UNIMALUNIMAL
Acta Aquatica: Aquatic Sciences JournalActa Aquatica: Aquatic Sciences JournalPantai Bali terletak di Batu Bara dengan luas sekitar 637,22 ha, di mana wilayah pesisir mencapai sekitar 30,6% dari total area. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi sarana dan prasarana pendukung di Pantai Bali serta menyusun pola pengelolaan ekowisata mangrove. Penelitian dilakukan pada Maret hingga April 2014 menggunakan metode purposive sampling untuk wawancara. Konsep pengelolaan ekowisata Pantai Bali sepenuhnya bergantung pada pemerintah daerah yang memberikan izin kepada masyarakat sebagai pengelola.
Pantai Bali terletak di Batu Bara dengan luas sekitar 637,22 ha, di mana wilayah pesisir mencapai sekitar 30,6% dari total area.Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi sarana dan prasarana pendukung di Pantai Bali serta menyusun pola pengelolaan ekowisata mangrove.Penelitian dilakukan pada Maret hingga April 2014 menggunakan metode purposive sampling untuk wawancara.Konsep pengelolaan ekowisata Pantai Bali sepenuhnya bergantung pada pemerintah daerah yang memberikan izin kepada masyarakat sebagai pengelola.Penyediaan air bersih, listrik, tempat sampah, dan akomodasi di Pantai Bali masih kurang memadai dan perlu dilengkapi untuk menjamin keberlangsungan ekowisata mangrove.Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana model partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekowisata mangrove dapat diperkuat melalui pelatihan berkelanjutan dan pendampingan teknis, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pengelola pasif tetapi menjadi pemimpin dalam pengambilan keputusan.Selain itu, perlu diteliti dampak jangka panjang dari pembentukan Kelompok Tani Hutan dan kelompok dagang wisata terhadap perubahan perilaku lingkungan masyarakat dan pendapatan rumah tangga, serta bagaimana sistem pemantauan berbasis masyarakat dapat dirancang secara teknis dan sosial agar lebih akurat dan berkelanjutan.Terakhir, studi dapat mengembangkan indikator kinerja ekowisata yang mengukur keseimbangan antara keberlanjutan ekologis, kesejahteraan ekonomi masyarakat, dan tingkat pemahaman wisatawan, sehingga pola pengelolaan yang ada dapat dievaluasi secara komprehensif dan direvisi berdasarkan bukti empiris yang terukur.Pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan kelompok dagang wisata pantai merupakan strategi efektif untuk memperkuat partisipasi masyarakat, mengontrol kegiatan perdagangan, dan menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove.Pantai Bali terletak di Batu Bara dengan luas sekitar 637,22 ha, di mana wilayah pesisir mencapai sekitar 30,6% dari total area.Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi sarana dan prasarana pendukung di Pantai Bali serta menyusun pola pengelolaan ekowisata mangrove.Penelitian dilakukan pada Maret hingga April 2014 menggunakan metode purposive sampling untuk wawancara.Konsep pengelolaan ekowisata Pantai Bali sepenuhnya bergantung pada pemerintah daerah yang memberikan izin kepada masyarakat sebagai pengelola.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana model partisipasi masyarakat dalam pengelolaan ekowisata mangrove dapat diperkuat melalui pelatihan berkelanjutan dan pendampingan teknis, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pengelola pasif tetapi menjadi pemimpin dalam pengambilan keputusan. Selain itu, perlu diteliti dampak jangka panjang dari pembentukan Kelompok Tani Hutan dan kelompok dagang wisata terhadap perubahan perilaku lingkungan masyarakat dan pendapatan rumah tangga, serta bagaimana sistem pemantauan berbasis masyarakat dapat dirancang secara teknis dan sosial agar lebih akurat dan berkelanjutan. Terakhir, studi dapat mengembangkan indikator kinerja ekowisata yang mengukur keseimbangan antara keberlanjutan ekologis, kesejahteraan ekonomi masyarakat, dan tingkat pemahaman wisatawan, sehingga pola pengelolaan yang ada dapat dievaluasi secara komprehensif dan direvisi berdasarkan bukti empiris yang terukur.
| File size | 1.19 MB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNPARUNPAR Faktor ekonomi dan sosial global mendorong Indonesia untuk menyesuaikan kebijakan migrasi agar tetap relevan dalam tatanan internasional. Indonesia perluFaktor ekonomi dan sosial global mendorong Indonesia untuk menyesuaikan kebijakan migrasi agar tetap relevan dalam tatanan internasional. Indonesia perlu
KEMENSOSKEMENSOS Desa wisata menjadi orientasi masyarakat untuk mengangkat kearifan lokal. Tujuan penelitian ini mengkaji strategi pengembangan potensi lokal desa, mengkajiDesa wisata menjadi orientasi masyarakat untuk mengangkat kearifan lokal. Tujuan penelitian ini mengkaji strategi pengembangan potensi lokal desa, mengkaji
NASIONALNASIONAL Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan budidaya, pemanfaatan lahan yang tidak produktif, serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga.Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan budidaya, pemanfaatan lahan yang tidak produktif, serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga.
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketergantungan masyarakat terhadap komoditas kelapa sawit sebagai sumber utama pendapatan. Ketidakstabilan harga TBSPenelitian ini dilatarbelakangi oleh ketergantungan masyarakat terhadap komoditas kelapa sawit sebagai sumber utama pendapatan. Ketidakstabilan harga TBS
KEMENSOSKEMENSOS Temuan menunjukkan bahwa kapital ekonomi, sosial, dan embodied saling berinteraksi mendukung keberlanjutan usaha rumah tangga miskin, sementara konversiTemuan menunjukkan bahwa kapital ekonomi, sosial, dan embodied saling berinteraksi mendukung keberlanjutan usaha rumah tangga miskin, sementara konversi
APTKLHIAPTKLHI Hasil yang diperoleh yaitu (1) program PS memberikan kontribusi rata-rata pendapatan sebesar 28,5 % dari total pendapatan anggota dan mengurangi tingkatHasil yang diperoleh yaitu (1) program PS memberikan kontribusi rata-rata pendapatan sebesar 28,5 % dari total pendapatan anggota dan mengurangi tingkat
UNILAUNILA Desa Pulu Beruang memiliki skor lebih tinggi pada modal manusia dan modal keuangan, sedangkan Desa Kayu Labu memiliki skor lebih tinggi pada modal alam.Desa Pulu Beruang memiliki skor lebih tinggi pada modal manusia dan modal keuangan, sedangkan Desa Kayu Labu memiliki skor lebih tinggi pada modal alam.
UMAUMA Hal ini terindikasi dari adanya rumah tangga tidak miskin yang menjadi penerima Raskin (leakage) dan adanya rumah tangga miskin yang belum menjadi penerimaHal ini terindikasi dari adanya rumah tangga tidak miskin yang menjadi penerima Raskin (leakage) dan adanya rumah tangga miskin yang belum menjadi penerima
Useful /
APTKLHIAPTKLHI Metode organosolv menggunakan pelarut etanol 60% pada suhu 170 °C selama 90 menit untuk menghilangkan lignin dan hemiselulosa. Hasil menunjukkan bahwaMetode organosolv menggunakan pelarut etanol 60% pada suhu 170 °C selama 90 menit untuk menghilangkan lignin dan hemiselulosa. Hasil menunjukkan bahwa
UNIMALUNIMAL Mayoritas nelayan perikanan tangkap berada pada usia kerja produktif namun memiliki pendidikan formal rendah dan hampir tidak pernah mengikuti pendidikanMayoritas nelayan perikanan tangkap berada pada usia kerja produktif namun memiliki pendidikan formal rendah dan hampir tidak pernah mengikuti pendidikan
UNIMALUNIMAL Kepatuhan terhadap ketentuan hukum adat laot tentang bagi hasil antara nelayan dan pemilik modal dengan menjunjung kemaslahatan hubungan antara pemilikKepatuhan terhadap ketentuan hukum adat laot tentang bagi hasil antara nelayan dan pemilik modal dengan menjunjung kemaslahatan hubungan antara pemilik
UNIMALUNIMAL Salinitas 24 ppt menunjukkan hasil optimal dengan pertambahan bobot tertinggi dan kelangsungan hidup terbaik. Laju konsumsi oksigen meningkat seiring penurunanSalinitas 24 ppt menunjukkan hasil optimal dengan pertambahan bobot tertinggi dan kelangsungan hidup terbaik. Laju konsumsi oksigen meningkat seiring penurunan