, observasi partisipatif, serta triangulasi literatur akademik. Temuan menunjukkan bahwa praktik-praktik seperti restorasi mangrove, pelibatan Pokdarwis, promosi digital, dan pelestarian budaya lokal memperkuat regenerasi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun tantangan struktural seperti minimnya infrastruktur digital, keterbatasan literasi teknologi, serta ketiadaan kebijakan nasional yang eksplisit tentang pariwisata regeneratif perlu ditangani melalui kebijakan afirmatif dan kolaborasi multisektor.
Pariwisata regeneratif di Ekowisata Mangrove Belawan Sicanang telah berkontribusi pada pemulihan ekosistem pesisir dan pemberdayaan masyarakat lokal.Pendekatan tersebut melalui pelibatan Pokdarwis, pengelolaan berbasis nilai lokal, dan pemanfaatan teknologi digital mampu menciptakan ekosistem wisata yang ramah lingkungan, inklusif secara sosial, dan berdaya secara ekonomi.Namun, tantangan seperti ketimpangan literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan regulasi nasional perlu diatasi untuk memastikan keberlanjutan model ini.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan afirmatif terhadap penguatan kapasitas digital komunitas wisata. Studi juga perlu mengeksplorasi integrasi teknologi lokal dalam program rehabilitasi ekosistem mangrove. Selain itu, perlu analisis perbandingan model pariwisata regeneratif di wilayah pesisir lain untuk mengidentifikasi faktor penghambat dan peluang skala up.
| File size | 530.66 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Ekosistem hutan mangrove merupakan antarmuka unik antara ekosistem laut dan terestrial yang ditandai dengan produktivitas tinggi dan siklus nutrisi yangEkosistem hutan mangrove merupakan antarmuka unik antara ekosistem laut dan terestrial yang ditandai dengan produktivitas tinggi dan siklus nutrisi yang
UNRAMUNRAM Namun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mendata jenis-jenis mangrove menjadi kendala dalam pelestarian jangka panjang. Kegiatan pelatihanNamun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mendata jenis-jenis mangrove menjadi kendala dalam pelestarian jangka panjang. Kegiatan pelatihan
AKABAAKABA Peran dan fungsi partai oposisi belum diatur secara khusus dalam undang-undang di Indonesia, sehingga diperlukan revisi dalam UU Parpol untuk menambahkanPeran dan fungsi partai oposisi belum diatur secara khusus dalam undang-undang di Indonesia, sehingga diperlukan revisi dalam UU Parpol untuk menambahkan
UNTAG SMDUNTAG SMD Sifat-sifat ini perlu diketahui dalam rangka untuk meningkatkan hasil. Penelitian bertujuan untuk mengetahui distribusi fotoasimilat, pertumbuhan dan hasilSifat-sifat ini perlu diketahui dalam rangka untuk meningkatkan hasil. Penelitian bertujuan untuk mengetahui distribusi fotoasimilat, pertumbuhan dan hasil
UNTAG SMDUNTAG SMD Pupuk p3 meningkatkan parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per tanam, serta bobot umbi per plot dan per tanaman. Selain itu, ukuran bibitPupuk p3 meningkatkan parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi per tanam, serta bobot umbi per plot dan per tanaman. Selain itu, ukuran bibit
UNIMALUNIMAL Terakhir, studi dapat mengembangkan indikator kinerja ekowisata yang mengukur keseimbangan antara keberlanjutan ekologis, kesejahteraan ekonomi masyarakat,Terakhir, studi dapat mengembangkan indikator kinerja ekowisata yang mengukur keseimbangan antara keberlanjutan ekologis, kesejahteraan ekonomi masyarakat,
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait pengelolaan kawasan wisata mangrove di Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait pengelolaan kawasan wisata mangrove di Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, Kabupaten
STTSSTTS Untuk memahami dinamika perubahan, diperlukan studi lanjutan yang memasukkan variabel‑variabel seperti aktivitas manusia, penebangan, penanaman kembali,Untuk memahami dinamika perubahan, diperlukan studi lanjutan yang memasukkan variabel‑variabel seperti aktivitas manusia, penebangan, penanaman kembali,
Useful /
IPBIPB Bagase tebu dan limbah nanas dipilih sebagai limbah pertanian yang dapat diolah melalui fermentasi anaerob untuk memproduksi biogas serta mengkaji pengaruhBagase tebu dan limbah nanas dipilih sebagai limbah pertanian yang dapat diolah melalui fermentasi anaerob untuk memproduksi biogas serta mengkaji pengaruh
IPBIPB Pelaksanaan tumpangsari cukup menguntungkan bagi petani dengan nilai R/C sebesar 1. 032 juta ha-1 dengan biaya Rp 5. Pelaksanaan tumpangsari juga menguntungkanPelaksanaan tumpangsari cukup menguntungkan bagi petani dengan nilai R/C sebesar 1. 032 juta ha-1 dengan biaya Rp 5. Pelaksanaan tumpangsari juga menguntungkan
UM SURABAYAUM SURABAYA Dominasi tanda ikon, khususnya pada representasi tokoh-tokoh utama, menunjukkan fokus film pada penggambaran karakter. Analisis makna tanda indeks menyorotiDominasi tanda ikon, khususnya pada representasi tokoh-tokoh utama, menunjukkan fokus film pada penggambaran karakter. Analisis makna tanda indeks menyoroti
UM SURABAYAUM SURABAYA Kesimpulannya, film Please Be Quiet mengungkapkan ketidaksetaraan gender dan dominasi kekuasaan di tempat kerja melalui berbagai pendekatan teori. FilmKesimpulannya, film Please Be Quiet mengungkapkan ketidaksetaraan gender dan dominasi kekuasaan di tempat kerja melalui berbagai pendekatan teori. Film