IPTSIPTS

Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)

Kesulitan Belajar merupakan kondisi dimana siswa mengalami hambatan dalam proses belajarnya, hambatan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor internal dan faktor eksternal. Terdapat beberapa macam‑macam kesulitan belajar, salah satunya adalah kesulitan menyelesaikan soal yang sering dijumpai pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa menyelesaikan soal pada pembelajaran matematika materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan metode secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus / case study. Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Sumberdadi, subyek penelitian adalah siswa kelas V sebanyak 12 siswa. Data dikumpulkan dengan memberikan soal tes dan wawancara kemudian dianalisis dan disimpulkan. Jenis kesulitan yang memiliki rata‑rata nilai terendah adalah jenis Kesulitan Dalam Menyelesaikan Masalah Verbal dengan skor total keseluruhan 395 dengan rata-rata skor 15,8%, kemudian jenis kesulitan terendah kedua adalah jenis Kesulitan Dalam Mempelajari Konsep dengan skor total keseluruhan 835 dengan rata‑rata skor 33,4%, jenis kesulitan terendah terakhir yaitu kesulitan dalam menerapkan prinsip dengan skor total keseluruhan 870 dengan rata‑rata skor 34,8%. Dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi tenaga pendidik sebagai landasan program dalam menambah penyampaian materi dalam pembelajaran untuk siswa.

Berbagai jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal matematika pada materi bangun ruang terbagi menjadi tiga kategori, yaitu kesulitan dalam mengatasi masalah verbal, mempelajari konsep, dan menerapkan prinsip.Dari segi skor, kesulitan verbal memiliki rata‑rata nilai paling rendah (15,8%), diikuti kesulitan konsep (33,4%) dan kesulitan prinsip (34,8%).Kesimpulannya, upaya peningkatan pemahaman konsep dasar dan penerapan prinsip matematika dapat mengurangi hambatan siswa dalam menyelesaikan soal.

Melihat prevalensi kesulitan verbal pada siswa kelas V, perlu dilakukan studi eksperimental yang membandingkan efektivitas strategi belajar berbasis problem‑solving dengan metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan memecahkan masalah verbal; penelitian selanjutnya dapat merancang dan mengevaluasi modul pembelajaran singkat yang menekankan keterampilan berpikir kritis melalui latihan soal verbal. Dalam mengatasi kesulitan konsep, disarankan pengembangan pendekatan visualisasi interaktif berbasis teknologi, yang dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap sifat‑sifat bangun ruang, dan penelitian lanjutan dapat memanfaatkan pre‑ dan post‑test untuk menilai dampak jangka panjangnya. Akhirnya, untuk kesulitan penerapan prinsip, direkomendasikan penelitian kuasi‑eksperimental yang memfokuskan pada integrasi penggunaan rumus dalam konteks nyata, di mana siswa dapat melakukan simulasi perhitungan dalam kehidupan sehari‑hari dan kemudian mengkaji penyesuaian strategi pembelajaran berdasarkan umpan balik kualitatif siswa.

  1. Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Himpunan | Jurnal Cendekia : Jurnal... j-cup.org/index.php/cendekia/article/view/110Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Himpunan Jurnal Cendekia Jurnal j cup index php cendekia article view 110
  2. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PEBELAJARAN VOLUME BANGUN RUANG DI KELAS V SEKOLAH DASAR | Prima... e-journal.uniflor.ac.id/index.php/JPM/article/view/615PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK PEBELAJARAN VOLUME BANGUN RUANG DI KELAS V SEKOLAH DASAR Prima e journal uniflor ac index php JPM article view 615
Read online
File size320.78 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test