KOMPETIFKOMPETIF
Jurnal Daya SaingJurnal Daya SaingThis study examines the effect of unethical leadership on knowledge sabotage in a digital work environment, with moral disengagement as a mediator and moral identity as a moderator. As digital transformation increases reliance on knowledge-sharing systems, unethical leadership may encourage counterproductive knowledge behaviors. A quantitative approach using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was applied. Data were collected through structured questionnaires from 272 employees of oil and gas service companies in Riau Province, Indonesia, and analyzed using SmartPLS. The measurement model was assessed through outer loading, Average Variance Extracted (AVE), Cronbachs Alpha, and Composite Reliability, while the structural model was evaluated using path coefficients, R², f², Q², and bootstrapping for mediation and moderation tests. Results show that unethical leadership positively affects both moral disengagement and knowledge sabotage. Moral disengagement significantly influences knowledge sabotage and partially mediates the relationship. Moral identity negatively affects knowledge sabotage but does not moderate the effect of moral disengagement. These findings enrich ethical leadership and digital knowledge management research.
The study concludes that unethical leadership significantly influences knowledge sabotage, both directly and indirectly through moral disengagement.Moral disengagement serves as a key psychological mechanism enabling destructive knowledge behavior, particularly in digitally mediated work environments.While moral identity negatively impacts knowledge sabotage, it does not moderate the relationship between moral disengagement and such behavior, suggesting situational factors outweigh individual traits.These findings emphasize the importance of ethical leadership and organizational controls in preventing knowledge sabotage and protecting organizational knowledge assets in the digital era.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana berbagai strategi intervensi, seperti pelatihan etika yang disesuaikan dengan konteks digital, dapat secara efektif mengurangi moral disengagement dan mendorong perilaku berbagi pengetahuan yang positif di kalangan karyawan. Selain itu, studi di masa depan dapat menyelidiki peran penting budaya organisasi dalam memoderasi hubungan antara kepemimpinan tidak etis dan sabotase pengetahuan, dengan mempertimbangkan bagaimana norma-norma organisasi yang kuat dan komitmen terhadap integritas dapat berfungsi sebagai perisai terhadap perilaku merusak. Terakhir, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan model prediktif yang lebih komprehensif yang mengintegrasikan faktor-faktor situasional, individual, dan organisasi untuk mengidentifikasi karyawan yang paling rentan terhadap sabotase pengetahuan dan merancang strategi pencegahan yang ditargetkan, sehingga berkontribusi pada lingkungan kerja digital yang lebih etis dan kolaboratif.
- Vol 6 No 11 (2023): IJSSRR VOL 6 NO 11 2023 NOVEMBER | International Journal of Social Science Research... ijssrr.com/journal/issue/view/40Vol 6 No 11 2023 IJSSRR VOL 6 NO 11 2023 NOVEMBER International Journal of Social Science Research ijssrr journal issue view 40
- Moral Disengagement in the Perpetration of Inhumanities - Albert Bandura, 1999. moral perpetration inhumanities... journals.sagepub.com/doi/10.1207/s15327957pspr0303_3Moral Disengagement in the Perpetration of Inhumanities Albert Bandura 1999 moral perpetration inhumanities journals sagepub doi 10 1207 s15327957pspr0303 3
- The suspension of morality in organisations: Conceptualising organisational moral disengagement and testing... journals.sagepub.com/doi/10.1177/00187267241300866The suspension of morality in organisations Conceptualising organisational moral disengagement and testing journals sagepub doi 10 1177 00187267241300866
- The role of moral disengagement in youth bullying behaviour - Bussey - 2024 - International Journal of... doi.org/10.1002/ijop.13254The role of moral disengagement in youth bullying behaviour Bussey 2024 International Journal of doi 10 1002 ijop 13254
| File size | 249.36 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
KOMPETIFKOMPETIF The research employed a quantitative survey approach involving 399 respondents selected from a population of 132,589 customers using the Slovin formula.The research employed a quantitative survey approach involving 399 respondents selected from a population of 132,589 customers using the Slovin formula.
KOMPETIFKOMPETIF Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan altruistik memiliki potensi besar dalam menciptakan suasana kerja yang mendukung inovasi. Hasil analisis menghasilkanTemuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan altruistik memiliki potensi besar dalam menciptakan suasana kerja yang mendukung inovasi. Hasil analisis menghasilkan
KOMPETIFKOMPETIF Hasil menunjukkan tingkat efisiensi sebesar 100% dalam pengelolaan dana kapitasi JKN, dengan realisasi anggaran tepat sasaran dan penyerapan mencapai 98%,Hasil menunjukkan tingkat efisiensi sebesar 100% dalam pengelolaan dana kapitasi JKN, dengan realisasi anggaran tepat sasaran dan penyerapan mencapai 98%,
KOMPETIFKOMPETIF Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kepemimpinan altruistik terhadap perilaku menyuarakan pendapat (voice behavior) dan mengevaluasi peranPenelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kepemimpinan altruistik terhadap perilaku menyuarakan pendapat (voice behavior) dan mengevaluasi peran
KOMPETIFKOMPETIF Pelabelan ramah lingkungan terbukti mempengaruhi keputusan pembelian, karena konsumen cenderung memilih produk yang jelas menunjukkan komitmen terhadapPelabelan ramah lingkungan terbukti mempengaruhi keputusan pembelian, karena konsumen cenderung memilih produk yang jelas menunjukkan komitmen terhadap
KOMPETIFKOMPETIF Disiplin kerja turut berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan disiplinDisiplin kerja turut berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan disiplin
KOMPETIFKOMPETIF Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan terhadapPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan terhadap
KOMPETIFKOMPETIF Peneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variabel dan sampel penelitian. Sedangkan untuk perusahaan, disarankan agar menggunakan lebih banyak modalPeneliti selanjutnya disarankan untuk menambah variabel dan sampel penelitian. Sedangkan untuk perusahaan, disarankan agar menggunakan lebih banyak modal
Useful /
KOMPETIFKOMPETIF The mediation analysis shows that job satisfaction is unable to mediate the influence of leadership, compensation, and work environment on work motivation.The mediation analysis shows that job satisfaction is unable to mediate the influence of leadership, compensation, and work environment on work motivation.
KOMPETIFKOMPETIF Di antara semua variabel, Komitmen Organisasi menunjukkan pengaruh yang paling dominan terhadap OCB. Oleh karena itu, disarankan kepada institusi untukDi antara semua variabel, Komitmen Organisasi menunjukkan pengaruh yang paling dominan terhadap OCB. Oleh karena itu, disarankan kepada institusi untuk
KOMPETIFKOMPETIF Metode kuantitatif dengan pendekatan struktur persamaan terbagi bagian (PLS‑SEM) digunakan, dan data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang didistribusikanMetode kuantitatif dengan pendekatan struktur persamaan terbagi bagian (PLS‑SEM) digunakan, dan data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang didistribusikan
KOMPETIFKOMPETIF (2023) menegaskan bahwa Unique Human Capital berperan sebagai sumber inovasi organisasi karena setiap individu membawa keunikan kompetensi dan perspektif(2023) menegaskan bahwa Unique Human Capital berperan sebagai sumber inovasi organisasi karena setiap individu membawa keunikan kompetensi dan perspektif