POLIBATAMPOLIBATAM

JOURNAL OF APPLIED MULTIMEDIA AND NETWORKINGJOURNAL OF APPLIED MULTIMEDIA AND NETWORKING

Pembuatan game 3D yang dapat memberikan pengetahuan tidak hanya menyediakan hiburan, tetapi juga bertujuan sebagai sarana edukasi dan memberikan dampak positif bagi para penggemar aplikasi game. Dalam hal ini, game Bamboo dapat memperkenalkan lebih banyak tentang alat perang Indonesia untuk melawan penjajah pada masa lalu dalam bentuk bambu. Hal ini dapat dilihat dari segi karakter, latar belakang, alat yang digunakan karakter, dan cerita yang memperkenalkan penggunaan bambu oleh para pejuang sebagai alat perang untuk melawan penjajah. Dalam pembuatan game Bamboo, penulis menggunakan aplikasi Unity 3D yang memfasilitasi penulis dalam proses pembuatan. Selain itu, penulis menggunakan kombinasi metodologi pengembangan perangkat lunak dan pengembangan multimedia, termasuk diagram kasus, diagram resistansi, diagram sekuens, dan diagram kelas. Untuk mengetahui seberapa menarik game ini, penulis melakukan analisis kuesioner dan menggunakan Uji-T untuk melakukan analisis, dari hasil yang diperoleh tidak ada perubahan sebelum dan sesudah memainkan game Bamboo.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap game Bamboo, dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan kuesioner pre test dan post tes yang telah dilakukan, 14 responden sebelum memainkan game mengetahui bambu sebagai senjata tradisional Indonesia dan setelah memainkan game bertambah menjadi 29 responden.Selain itu, dengan melakukan kuesioner pre test dan post tes untuk enam Negara yang pernah menjajah Indonesia sebelum memainkan game 10 responden yang mengetahui dan setelah memainkan game bertambah menjadi 23 responden.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan fitur pembelajaran sejarah yang lebih interaktif dan mendalam, misalnya dengan menambahkan elemen kuis atau simulasi pertempuran yang melibatkan bambu sebagai senjata utama. Kedua, eksplorasi potensi integrasi teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) dapat meningkatkan imersi pemain dan memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas game Bamboo dalam meningkatkan minat belajar sejarah pada siswa sekolah dasar, dengan membandingkan hasil belajar siswa yang bermain game dengan siswa yang belajar melalui metode konvensional. Pengembangan lebih lanjut dari game Bamboo ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran sejarah yang efektif dan menyenangkan bagi generasi muda, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah bangsa.

Read online
File size657.62 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test