IPTSIPTS
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik dengan model discovery learning. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Klegung 3 Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilaksanakan dengan mengobservasi aktivitas siswa. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 orang siswa (15,625%) yang memberikan pertanyaan terkait dengan pembelajaran tematik, siswa yang memberikan pendapat sejumlah 7 orang (21,875%), dan siswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu sebanyak 27 orang (84,375%). Tahap selanjutnya adalah menggunakan metode Discovery Learning dan menunjukkan bahwa terdapat 14 siswa yang memberikan pertanyaan (43,75%). Siswa yang memberikan pendapat sejumlah 16 orang (50%). Pengumpulan tugas tepat waktu dilaksanakan oleh 30 orang siswa (93,75%). Hal ini menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan aktivitas siswa pada pembelajaran tematik kelas III SDN Klegung 3 Sleman DIY.
Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik dengan model discovery learning.Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Klegung 3 Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 32 siswa.Pengumpulan data dilaksanakan dengan mengobservasi aktivitas siswa.Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 orang siswa (15,625%) yang memberikan pertanyaan terkait dengan pembelajaran tematik, siswa yang memberikan pendapat sejumlah 7 orang (21,875%), dan siswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu sebanyak 27 orang (84,375%).Tahap selanjutnya adalah menggunakan metode Discovery Learning dan menunjukkan bahwa terdapat 14 siswa yang memberikan pertanyaan (43,75%).Siswa yang memberikan pendapat sejumlah 16 orang (50%).Pengumpulan tugas tepat waktu dilaksanakan oleh 30 orang siswa (93,75%).Hal ini menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan aktivitas siswa pada pembelajaran tematik kelas III SDN Klegung 3 Sleman DIY.Penerapan metode Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas siswa di SDN Klegung 3 Sleman DIY.Berdasarkan temuan bahwa discovery learning meningkatkan aktivitas belajar, penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kombinasi discovery learning dengan Problem Based Learning (PBL) menghasilkan tingkat partisipasi lebih tinggi.Selain itu, penelitian longitudinal dengan periode lebih lama dapat mengukur dampak jangka panjang terhadap hasil belajar dan motivasi siswa.Penelitian kuantitatif yang melibatkan perbandingan antar sekolah dapat menentukan faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas discovery learning.Terakhir, studi eksperimental dengan kelompok kontrol dapat menilai secara lebih rigoris efek discovery learning dibandingkan metode konvensional.PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING.Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik dengan model discovery learning.Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri Klegung 3 Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah 32 siswa.Pengumpulan data dilaksanakan dengan mengobservasi aktivitas siswa.Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 orang siswa (15,625%) yang memberikan pertanyaan terkait dengan pembelajaran tematik, siswa yang memberikan pendapat sejumlah 7 orang (21,875%), dan siswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu sebanyak 27 orang (84,375%).Tahap selanjutnya adalah menggunakan metode Discovery Learning dan menunjukkan bahwa terdapat 14 siswa yang memberikan pertanyaan (43,75%).Siswa yang memberikan pendapat sejumlah 16 orang (50%).Pengumpulan tugas tepat waktu dilaksanakan oleh 30 orang siswa (93,75%).Hal ini menunjukkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan aktivitas siswa pada pembelajaran tematik kelas III SDN Klegung 3 Sleman DIY.
Berdasarkan temuan bahwa discovery learning meningkatkan aktivitas belajar, penelitian selanjutnya dapat meneliti apakah kombinasi discovery learning dengan Problem Based Learning (PBL) menghasilkan tingkat partisipasi lebih tinggi. Selain itu, penelitian longitudinal dengan periode lebih lama dapat mengukur dampak jangka panjang terhadap hasil belajar dan motivasi siswa. Penelitian kuantitatif yang melibatkan perbandingan antar sekolah dapat menentukan faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas discovery learning. Terakhir, studi eksperimental dengan kelompok kontrol dapat menilai secara lebih rigoris efek discovery learning dibandingkan metode konvensional.
| File size | 173.81 KB |
| Pages | 3 |
| DMCA | Report |
Related /
UNCMUNCM Validasi ahli materi menunjukan presentase 95% dengan kategori “sangat layak. Respon peserta didik terhadap media sangat positif, dengan nilai presentaseValidasi ahli materi menunjukan presentase 95% dengan kategori “sangat layak. Respon peserta didik terhadap media sangat positif, dengan nilai presentase
IPTSIPTS Instrumen pengumpulan data berupa angket hubungan sosial dan dokumentasi hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan sosial kelas V SD NegeriInstrumen pengumpulan data berupa angket hubungan sosial dan dokumentasi hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan sosial kelas V SD Negeri
IPTSIPTS Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar siswa pada masa new normal dengan hasil belajar siswa kelasHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar siswa pada masa new normal dengan hasil belajar siswa kelas
IPTSIPTS Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100209 Tn. Sukaramai yang berjumlah 31 orang. Objek penelitian ini adalah meningkatkanSubjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri 100209 Tn. Sukaramai yang berjumlah 31 orang. Objek penelitian ini adalah meningkatkan
IPTSIPTS 153064 Lopian 1 Kabupaten Tapanuli Tengah. Subjek penelitian siswa kelas Kelas V SD Negeri No. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan153064 Lopian 1 Kabupaten Tapanuli Tengah. Subjek penelitian siswa kelas Kelas V SD Negeri No. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan
IPTSIPTS Sedangkan objek peneliti ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi bilangan bulat. Teknik pengumpulan dataSedangkan objek peneliti ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi bilangan bulat. Teknik pengumpulan data
IPTSIPTS Dampak yang dihadapi oleh orang tua selama pembelajaran online adalah pembagian waktu untuk membimbing anak yang kurang efektif dan kurangnya pemahamanDampak yang dihadapi oleh orang tua selama pembelajaran online adalah pembagian waktu untuk membimbing anak yang kurang efektif dan kurangnya pemahaman
IPTSIPTS Pencapaian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil observasi pembelajaran yang dilakukan. Hasil pembelajaran siklus I diketahui hasil tes yang dilakukanPencapaian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil observasi pembelajaran yang dilakukan. Hasil pembelajaran siklus I diketahui hasil tes yang dilakukan
Useful /
UNCMUNCM Lipstik merupakan elemen penting dalam tata rias pengantin karena mampu memperkuat karakter wajah melalui warna, tekstur, dan bentuk bibir. Dalam trenLipstik merupakan elemen penting dalam tata rias pengantin karena mampu memperkuat karakter wajah melalui warna, tekstur, dan bentuk bibir. Dalam tren
AMIKVETERANAMIKVETERAN Artikel ini membahas tentang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi,Artikel ini membahas tentang. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi,
IPTSIPTS Peningkatan ketuntasan siswa terlihat meningkat dari 54 % menjadi 83 % antara siklus I dan siklus II. Model ini menstimulasi partisipasi aktif siswaPeningkatan ketuntasan siswa terlihat meningkat dari 54 % menjadi 83 % antara siklus I dan siklus II. Model ini menstimulasi partisipasi aktif siswa
IPTSIPTS Subjek penelitian adalah 24 siswa kelas V B, yang diperiksa melalui observasi dan tes. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 66,89 menjadiSubjek penelitian adalah 24 siswa kelas V B, yang diperiksa melalui observasi dan tes. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 66,89 menjadi