IPTSIPTS
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nyata tentang pengaruh demonstrasi benda konkrit terhadap hasil belajar matematika pokok bahasan sifat-sifat bangun datar siswa kelas V SDN No. 101118 Sayur Matinggi. Metode penelitian adalah kuantitatif, dengan populasi seluruh siswa kelas V SDN No. 101118 Sayur Matinggi sebanyak 2 kelas yang berjumlah 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi benda konkrit memiliki pengaruh yang baik terhadap hasil belajar siswa materi pokok bahasan sifat-sifat bangun datar.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa demonstrasi benda konkrit memiliki pengaruh yang baik terhadap hasil belajar matematika pokok bahasan sifat-sifat bangun datar siswa kelas V SDN No.Nilai pretes dan postes menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan nilai postes kelas eksperimen yang menggunakan metode demonstrasi benda konkrit lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.Hal ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi benda konkrit mampu meningkatkan hasil belajar matematikasi siswa.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara metode demonstrasi benda konkrit dengan metode pembelajaran konvensional untuk mengetahui perbedaan pengaruhnya terhadap hasil belajar matematika. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan pada kelas-kelas yang lebih tinggi untuk melihat apakah metode demonstrasi benda konkrit tetap efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Terakhir, penelitian dapat fokus pada pengembangan alat peraga matematika yang lebih inovatif dan menarik untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa.
| File size | 213.51 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IPTSIPTS Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100670 Hutaimbaru yang berjumlah 20 orang sedangkan objek penelitian ini adalahSubjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100670 Hutaimbaru yang berjumlah 20 orang sedangkan objek penelitian ini adalah
IPTSIPTS Pengumpulan tugas tepat waktu dilaksanakan oleh 30 orang siswa (93,75%). Hal ini menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan aktivitasPengumpulan tugas tepat waktu dilaksanakan oleh 30 orang siswa (93,75%). Hal ini menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan aktivitas
IPTSIPTS Hasil belajar siswa diukur melalui tes yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Siklus I mencapai 53,57% atau 15 orang siswa sudah mencapai KKM 46,42%Hasil belajar siswa diukur melalui tes yang dilaksanakan pada setiap akhir siklus. Siklus I mencapai 53,57% atau 15 orang siswa sudah mencapai KKM 46,42%
IPTSIPTS Hal tersebut dapat membuktikan bahwa dengan menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition dapat meningkatkan hasil belajar siswa pembelajaranHal tersebut dapat membuktikan bahwa dengan menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition dapat meningkatkan hasil belajar siswa pembelajaran
IPTSIPTS Hasil belajar siswa merupakan proses untuk menentukan nilai belajar siswa melalui kegiatan penilaian atau pengukuran hasil belajar. Hasil belajar jugaHasil belajar siswa merupakan proses untuk menentukan nilai belajar siswa melalui kegiatan penilaian atau pengukuran hasil belajar. Hasil belajar juga
IPTSIPTS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS materi “Keberagaman Suku Bangsa Dan Agama Di Negeriku menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS materi “Keberagaman Suku Bangsa Dan Agama Di Negeriku menggunakan
IPTSIPTS Berdasarkan hasil pengamatan observer aktivitas belajar siswa dan guru meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I 57,8 % aktivitas siswa dan 68% aktivitasBerdasarkan hasil pengamatan observer aktivitas belajar siswa dan guru meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I 57,8 % aktivitas siswa dan 68% aktivitas
IPTSIPTS Berdasarkan hasil pengamatan observer aktivitas guru meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I 53,33 % aktivitas guru; pada siklus II meningkatBerdasarkan hasil pengamatan observer aktivitas guru meningkat pada setiap siklusnya. Pada siklus I 53,33 % aktivitas guru; pada siklus II meningkat
Useful /
UBBUBB Kuadran kedua adalah kuadran dengan karakteristik sektor yang memiliki indeks tautan balik nilai < 1 dan indeks tautan maju > 1 adalah sektor potensialKuadran kedua adalah kuadran dengan karakteristik sektor yang memiliki indeks tautan balik nilai < 1 dan indeks tautan maju > 1 adalah sektor potensial
IPTSIPTS Instrumen pengumpulan data berupa tes pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikanInstrumen pengumpulan data berupa tes pretest dan posttest untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan
IPTSIPTS Dari segi skor, kesulitan verbal memiliki rata‑rata nilai paling rendah (15,8%), diikuti kesulitan konsep (33,4%) dan kesulitan prinsip (34,8%). Kesimpulannya,Dari segi skor, kesulitan verbal memiliki rata‑rata nilai paling rendah (15,8%), diikuti kesulitan konsep (33,4%) dan kesulitan prinsip (34,8%). Kesimpulannya,
IPTSIPTS Teknik analisis data yang digunakan peneliti ialah korelasi Product Momen Pearson dengan jumlah responden sebanyak 45 orang. Setelah dilakukan analisisTeknik analisis data yang digunakan peneliti ialah korelasi Product Momen Pearson dengan jumlah responden sebanyak 45 orang. Setelah dilakukan analisis