AFEKSIAFEKSI

Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan EkonomiUniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Energi Baru dan Terbarukan, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar, Jumlah Uang Beredar, Saham Syariah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2016-2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda sebagai analisis data, dan menggunakan data sekunder berbentuk time series. Data yang digunakan adalah data triwulan pada akhir periode dari energi baru dan terbarukan, nilai tukar rupiah terhadap dolar, jumlah uang beredar, saham syariah pada tahun 2016-2021. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan alat bantu aplikasi SPSS 25. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel energi baru dan terbarukan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, nilai tukar rupiah terhadap dolar berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, jumlah uang beredar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan saham syariah berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan pembahasan hasil kajian yang telah dilaksanakan, pengaruh energi baru dan terbarukan, nilai tukar rupiah terhadap dolar, jumlah uang beredar, saham syariah terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, maka untuk penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan variabel makro ekonomi lain yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana pengembangan energi baru terbarukan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang. Selain itu, analisis lebih mendalam tentang peran nilai tukar rupiah terhadap dolar dalam memengaruhi stabilitas ekonomi makro. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi potensi saham syariah sebagai alternatif investasi yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, terutama dengan meningkatkan literasi masyarakat terhadap pasar modal syariah. Penelitian ini juga perlu mempertimbangkan variabel lain seperti tingkat pengangguran atau kebijakan fiskal yang mungkin memperkuat atau melemahkan hubungan antara faktor-faktor ekonomi makro dan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, studi kasus terhadap sektor-sektor ekonomi kunci seperti pariwisata atau pertanian dapat memberikan wawasan tambahan tentang dinamika pertumbuhan ekonomi. Penelitian juga dapat mengintegrasikan data kualitatif untuk memahami persepsi masyarakat terhadap faktor-faktor ekonomi yang diuji. Akhirnya, penelitian perlu mengidentifikasi kebijakan pemerintah yang efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam dan investasi berkelanjutan.

Read online
File size155.35 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test