PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING

Prospect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatProspect: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat

Jagung adalah salah satu komoditas strategis nasional yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan industry lainnya. Peningkatan kebutuhan jagung meningkat karena perkembangan industri pangan dan pakan ternak. Meskipun produksi jagung pada tahun 2024 mengalami surplus sebesar 2,98%, tetapi masih terdapat tantangan dalam pemenuhan kebutuhan jagung dalam negeri. Fluktuasi produksi, perubahan iklim, degradasi lahan, dan ketergantungan terhadap impor adalah isu utama dalam pengembangan jagung. Pemerintah menargetkan produksi 16,7 juta ton jagung pada tahun 2025 sebagai strategi mengurangi impor dan meningkatkan kemandirian pangan. Program Pengembangan Ekonomi Lokal dapat menjadi salah satu upaya pendukung dalam peningkatan produksi jagung sebagai strategi pemenuhan ketahanan pangan.

Program Pengembangan Ekonomi Lokal oleh CSR DSLNG memberikan gambaran bahwa intervensi berbasis potensi lokal, pelibatan generasi muda, dan pembukaan akses pasar dapat memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan ekonomi masyarakat.Namun, untuk memperkuat keberlanjutan sektor pertanian, diperlukan langkah lanjutan berupa diversifikasi usaha, pelatihan pengolahan hasil jagung serta replikasi pelatihan pemuda di wilayah lain.Pengolahan komoditas jagung menjadi produk pangan, pakan, kerajinan hingga energi dapat meningkatkan nilai tambah dan memperkuat circular economy.Dengan demikian, kontribusi Perusahaan terhadap sektor pertanian lokal tidak hanya bersifat temporer, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pertanian berkelanjutan.

Untuk memperkuat keberlanjutan sektor pertanian, disarankan untuk melakukan diversifikasi usaha, pelatihan pengolahan hasil jagung, dan replikasi pelatihan pemuda di wilayah lain. Pengolahan komoditas jagung menjadi produk pangan, pakan, kerajinan, dan energi dapat meningkatkan nilai tambah dan memperkuat circular economy. Selain itu, perlu dibentuk kerja sama formal antara kelompok tani dan mitra seperti PT SAN untuk menjamin kepastian penyerapan hasil panen secara berkelanjutan. Langkah selanjutnya adalah melakukan replikasi program ini di wilayah lain dengan potensi pertanian jagung yang serupa, serta melibatkan lebih banyak pemuda dalam pelatihan dan pendampingan.

  1. Local Economic Development through Corn Farming in Batui and Kintom Sub-Districts | Prospect: Jurnal... prospectpublishing.id/ojs/index.php/jpm/article/view/486Local Economic Development through Corn Farming in Batui and Kintom Sub Districts Prospect Jurnal prospectpublishing ojs index php jpm article view 486
Read online
File size652.52 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test