IPTSIPTS
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam materi Manusia dan Lingkungan menggunakan model Kooperatif Tipe NHT di kelas V SD Negeri 101116 Bange, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan untuk mengetahui apakah dengan penggunaan model Kooperatif Tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi Manusia dan Lingkungan di kelas V SD Negeri 101116 Bange. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 101116 Bange, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Tes, dan 3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Kooperatif Tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar pada materi Manusia dan Lingkungan di kelas V SD Negeri 101116 Bange, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dapat dilihat dari perolehan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 50% siswa yang tuntas, pada siklus II yaitu: 88% siswa yang tuntas. Hal ini membuktikan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II.
Model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Manusia dan Lingkungan di kelas V SD Negeri 101116 Bange.Peningkatan ketuntasan belajar siswa dari 50% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II menunjukkan efektivitas model NHT.Kesuksesan ini diharapkan dapat direplikasi pada mata pelajaran dan tingkat kelas lainnya.
Penelitian lanjutan dapat mempelajari penerapan Model Numbered Head Together (NHT) pada mata pelajaran lain di tingkat SD untuk menilai konsistensi efektivitasnya. Sebuah studi komparatif yang meneliti perbandingan NHT dengan model kooperatif lainnya, seperti STAD atau Jigsaw, dapat mengungkap keunggulan dan kelemahan relatif masing-masing metode dalam konteks budaya lokal. Penelitian jangka panjang yang menilai retensi pengetahuan siswa yang mempelajari materi Manusia dan Lingkungan melalui NHT akan membantu memahami dampak jangka menengah terhadap pembelajaran dan perkembangan kognitif.
| File size | 320.44 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
YAYASANBHZYAYASANBHZ Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam dunia pendidikan telah membawa transformasi signifikan dalam proses pengajaran, pembelajaran, dan penilaian.Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam dunia pendidikan telah membawa transformasi signifikan dalam proses pengajaran, pembelajaran, dan penilaian.
IPTSIPTS Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan sampel sebanyak 21 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kebiasaan belajar siswaPenelitian ini menggunakan metode korelasi dengan sampel sebanyak 21 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kebiasaan belajar siswa
IPTSIPTS Siklus II meningkat menjadi 85,71% atau 24 orang siswa sudah mencapai KKM 14,28% atau 4 orang siswa belum mencapai KKM. Peningkatan hasil belajar mencapaiSiklus II meningkat menjadi 85,71% atau 24 orang siswa sudah mencapai KKM 14,28% atau 4 orang siswa belum mencapai KKM. Peningkatan hasil belajar mencapai
IPTSIPTS Peningkatan hasil belajar mencapai 35,71%. Hal tersebut dapat membuktikan bahwa dengan menggunakan model Cooperative Integrated Reading and CompositionPeningkatan hasil belajar mencapai 35,71%. Hal tersebut dapat membuktikan bahwa dengan menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition
IPTSIPTS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nyata tentang 1) Untuk Mengetahui Apakah Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing Dapat MeningkatkanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran nyata tentang 1) Untuk Mengetahui Apakah Penerapan Model Pembelajaran Snowball Throwing Dapat Meningkatkan
IPTSIPTS Dalam meningkatkan hasil belajar matematika yang masih rendah dalam materi satuan panjang maka diperlukan kreativitas guru agar pembelajaran lebih menyenangkan.Dalam meningkatkan hasil belajar matematika yang masih rendah dalam materi satuan panjang maka diperlukan kreativitas guru agar pembelajaran lebih menyenangkan.
IPTSIPTS Hal ini membuktikan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkanHal ini membuktikan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dapat meningkatkan
IPTSIPTS Sedangkan hasil siklus II diketahui nilai skor hasil observasi dari kegiatan pembelajaran diperoleh nilai rata-rata sebesar 90,5 yakni berada pada kategoriSedangkan hasil siklus II diketahui nilai skor hasil observasi dari kegiatan pembelajaran diperoleh nilai rata-rata sebesar 90,5 yakni berada pada kategori
Useful /
IPTSIPTS Dari perbandingan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi peninggalan sejarah kelas IV SD pada siklus I sebesar 60% dan pada siklus II sebesarDari perbandingan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi peninggalan sejarah kelas IV SD pada siklus I sebesar 60% dan pada siklus II sebesar
IPTSIPTS Data dikumpulkan dengan memberikan soal tes dan wawancara kemudian dianalisis dan disimpulkan. Jenis kesulitan yang memiliki rata‑rata nilai terendahData dikumpulkan dengan memberikan soal tes dan wawancara kemudian dianalisis dan disimpulkan. Jenis kesulitan yang memiliki rata‑rata nilai terendah
IPTSIPTS (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi orangtua dengan prestasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,873.(2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi orangtua dengan prestasi belajar siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,873.
IPTSIPTS Siklus I mencapai 52,63% atau 20 orang siswa sudah mencapai KKM, 47,36% atau 18 siswa yang belum mencapai KKM. Siklus II meningkat menjadi 89,4% atau 34Siklus I mencapai 52,63% atau 20 orang siswa sudah mencapai KKM, 47,36% atau 18 siswa yang belum mencapai KKM. Siklus II meningkat menjadi 89,4% atau 34