STIESTEKOMSTIESTEKOM

Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiDinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi

Transformasi dunia kerja di era digital mendorong organisasi untuk menerapkan kepemimpinan yang lebih adaptif dan inklusif, khususnya dalam mengelola dan mempertahankan talenta. Kepemimpinan inklusif diyakini menciptakan lingkungan kerja yang aman secara psikologis, membangun kepercayaan, serta meningkatkan keterlibatan karyawan—faktor penting dalam keputusan talenta untuk tetap bertahan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh kepemimpinan inklusif terhadap retensi talenta, dengan menelusuri peran mediasi dari psychological safety, trust, dan employee engagement. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei online terhadap 150 responden di sektor profesional dan teknologi. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan dukungan SPSS dan SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan inklusif berpengaruh signifikan terhadap retensi talenta, baik secara langsung maupun melalui mediasi ketiga variabel tersebut. Temuan ini menekankan pentingnya gaya kepemimpinan yang peka terhadap kebutuhan psikologis karyawan. Secara teoretis, studi ini memperluas literatur tentang kepemimpinan dan retensi karyawan. Secara praktis, memberikan rekomendasi strategis bagi organisasi dalam membangun kebijakan manajemen SDM yang berkelanjutan dan berfokus pada kesejahteraan tenaga kerja, khususnya dalam era kerja digital dan fleksibel.

Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan inklusif memainkan peran penting dalam meningkatkan retensi talenta, bahkan dalam konteks kerja jarak jauh yang kompleks.Efek mediasi melalui psychological safety, kepercayaan, dan keterlibatan menunjukkan bahwa loyalitas karyawan dibentuk tidak hanya oleh faktor struktural, tetapi juga oleh kualitas hubungan antar individu di lingkungan kerja virtual.Temuan ini memberi kontribusi penting dalam pengembangan teori dan praktik manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam pengelolaan tenaga kerja jarak jauh yang semakin berkembang di era digital.Kepemimpinan yang berfokus pada inklusivitas, empati, dan kolaborasi terbukti menjadi strategi efektif dalam mempertahankan karyawan di tengah perubahan dinamika kerja global.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengkaji lebih lanjut peran konteks dalam memoderasi hubungan antara kepemimpinan inklusif dan retensi. Pendekatan longitudinal dapat diterapkan untuk menangkap perubahan perilaku karyawan secara dinamis. Selain itu, integrasi pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam akan berguna untuk memahami nuansa budaya kerja dan praktik kepemimpinan inklusif yang kontekstual di masing-masing negara atau sektor industry. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan wawasan lebih komprehensif tentang strategi kepemimpinan inklusif dalam mempertahankan talenta di era kerja jarak jauh yang semakin kompleks.

  1. Peran Guru dalam Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPAS | Murhum : Jurnal Pendidikan... murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum/article/view/1088Peran Guru dalam Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Pembelajaran IPAS Murhum Jurnal Pendidikan murhum ppjpaud index php murhum article view 1088
  2. A Review and Prospect of Research on Inclusive Leadership. review prospect research inclusive leadership... lnep.ewapub.com/article/view/14666A Review and Prospect of Research on Inclusive Leadership review prospect research inclusive leadership lnep ewapub article view 14666
Read online
File size1.17 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test