E GREENATIONE GREENATION

Greenation International Journal of Engineering ScienceGreenation International Journal of Engineering Science

Penelitian ini menguji kualitas dan pengelolaan air bersih di Renzo Edupark, Cibadak, Sukabumi, sebuah area reklamasi bekas lokasi penambangan pasir silika. Sampel air dikumpulkan dari tiga titik—waduk utama, waduk akhir, dan sumur gali—untuk analisis menggunakan parameter TDS, TSS, pH, BOD, COD, DO, amonia, Mn, Zn, dan Pb, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 Tahun 2021. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa lima parameter—pH, BOD, COD, Mn, dan Zn—tidak memenuhi standar kualitas, dengan pH rendah (4–5) yang menunjukkan kondisi asam, nilai BOD dan COD yang tinggi, serta konsentrasi Mn dan Zn yang melebihi batas ambang. Kondisi ini telah menyebabkan kematian ikan dan penurunan kualitas air. Beberapa metode perbaikan diusulkan, termasuk netralisasi menggunakan NaOH atau kapur tohor, serta pengobatan biologis dan kimia. Metode koagulasi–flokulasi ditemukan paling efektif, mengurangi COD hingga 79% dan meningkatkan pH hingga 8,5 dengan dosis spesifik kapur berklorin, kapur tohor, dan alum. Penelitian ini merekomendasikan penerapan koagulasi–flokulasi sebagai solusi praktis dan ekonomis untuk merevitalisasi kualitas air di daerah tersebut.

Dalam studi ini, dapat disimpulkan bahwa metode yang dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi air di waduk Renzo Edupark adalah proses koagulasi-flokulasi.Penggunaan proses ini dapat menurunkan kadar COD hingga 79% dan meningkatkan pH hingga 8,5, dengan dosis 2 g bubuk pemutih (kalsium hipoklorit), 0,3 g kapur tohor (CaO), dan 1 g alum untuk setiap 500 ml sampel air.Proses koagulasi-flokulasi dapat diterapkan secara efektif dan dianggap mampu meningkatkan kualitas air di waduk Renzo Edupark.

Mengingat kondisi air di Renzo Edupark yang dipengaruhi oleh aktivitas penambangan silika, studi lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek penting. Pertama, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai efektivitas jangka panjang dari metode koagulasi-flokulasi yang diterapkan, termasuk potensi dampak akumulasi residu kimia terhadap ekosistem perairan. Kedua, perlu dilakukan eksplorasi terhadap metode remediasi alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti penggunaan fitoremediasi dengan tanaman air lokal yang mampu menyerap logam berat dan polutan lainnya. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi sumber-sumber pencemar spesifik yang berkontribusi pada tingginya kadar BOD dan COD, untuk kemudian merancang strategi pengelolaan limbah yang lebih terarah dan berkelanjutan. Dengan demikian, upaya pemulihan kualitas air di Renzo Edupark dapat dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

  1. Effectiveness Test of Activated Carbon and Rice Husk Ash in Reducing BOD and COD Levels in Laundry Liquid... doi.org/10.26874/jkk.v4i2.87Effectiveness Test of Activated Carbon and Rice Husk Ash in Reducing BOD and COD Levels in Laundry Liquid doi 10 26874 jkk v4i2 87
  2. Vol. 3 No. 2 (2025): (GIJES) Greenation International Journal of Engineering Science (June - August 2025)... research.e-greenation.org/GIJES/issue/view/41Vol 3 No 2 2025 GIJES Greenation International Journal of Engineering Science June August 2025 research e greenation GIJES issue view 41
  1. #air bersih#air bersih
  2. #kualitas air#kualitas air
Read online
File size875.7 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-X2
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test