IPBIPB
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management)Kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) adalah logam berat yang sangat berbahaya bagi manusia bahkan dalam konsentrasi rendah sekalipun. Air lindi dari tempat pembuangan akhir (TPA) merupakan salah satu sumber logam berat dan keberadaannya seringkali menyebabkan pencemaran lingkungan di Indonesia serta banyak negara lainnya. Oleh karena itu, studi mengenai sebaran Cd dan Pb di sekitar area TPA penting untuk dilakukan. Berdasarkan jarak antara lokasi TPA Wukirsari dan titik pengambilan sampel, sampel diambil dari air sungai dan air tanah kemudian dianalisis menggunakan instrumen spektroskopi serapan atom (AAS) untuk mengetahui konsentrasi ion Cd dan Pb dalam air. Untuk mengetahui pengaruh cuaca, sampel dari 10 titik pengambilan yang berbeda diambil selama musim kemarau dan musim hujan (pengambilan sampel dua kali untuk setiap musim). Konsentrasi Cd di air sungai dan air tanah berkisar antara 0,001-0,03 mg/l dan 0,01-0,53 mg/l untuk Pb (lebih tinggi dari standar pemerintah). Konsentrasi Cd dan Pb menurun selama musim hujan karena adanya pengenceran dari air hujan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengolahan air lindi sangat mendesak untuk meminimalkan pencemaran logam berat dan dampak negatif bagi manusia. Constructed wetland dapat dianggap sebagai pengolahan yang tepat untuk efluen pabrik pengolahan air lindi di TPA.
Konsentrasi logam berat Cd dan Pb di dalam air sungai dan sumur di sekitar area TPA Wukirsari Gunungkidul berfluktuasi tergantung dari musim pada saat pengambilan sampel air.Pengolahan lindi TPA penting untuk dilakukan untuk mengurangi potensi pencemaran air di lingkungan sekitarnya.Sistem constructed wetland dapat menjadi alternatif pengolahan yang mudah, murah dan memiliki efisiensi tinggi.
Penelitian selanjutnya dapat mengarah pada tiga ide utama yang mengembangkan temuan ini untuk memberikan solusi yang lebih menyeluruh. Pertama, sangat penting untuk meneliti dampak nyata dari bioakumulasi logam berat pada rantai makanan lokal. Studi ini bisa mengukur seberapa besar kadar Cd dan Pb yang telah terakumulasi dalam jaringan tanaman pertanian dan daging ayam potong yang dibudidayakan di sekitar TPA, kemudian menganalisis potensi risiko kesehatan jangka panjang bagi penduduk yang secara rutin mengonsumsinya, seperti menghubungkannya dengan data kesehatan dari puskesmas setempat. Kedua, agar saran pengolahan constructed wetland tidak hanya sekadar teori, perlu dilakukan penelitian terapan untuk mengujinya secara langsung di lokasi TPA Wukirsari. Penelitian ini dapat fokus pada menemukan kombinasi tanaman lokal paling efektif (misalnya eceng gondok, kayambang, atau azolla) dan desain kolam yang optimal untuk menurunkan kadar Cd dan Pb secara signifikan, dengan mempertimbangkan perbedaan debit air lindi antara musim hujan dan kemarau. Ketiga, cakupan penelitian dapat diperluas dengan menganalisis keberadaan logam berat berbahaya lain yang belum diselidiki, seperti tembaga (Cu), kromium (Cr), atau seng (Zn), dan mengkaji bagaimana pola sebaran serta konsentrasinya berubah seiring dengan bertambahnya usia TPA dan dinamika komposisi sampah yang masuk setiap tahunnya. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan data yang lebih lengkap dan solusi yang tepat sasaran untuk melindungi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar TPA.
| File size | 694.03 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Rata-rata nilai pertumbuhan tanaman balsa tertinggi ditemukan pada perlakuan A3M2 (15% koran, 80% kotoran kambing, 5% kokopeat, dan ukuran mesh 10). KandunganRata-rata nilai pertumbuhan tanaman balsa tertinggi ditemukan pada perlakuan A3M2 (15% koran, 80% kotoran kambing, 5% kokopeat, dan ukuran mesh 10). Kandungan
IPBIPB Penelitian ini menyimpulkan bahwa waktu minimum untuk menghasilkan kompos dari kulit singkong dan kotoran kambing dengan parameter pH sesuai SNI adalahPenelitian ini menyimpulkan bahwa waktu minimum untuk menghasilkan kompos dari kulit singkong dan kotoran kambing dengan parameter pH sesuai SNI adalah
IPBIPB Optimasi pemanfaatan limbah cair dan FFB memberikan dampak signifikan dalam mengurangi emisi GRK di perkebunan kelapa sawit. Emisi GRK yang timbul dariOptimasi pemanfaatan limbah cair dan FFB memberikan dampak signifikan dalam mengurangi emisi GRK di perkebunan kelapa sawit. Emisi GRK yang timbul dari
IPBIPB Tutupan hutan di Indonesia sekitar 133 juta hektar. Masyarakat lokal Pulau Laut di Kalimantan selama ini melakukan usaha pertanian berpindah untuk mengelolaTutupan hutan di Indonesia sekitar 133 juta hektar. Masyarakat lokal Pulau Laut di Kalimantan selama ini melakukan usaha pertanian berpindah untuk mengelola
IPBIPB Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pola distribusi, karakter spasial, dan habitat potensial yang sesuai untuk pertumbuhan andaliman dengan pendekatanTujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pola distribusi, karakter spasial, dan habitat potensial yang sesuai untuk pertumbuhan andaliman dengan pendekatan
E GREENATIONE GREENATION Kondisi ini telah menyebabkan kematian ikan dan penurunan kualitas air. Beberapa metode perbaikan diusulkan, termasuk netralisasi menggunakan NaOH atauKondisi ini telah menyebabkan kematian ikan dan penurunan kualitas air. Beberapa metode perbaikan diusulkan, termasuk netralisasi menggunakan NaOH atau
IRPIIRPI Penelitian ini mengusulkan pendekatan feature selection menggunakan Boruta untuk meningkatkan akurasi model lapser, dengan menerapkan teknik wrapper padaPenelitian ini mengusulkan pendekatan feature selection menggunakan Boruta untuk meningkatkan akurasi model lapser, dengan menerapkan teknik wrapper pada
IRPIIRPI CP teridentifikasi sebagai faktor risiko utama, sehingga sistem berbasis data ini efektif untuk pencegahan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasanCP teridentifikasi sebagai faktor risiko utama, sehingga sistem berbasis data ini efektif untuk pencegahan. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan
Useful /
UNIKUUNIKU 15 jenis burung tersebut 46,7% merupakan spesies burung sebagai pengedali hama, 13,3% spesies burung sebagai penyebar biji, 13,3% spesies burung pengendali15 jenis burung tersebut 46,7% merupakan spesies burung sebagai pengedali hama, 13,3% spesies burung sebagai penyebar biji, 13,3% spesies burung pengendali
IRPIIRPI Hasil evaluasi menggunakan BERTScore terhadap sepuluh pertanyaan menunjukkan performa yang baik dengan rata-rata Precision sebesar 71,84%, Recall 78,11%,Hasil evaluasi menggunakan BERTScore terhadap sepuluh pertanyaan menunjukkan performa yang baik dengan rata-rata Precision sebesar 71,84%, Recall 78,11%,
IRPIIRPI This approach offers a lightweight, cost-effective solution for road maintenance authorities and urban planners. Future enhancements include dataset expansion,This approach offers a lightweight, cost-effective solution for road maintenance authorities and urban planners. Future enhancements include dataset expansion,
EDUPEDEDUPED Penerapan kegiatan bongkar pasang melalui aplikasi Phet Virtual Laboratory pada materi listrik dinamis mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa secaraPenerapan kegiatan bongkar pasang melalui aplikasi Phet Virtual Laboratory pada materi listrik dinamis mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa secara