IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Pengomposan dapat digunakan sebagai salah satu alternatif solusi dalam mengelola limbah padat. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui gambaran awal potensi limbah susu bubuk dan manajemen pengelolaannya melalui survei, (2) mengetahui pengaruh konsentrasi sludge cair dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebagai dekomposer dan dosis fortifikasi limbah susu bubuk terhadap kualitas kompos, pertumbuhan dan hasil panen sayuran serta peningkatan kesuburan tanah. Penelitian ini menggunakan 2 faktor dan 3 replikasi. Factor A: konsentrasi sludge IPAL (0%, 10%, dan 20%) dan Factor B: dosis fortifikasi limbah susu bubuk (0%, 10%, 20%, dan 30%). Hasil survei menunjukkan rata-rata limbah per bulan sebesar 2,35% dari total produk yang didistribusikan. Limbah susu bubuk yang masih layak konsumsi dapat dimanfaatkan sebagai bahan fortifikasi kompos. Kompos hasil penelitian memenuhi standar kualitas mikroba dan logam berat. Aplikasi kompos terfortifikasi meningkatkan kesuburan tanah. Kombinasi terbaik adalah A3B4 (20% sludge IPAL dan dosis fortifikasi 30% berat kering).
Tingginya produk balikan toko (return product) di distributor mengindikasikan perlunya perbaikan mekanisme distribusi dan penanganan produk.Incinerasi limbah di industri lebih baik dibandingkan pembakaran biasa di distributor.Limbah susu bubuk dapat dimanfaatkan sebagai bahan pemerkaya kompos, sedangkan sludge IPAL dapat dimanfaatkan sebagai dekomposer.Kompos yang dihasilkan memiliki kualitas lebih baik, memenuhi baku mutu mikroba dan logam berat, serta meningkatkan kesuburan tanah setelah panen.
1. Perlu dilakukan penelitian tentang dampak perbedaan durasi pengomposan terhadap retensi nutrisi dalam kompos terfortifikasi. 2. Mempelajari perbandingan efektivitas kompos terfortifikasi dengan bahan pupuk organik lainnya dalam meningkatkan hasil panen sayuran. 3. Mengevaluasi kelayakan ekonomi penggunaan kompos terfortifikasi pada skala besar dalam pertanian organik, termasuk analisis biaya produksi dan manfaat lingkungan jangka panjang.
| File size | 571.77 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh estetika Sutardji Calzoum Bachri terhadap puisi-puisi Widi Nugrahani. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh estetika Sutardji Calzoum Bachri terhadap puisi-puisi Widi Nugrahani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
IPBIPB Pengelolaan ini membutuhkan pendekatan terpadu yang melibatkan pengetahuan interdisipliner, koordinasi antar sektor dan pemangku kepentingan, serta mempertimbangkanPengelolaan ini membutuhkan pendekatan terpadu yang melibatkan pengetahuan interdisipliner, koordinasi antar sektor dan pemangku kepentingan, serta mempertimbangkan
IPBIPB mangium. Produktivitas padi dalam model tumpangsari adalah 3,3 ton ha-1 yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemanfaatan pertanian berpindah di hutanmangium. Produktivitas padi dalam model tumpangsari adalah 3,3 ton ha-1 yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemanfaatan pertanian berpindah di hutan
IPBIPB Sistem semi-kontinyu 300 L menunjukkan performa optimal pada laju pemberian 1,4 kg TS/L/hari; 2,3 kg TS/L/hari; dan 4,1 kg TS/L/hari dengan produksi biogasSistem semi-kontinyu 300 L menunjukkan performa optimal pada laju pemberian 1,4 kg TS/L/hari; 2,3 kg TS/L/hari; dan 4,1 kg TS/L/hari dengan produksi biogas
IPBIPB Dampak tersebut dapat bersifat positif, seperti penyerapan tenaga kerja, pengurangan ketergantungan pada alat berat impor, peningkatan devisa negara melaluiDampak tersebut dapat bersifat positif, seperti penyerapan tenaga kerja, pengurangan ketergantungan pada alat berat impor, peningkatan devisa negara melalui
IPBIPB Hasil menunjukkan perubahan tutupan lahan yang signifikan, dengan hutan primer hanya tersisa sekitar 30%, sementara sebagian besar telah dikonversi menjadiHasil menunjukkan perubahan tutupan lahan yang signifikan, dengan hutan primer hanya tersisa sekitar 30%, sementara sebagian besar telah dikonversi menjadi
BIOTROPBIOTROP Percobaan dirancang dalam faktorial 3 × 5 dengan desain split‑plot randomized complete block design (RCBD), dimana faktor utama (A) adalah frekuensiPercobaan dirancang dalam faktorial 3 × 5 dengan desain split‑plot randomized complete block design (RCBD), dimana faktor utama (A) adalah frekuensi
UNILAUNILA Pupuk tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi, diameter, jumlah daun, panjang akar, dan berat kering total semai jabon hingga dosis 1,5 g.Pupuk tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi, diameter, jumlah daun, panjang akar, dan berat kering total semai jabon hingga dosis 1,5 g.
Useful /
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi dan minat belajar mahasiswa dalam statistika. Target yang ingin dicapai adalah ketuntasan belajarTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi dan minat belajar mahasiswa dalam statistika. Target yang ingin dicapai adalah ketuntasan belajar
UNILAUNILA Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari−September 2012. Data citra satelit landsat tahun 1973, 1997, 2002 dan 2011 dikumpulkan dengan cara mengunduhPenelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari−September 2012. Data citra satelit landsat tahun 1973, 1997, 2002 dan 2011 dikumpulkan dengan cara mengunduh
UNILAUNILA 454,02 ha sedangkan pada tahun 2002-2010 penutupan lahan hutan mengalami perubahan terbesar menjadi hutan lahan basah sebesar 2. Penutupan lahan pada zona454,02 ha sedangkan pada tahun 2002-2010 penutupan lahan hutan mengalami perubahan terbesar menjadi hutan lahan basah sebesar 2. Penutupan lahan pada zona
UNILAUNILA Penelitian di Dusun 12 Translok Desa Margasari menemukan tujuh jenis tumbuhan berkhasiat obat yaitu api-api, jeruju, nipa, bakau, beluntas, jenu, dan tapakPenelitian di Dusun 12 Translok Desa Margasari menemukan tujuh jenis tumbuhan berkhasiat obat yaitu api-api, jeruju, nipa, bakau, beluntas, jenu, dan tapak