YLIIYLII

BizNOMICS: International Journal of Business and EconomicsBizNOMICS: International Journal of Business and Economics

Tujuan: makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi disruptif mengubah model bisnis dalam industri pariwisata serta bagaimana praktik akuntansi keberlanjutan dapat berfungsi sebagai mekanisme integratif untuk memastikan tercapainya tujuan pariwisata berkelanjutan. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual dengan mensintesis literatur tentang inovasi disruptif, pariwisata berkelanjutan, dan akuntansi keberlanjutan. Sebuah kerangka teoritis diajukan untuk menggambarkan hubungan timbal balik antara transformasi model bisnis, kinerja keberlanjutan, dan praktik akuntansi. Temuan: hasil menunjukkan bahwa inovasi disruptif mendorong perubahan signifikan pada model bisnis pariwisata, menciptakan peluang sekaligus tantangan dalam mencapai keberlanjutan. Akuntansi keberlanjutan muncul sebagai alat strategis untuk mengukur, memantau, dan melaporkan kinerja keberlanjutan, sehingga memastikan inovasi disruptif berkontribusi pada penciptaan nilai berkelanjutan dan bukan memperburuk risiko sosial serta lingkungan. Kebaruan: studi ini menawarkan perspektif baru dengan menghubungkan inovasi disruptif dan akuntansi keberlanjutan dalam sektor pariwisata, serta mengusulkan kerangka integratif yang menyoroti peran akuntansi dalam mentransformasikan inovasi menjadi hasil berkelanjutan.

Penelitian ini mengkaji bagaimana inovasi disruptif mengubah model bisnis pariwisata dan peran akuntansi keberlanjutan sebagai mekanisme integratif untuk memastikan terciptanya nilai berkelanjutan.Temuan menunjukkan bahwa inovasi disruptif mengubah struktur penciptaan nilai organisasi pariwisata, namun menghasilkan dampak keberlanjutan yang beragam, sehingga menekankan kebutuhan akan kerangka akuntabilitas yang kuat.Oleh karena itu, akuntansi keberlanjutan berfungsi sebagai instrumen tata kelola strategis yang menerjemahkan tujuan keberlanjutan menjadi indikator terukur, sehingga memandu inovasi menuju pariwisata berkelanjutan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji kerangka konseptual yang diusulkan melalui studi kasus empiris pada destinasi pariwisata yang telah mengimplementasikan inovasi disruptif, guna menilai dampak nyata terhadap indikator keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Selain itu, diperlukan penelitian kuantitatif yang membandingkan efektivitas berbagai standar akuntansi keberlanjutan (misalnya GRI, SASB, Integrated Reporting) dalam mengukur kontribusi inovasi digital terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di sektor pariwisata, sehingga dapat memberikan panduan bagi praktisi dan pembuat kebijakan. Selanjutnya, eksplorasi interdisipliner antara teknologi blockchain dan akuntansi keberlanjutan dapat membuka peluang untuk mengembangkan sistem pelaporan transparan dan real‑time yang mampu meningkatkan akuntabilitas serta partisipasi komunitas lokal dalam proses inovasi pariwisata.

Read online
File size286.28 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test