IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Peningkatan volume dan aktivitas kendaraan bermotor menyebabkan peningkatan konsumsi bensin serta pencemar udara seperti timbal (Pb). Pada lingkungan ambient, timbal akan terdeposit pada tanah dan diserap oleh tumbuhan. Penelitian ini dilakukan untuk menilai kandungan timbal dalam tanah dan tanaman, khususnya pada sawah padi di Lamongan, yang dipengaruhi oleh aktivitas kendaraan bermotor. Aktivitas kendaraan bermotor di sepanjang jalan utama diidentifikasi serta penilaian emisi timbal dilakukan. Deposition timbal dari atmosfer diamati pada tanah dan tanaman padi pada jarak 100 m, 1000 m, dan 2000 m dari tepi jalan (utara dan selatan) dan dianalisis sebelum dan sesudah penanaman padi. Kandungan timbal pada tanaman padi tertinggi pada sisi utara dengan jarak 100 m, sedangkan terendah pada sisi selatan dengan jarak 2000 m. Kandungan timbal pada biji padi tertinggi ditemukan pada sisi utara 100 m, sementara terendah pada sawah sisi selatan jalan dengan jarak 2000 m.
Kandungan timbal dalam tanah sebelum penanaman paling tinggi terdeteksi pada persawahan bagian selatan dengan jarak 2000 m dari sumber emisi, sementara terendah pada persawahan bagian selatan dengan jarak 1000 m.Setelah penanaman, kandungan timbal tertinggi berada pada persawahan bagian selatan dengan jarak 1000 m, dan terendah pada persawahan bagian utara dengan jarak 100 m.Secara umum, semakin jauh lokasi tanaman dari jalan, kadar timbal pada tanaman semakin rendah.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi volume lalu lintas pada jam sibuk dan tidak sibuk mempengaruhi pola deposisi timbal di tanah dan tanaman secara temporal dengan melakukan pemantauan kontinu. Selain itu, studi mengenai penggunaan bahan tambahan tanah seperti biochar atau kompos organik untuk mengurangi penyerapan timbal oleh tanaman padi dapat memberikan solusi mitigasi yang praktis. Selanjutnya, pemodelan yang mengintegrasikan data arah angin, curah hujan musiman, dan topografi dapat memperjelas distribusi spasial timbal dari jalan raya ke lahan pertanian sekitarnya, sehingga kebijakan penataan ruang dapat lebih efektif. Kombinasi ketiga pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika kontaminasi timbal serta strategi pengurangan risiko bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
| File size | 697.7 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan akumulasi logam berat, yaitu timbal (Pb) dan tembaga (Cu), pada air, sedimen, serta organ ikan bandeng (insang,Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan akumulasi logam berat, yaitu timbal (Pb) dan tembaga (Cu), pada air, sedimen, serta organ ikan bandeng (insang,
IPBIPB Ikan hasil tangkapan utama meliputi ikan nila, ikan bada, ikan rinuak, ikan mas, dan ikan limbek. Lokasi penangkapan ikan tercemar oleh amonia, sampah,Ikan hasil tangkapan utama meliputi ikan nila, ikan bada, ikan rinuak, ikan mas, dan ikan limbek. Lokasi penangkapan ikan tercemar oleh amonia, sampah,
IPBIPB Oleh karena itu, studi mengenai sebaran Cd dan Pb di sekitar area TPA penting untuk dilakukan. Berdasarkan jarak antara lokasi TPA Wukirsari dan titikOleh karena itu, studi mengenai sebaran Cd dan Pb di sekitar area TPA penting untuk dilakukan. Berdasarkan jarak antara lokasi TPA Wukirsari dan titik
IPBIPB Tutupan lahan hutan di Tahura Sekitar Tanjung telah mengalami perubahan dari tahun 2000 sampai tahun 2015. Perubahan tutupan hutan terbesar dikarenakanTutupan lahan hutan di Tahura Sekitar Tanjung telah mengalami perubahan dari tahun 2000 sampai tahun 2015. Perubahan tutupan hutan terbesar dikarenakan
IPBIPB Curah hujan rata-rata 10 harian merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap karakteristik hidrologi. Pada curah hujan rata-rata 10 harian, semuaCurah hujan rata-rata 10 harian merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap karakteristik hidrologi. Pada curah hujan rata-rata 10 harian, semua
IPBIPB Gedongtataan merupakan ibukota Kabupaten Pesawaran yang setiap tahunnya mengalami banjir pada area jalan dan permukiman dengan kedalaman maksimal 0,5 m,Gedongtataan merupakan ibukota Kabupaten Pesawaran yang setiap tahunnya mengalami banjir pada area jalan dan permukiman dengan kedalaman maksimal 0,5 m,
IPBIPB Metode deskriptif dengan teknik survei melalui observasi digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk wawancara mendalam dengan pihak-pihak yangMetode deskriptif dengan teknik survei melalui observasi digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, termasuk wawancara mendalam dengan pihak-pihak yang
UGMUGM Penelitian ini menganalisis pengaruh hubris CEO terhadap kinerja perusahaan di Indonesia dengan mempertimbangkan dinamika kekuasaan antara CEO dan dewanPenelitian ini menganalisis pengaruh hubris CEO terhadap kinerja perusahaan di Indonesia dengan mempertimbangkan dinamika kekuasaan antara CEO dan dewan
Useful /
IPBIPB Dalam menentukan kekuatan dan potensi yang dimiliki UINSA, diperlukan pemahaman yang baik dari pemangku kebijakan dan pengguna mengenai prinsip keberlanjutanDalam menentukan kekuatan dan potensi yang dimiliki UINSA, diperlukan pemahaman yang baik dari pemangku kebijakan dan pengguna mengenai prinsip keberlanjutan
UNSUNS Metode yang digunakan meliputi analisis data iklim, wawancara dengan petani, dan observasi langsung kondisi lahan. Dengan penerapan praktik pertanian adaptifMetode yang digunakan meliputi analisis data iklim, wawancara dengan petani, dan observasi langsung kondisi lahan. Dengan penerapan praktik pertanian adaptif
UNDIKSHAUNDIKSHA Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi kewirausahaan digital guru yang berasal dari peran lingkungan institusiTujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi kewirausahaan digital guru yang berasal dari peran lingkungan institusi
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan kemiskinan, diperlukan integrasi kelembagaan yang jelas, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan penjaminanUntuk meningkatkan efektivitas penanggulangan kemiskinan, diperlukan integrasi kelembagaan yang jelas, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan penjaminan