RCF INDONESIARCF INDONESIA

Journal of Science Education and Management BusinessJournal of Science Education and Management Business

Penelitian ini memiliki tujuan untuk secara sistematik mengevaluasi hubungan antara pengembangan sumber daya manusia, kinerja, serta tiga aspek utama dalam manajemen SDM, yaitu perencanaan tenaga kerja strategis (SWP), manajemen talenta (TM), pengembangan, dan tenaga kinerja karyawan. Menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematik (SLR) dengan kerangka PRISMA, penelitian ini berhassil mengidentifikasi enam artikel yang relevan yang diterbitkan dalam jurnal berkualitas Q1-Q4 pada rentang 2020-2025. Temuan dari tinjauan ini mengidentifikassi bahwa SWP memiliki peran penting dalam menyelaraskan strategi perusahaan dengan kebutuhan keterampilan di masa depan, serta membantu mengurangi risiko adanya kekurangan tenaga kerja. Selain itu, TM telah berkembang strategi menyeluruh yang menggabungkan perkembangan teknologi, dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja baik individu maupun organisasi. Di sisi lain, kebijakan kompensasi yang berfokus pada kinerja dapat meningkatkan motivasi, meskipun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh keadilan dalam desain dan konteks organisasi tersebut. Gabungan dari beragam penelitian menegaskan bahwa pengembangan karyawan, SWP, dan TM secara bersama-sama memberikan efek positif terhadap produktivitas, retensi, serta daya saing sebuah organisasi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan pegawai, perencanaan tenaga kerja strategis, manajemen talenta, dan imbalan saling melengkapi untuk meningkatkan performa organisasi.Perencanaan tenaga kerja strategis membantu menghubungkan strategi bisnis dengan kebutuhan keterampilan di masa depan, sementara manajemen talenta berbasis teknologi memperkuat pengelolaan bakat secara inklusif.Imbalan berbasis kinerja, bila dirancang adil dan transparan, dapat memotivasi karyawan dan berkontribusi pada produktivitas, retensi, dan daya saing organisasi.

Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas model integrasi perencanaan tenaga kerja strategis, manajemen talenta, dan kompensasi berbasis kinerja dalam konteks industri kreatif, sehingga dapat menentukan apakah pendekatan tersebut meningkatkan inovasi dan retensi talenta. Selanjutnya, studi eksperimental dapat diadakan dengan mengimplementasikan program pelatihan digital dan analitik prediktif pada perusahaan manufaktur, untuk menilai dampak jangka panjang terhadap produktivitas dan kepuasan kerja. Terakhir, penelitian kuasi‑eksperimental pada sektor publik dapat membandingkan hasil kebijakan kompensasi berbasis kinerja dengan sistem tetap, guna mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memediasi pengaruh motivasi karyawan di lingkungan pemerintahan.

Read online
File size478.6 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test