UNSUNS
PRIMA: Journal of Community Empowering and ServicesPRIMA: Journal of Community Empowering and ServicesGood Agriculture Practices on Coffee atau bisa disingkat dengan GAP on Coffee merupakan pedoman pelaksanaan budidaya kopi yang baik dan berkelanjutan. Telah dilakukan analisis pertanian kopi di Kabupaten Garut dilakukan dengan menggunakan GAP on Coffee. Tujuan analisis untuk mengetahui kesesuaian pertanian dengan GAP on Coffee. Ini merupakan penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan teknik wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Analisis dijalankan pada 11 aspek budidaya kopi yang baik, yaitu pemilihan, kesesuaian, persiapan lahan, penamaman penaung, penggunaan bahan tanam unggul, pembibitan, penanaman, pemupukan, pemangkasan, pengelolaan penaung, pengendalian hama terpadu, dan pemanenan. Pada aspek panen yang terdiri atas panen dan penanganan pascapanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani kopi Garut telah menerapkan GAP on Coffee 75% ruang lingkup yang telah sesuai atau memenuhi ketentuan dalam GAP on Coffee (≥ 60-100%), yaitu pemupukan, penanaman, pembibitan, penggunaan bibit tanaman unggul, penanaman penaung, kesesuaian lahan, pemilihan lahan (≥ 80-100%), dan ruang lingkup panen yaitu pemanenan (77%) serta pengendalian hama terpadu (78%). Sedangkan ruang lingkup yang belum sesuai atau memenuhi ketentuan yaitu persiapan lahan (40%), serta pengelolaan penaung dan pemangkasan (57%). Keterbatasan modal, minimnya pengetahuan dan ketrampilan menjadi kendala. Oleh karena itu, untuk memenuhi ketentuan dalam GAP on Coffee pada pertanian kopi di Kabupaten Garut perlu adanya program bantuan pupuk serta pelatihan dan bimbingan teknis, juga penyuluhan yang berkelanjutan dalam menerapkan GAP yang salah satunya dapat dilakukan dengan melibatkan koperasi dan kelompok tani sebagai pendamping.
Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75% petani kopi di Kabupaten Garut telah mengimplementasikan GAP on Coffee, terutama pada aspek pemupukan, penanaman, pembibitan, penggunaan bibit unggul, penanaman penaung, kesesuaian dan pemilihan lahan, serta panen dan pengendalian hama terpadu.Namun, aspek persiapan lahan, pengelolaan penaung, dan pemangkasan masih kurang sesuai, dipengaruhi oleh keterbatasan modal, pengetahuan, dan keterampilan petani.Oleh karena itu, diperlukan program bantuan pupuk, fasilitasi permodalan, serta pelatihan teknis, dan penelitian lanjutan mengenai perilaku dan persepsi petani terhadap GAP on Coffee.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana skema mikrokrédit yang terarah dapat meningkatkan adopsi GAP di kalangan petani kopi kecil di Garut, dengan menguji dampak pemberian pinjaman modal usaha terhadap tingkat kepatuhan GAP. Selain itu, studi mengenai penggunaan alat perantara digital, seperti aplikasi seluler untuk penyuluhan pertanian, dapat menilai efektivitas teknologi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait praktik GAP. Selanjutnya, penelitian komparatif tentang dampak lingkungan antara kebun kopi yang menerapkan GAP dan yang tidak, khususnya pada kualitas tanah dan keanekaragaman hayati, dapat memberikan bukti ilmiah terkait manfaat keberlanjutan GAP dalam konteks agrikultur lokal.
- Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices (GAP) Pertanian Kopi di Kabupaten Garut... jurnal.uns.ac.id/prima/article/view/92583Analisis Pertanian Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices GAP Pertanian Kopi di Kabupaten Garut jurnal uns ac prima article view 92583
- Optimalisasi Sistem Agribisnis Kopi Garut | COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. optimalisasi... jurnal.adai.or.id/index.php/comsep/article/view/188Optimalisasi Sistem Agribisnis Kopi Garut COMSEP Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat optimalisasi jurnal adai index php comsep article view 188
- Penerapan Good Agriculture Practices (GAP) dalam Pascapanen Kopi di Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji... doi.org/10.33633/ja.v6i1.1006Penerapan Good Agriculture Practices GAP dalam Pascapanen Kopi di Desa Giripurno Kecamatan Bumiaji doi 10 33633 ja v6i1 1006
| File size | 257.5 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UWKSUWKS Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan pada kedua outlet Tomoro Coffee Surabaya tersebut, yang berfokusPenelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan pada kedua outlet Tomoro Coffee Surabaya tersebut, yang berfokus
UWKSUWKS Kualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan harga dalam membentuk kepuasan pelanggan. Artinya, semakin tinggi kualitas produkKualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan harga dalam membentuk kepuasan pelanggan. Artinya, semakin tinggi kualitas produk
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING 000 per bulan setelah terlibat dalam program peternakan bebek dan produksi pakan mandiri. 000 per bulan atau sekitar 47% ini mencerminkan keberhasilan000 per bulan setelah terlibat dalam program peternakan bebek dan produksi pakan mandiri. 000 per bulan atau sekitar 47% ini mencerminkan keberhasilan
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Peningkatan kebutuhan jagung meningkat karena perkembangan industri pangan dan pakan ternak. Meskipun produksi jagung pada tahun 2024 mengalami surplusPeningkatan kebutuhan jagung meningkat karena perkembangan industri pangan dan pakan ternak. Meskipun produksi jagung pada tahun 2024 mengalami surplus
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Optimalisasi peran petani maju sebagai penyuluhan swadaya dalam mendorong percepatan regenerasi petani menjadi salah satu solusi dalam menyusun road mapOptimalisasi peran petani maju sebagai penyuluhan swadaya dalam mendorong percepatan regenerasi petani menjadi salah satu solusi dalam menyusun road map
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Populasi adalah subjek keseluruhan dalam penelitian ini yaitu kelompok tani yang ada di Desa Pandak dan Desa Pongo sebanyak 2 kelompok tani yaitu sasaranPopulasi adalah subjek keseluruhan dalam penelitian ini yaitu kelompok tani yang ada di Desa Pandak dan Desa Pongo sebanyak 2 kelompok tani yaitu sasaran
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Kasgot yang digunakan telah memenuhi standar teknis sebagai pupuk organik sesuai Kepmen No. Oleh karena itu, kasgot direkomendasikan dapat digunakan sebagaiKasgot yang digunakan telah memenuhi standar teknis sebagai pupuk organik sesuai Kepmen No. Oleh karena itu, kasgot direkomendasikan dapat digunakan sebagai
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Berdasarkan hasil tersebut dilakukan penyuluhan dari desain pemberdayaan untuk meningkatkan minat perhatian petani melalui peningkatan pengetahuan danBerdasarkan hasil tersebut dilakukan penyuluhan dari desain pemberdayaan untuk meningkatkan minat perhatian petani melalui peningkatan pengetahuan dan
Useful /
STAIQSTAIQ Penerapan hak komplain oleh konsumen mencerminkan prinsip khiyar dan keadilan kontraktual, sementara sistem kerja terstruktur, pembagian risiko seimbang,Penerapan hak komplain oleh konsumen mencerminkan prinsip khiyar dan keadilan kontraktual, sementara sistem kerja terstruktur, pembagian risiko seimbang,
UNSUNS Program Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecilProgram Desa Binaan ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Pengembangan kambing ternak perah dimulai dari unit terkecil
UNSUNS Metode OFiS dapat menjembatani kesenjangan pengetahuan petani, meningkatkan pengetahuan petani dalam persiapan, budidaya, penanaman, dan panen berdasarkanMetode OFiS dapat menjembatani kesenjangan pengetahuan petani, meningkatkan pengetahuan petani dalam persiapan, budidaya, penanaman, dan panen berdasarkan
UNIMAR AMNIUNIMAR AMNI Analisis penerapan dilakukan pada aspek efisiensi energi, air, dan material menggunakan program EDGE yang dikeluarkan oleh IFC (International Finance Coporation)Analisis penerapan dilakukan pada aspek efisiensi energi, air, dan material menggunakan program EDGE yang dikeluarkan oleh IFC (International Finance Coporation)