UIN WALISONGOUIN WALISONGO

Economica: Jurnal Ekonomi IslamEconomica: Jurnal Ekonomi Islam

Industri kosmetik domestik di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang stabil, dipicu oleh meningkatnya permintaan pasar serta tren kecantikan yang terus berubah. Permintaan tersebut didorong oleh minat konsumen terhadap produk kosmetik multifungsi. Penelitian ini mengkaji pengaruh atribut produk, label halal, religiositas, dan word of mouth (WOM) terhadap keputusan pembelian kosmetik Wardah di kalangan mahasiswi santri pada sebuah pesantren di Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo. Pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear digunakan, dengan data dikumpulkan dari 100 responden yang dipilih secara random sampling. Hasil menunjukkan keempat faktor tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian; atribut produk berkontribusi positif dengan menekankan pentingnya kualitas, desain, dan fitur. Label halal memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan serta memastikan kepatuhan pada prinsip Islam. Religiositas secara kuat memengaruhi proses pengambilan keputusan, karena santri lebih memprioritaskan produk yang selaras dengan keyakinan mereka. WOM juga memberikan dampak signifikan, khususnya dalam komunitas yang erat. Secara keseluruhan, variabel‑variabel ini menjelaskan 50 % variansi keputusan pembelian, menegaskan kebutuhan produsen untuk fokus pada pengembangan produk, sertifikasi halal yang jelas, serta strategi yang mendorong WOM positif demi meningkatkan kepercayaan konsumen dan loyalitas merek pada pasar yang berorientasi religius.

Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, atribut produk, label halal, religiositas, dan word of mouth masing‑masing memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Wardah pada siswa di Pondok Pesantren Kalibeber, Kabupaten Wonosobo.Faktor‑faktor tersebut secara kolektif dapat menjelaskan sekitar 50 % variansi keputusan pembelian, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti sensitivitas harga, loyalitas merek, dan kondisi ekonomi.Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi faktor‑faktor tambahan serta peran pemasaran digital dalam konteks konsumen muslim.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana sensitivitas harga dan tingkat loyalitas merek memengaruhi keputusan pembelian kosmetik halal di kalangan santri, dengan menguji apakah faktor-faktor tersebut menjelaskan variansi tambahan di luar 50 % yang telah teridentifikasi. Selanjutnya, penting untuk meneliti peran pemasaran digital, khususnya pengaruh beauty blogger dan influencer media sosial, terhadap persepsi dan perilaku konsumen kosmetik halal, guna memahami efektivitas strategi promosi online dalam meningkatkan kepercayaan dan adopsi produk. Selain itu, studi perbandingan lintas daerah antara konsumen muslim di wilayah perkotaan dan pedesaan dapat mengungkap perbedaan faktor sosial‑ekonomi serta nilai budaya yang memengaruhi keputusan pembelian, sehingga memberikan panduan yang lebih tepat bagi produsen dalam merancang produk dan kampanye yang sesuai dengan segmentasi pasar yang beragam.

  1. Halal Label and Product Quality: Case Study Wardah Cosmetic Product Purchase Decision | Li Falah: Journal... ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/lifalah/article/view/1919Halal Label and Product Quality Case Study Wardah Cosmetic Product Purchase Decision Li Falah Journal ejournal iainkendari ac index php lifalah article view 1919
Read online
File size354.62 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test