UNSIQUNSIQ

Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQJurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ

Pengembangan urban farming pada lahan ruang terbuka hijau (RTH) di lingkungan Perumahan Cipageran Asri RT 04 RW 18 Kelurahan Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, Jawa Barat, didasari atas masalah terbatasnya pasokan air yang menyebabkan RTH terbengkalai dan mengering serta kebutuhan dalam mendukung kegiatan ekonomi sirkular hijau. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang penataan ruang dari tim PKM ini adalah untuk merencanakan ruang terbuka hijau sebagai area pengembangan urban farming dari Gerakan Ekonomi Mandiri (GEMI) 0418 Cimahi. Hasil yang didapatkan tim arsitektur untuk pengembangan urban farming ini terdiri atas 3 zona, yaitu zona lahan tanam terbuka di bagian Selatan dan terasering di tepi Timur, zona green house dengan vertikultur di bagian tengah, dan zona gazebo di bagian Utara RTH. Perencanaan RTH ini diharapkan dapat menarik lebih banyak kunjungan masyarakat dari luar daerah untuk mempelajari penerapan dari ekonomi sirkular hijau dan meningkatkan kinerja manajemen maupun inovasi GEMI 0418.

Perencanaan ruang terbuka hijau sebagai area pengembangan urban farming bagi kelompok Gerakan Ekonomi Mandiri (GEMI 0418) Cimahi sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan sirkular ekonomi hijau.Hasil komunikasi dan analisis tim menghasilkan perencanaan kawasan ini dalam 3 zona, yaitu zona 1 berada pada bagian selatan RTH dan lereng bagian Timur merupakan area tanam terbuka dan terasering yang dapat ditanami tanaman sayur mayur dan buah dengan masa tanam pendek seperti terong, sawi, kacang panjang, cabe, tomat, bayam, dan sebagainya, zona 2 merupakan zona Greenhouse yang berada di bagian tengah, untuk tempat pembibitan dan tanaman dengan sistem vertikultur, serta zona 3 yang merupakan zona gazebo untuk ruang pamer dan penjualan produk olahan yang dihasilkan mitra.Sedangkan di bagian tepi RTH dapat ditanami buah-buahan yang akarnya cukup kuat untuk mengurangi potensi longsor, terutama di sisi Timur.Perencanaan RTH ini diharapkan dapat menjadi daya tarik kawasan yang dapat dikunjungi lebih banyak pengunjung yang akan mempelajari penerapan sirkular ekonomi hijau dari kelompok mitra GEMI 0418.

Untuk meningkatkan dampak dan keberlanjutan program urban farming, perlu dipertimbangkan pengembangan sistem pengairan yang berkelanjutan dan efisien. Hal ini dapat mencakup penelitian dan implementasi teknologi pengolahan air hujan, sistem irigasi tetes, atau bahkan sistem pengolahan air limbah rumah tangga untuk digunakan kembali dalam pertanian. Selain itu, studi lanjutan dapat fokus pada analisis ekonomi dan sosial dari urban farming, termasuk manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, serta dampak positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana urban farming dapat menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan, mengurangi ketergantungan pada pasokan makanan dari luar, dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama bagi kelompok wanita tani.

  1. PERANCANGAN URBAN FARMING PADA PESISIR KAMPUNG KELEMBAK KEPULAUAN RIAU | Jurnal Linears. perancangan... journal.unismuh.ac.id/index.php/linears/en/article/view/3134PERANCANGAN URBAN FARMING PADA PESISIR KAMPUNG KELEMBAK KEPULAUAN RIAU Jurnal Linears perancangan journal unismuh ac index php linears en article view 3134
  2. PELATIHAN URBAN FARMING SEBAGAI SOLUSI RUANG TERBUKA HIJAU DI LORONG SIDODADI MEDAN HELVETIA | JURNAL... doi.org/10.24114/jpkm.v25i1.13933PELATIHAN URBAN FARMING SEBAGAI SOLUSI RUANG TERBUKA HIJAU DI LORONG SIDODADI MEDAN HELVETIA JURNAL doi 10 24114 jpkm v25i1 13933
Read online
File size1.02 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test