STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG
Journal of Information TechnologyJournal of Information TechnologyKlinik merupakan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan atau spesialistik untuk masyarakat. Letak klinik yang berada di daratan tinggi khususnya di Kabupaten bandung Barat sering menjadi penghambat dalam mengakses lokasi. Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan cara yang direkomendasikan dalam menyajikan aspek data spasial. Dalam hal ini SIG mempunyai manfaat dalam proses penentuan lokasi pembangunan klinik. Kriteria yang digunakan untuk menentukan lokasi klinik dalam penelitian ini adalah lokasi, aksebilitas dan letak Dari analisis dengan menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarchy Process) yang akan di integrasikan atau digabungkan dengan teknologi Sistem Informasi Geografis. Dari perhitungan AHP berdasarkan bobot kriteria akan diperoleh nilai AHP untuk masing-masing kandidat pemilihan lokasi klinik. Kemudian terdapat sub kriteria yaitu sewa lahan, jumlah penduduk, kemudahan transportasi darat, dekat dengan pemukiman warga, banyak pesaing, lahan parkir, dan pendapatan daerah. Nilai-nilai AHP tersebutlah yang digunakan oleh sistem untuk menentukan lokasi kandidat pemilihan lokasi klinik yang paling optimal. Berdasarkan hasil perhitungan yang memiliki bobot tertinggi adalah lingkungan dengan nilai 0,633. Selanjutnya adalah aksebilitas dengan nilai 0,260 dan yang terakhir adalah letak dengan nilai 0,106. Dan hasil pengujian akhir rekomendasi lokasi yaitu mendapatkan presentase sebesar 78,5%.
Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis Sistem Informasi Geografis dan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk merekomendasikan lokasi optimal pembangunan klinik di Kabupaten Bandung Barat.Sistem ini bertujuan memudahkan calon pelaku usaha dan Dinas Kesehatan dalam menentukan lokasi yang akurat, dengan kriteria lingkungan (bobot 0,633) sebagai faktor paling dominan, diikuti oleh aksesibilitas (0,260) dan letak (0,106).Hasil pengujian akhir menunjukkan sistem memberikan rekomendasi lokasi dengan presentase sebesar 78,5%.
Untuk pengembangan penelitian ini, ada beberapa arah menarik yang bisa dieksplorasi agar sistem penentuan lokasi klinik menjadi lebih canggih dan bermanfaat. Pertama, akan sangat berharga jika penelitian selanjutnya bisa memperluas cakupan kriteria dan sub-kriteria yang digunakan. Misalnya, bagaimana jika turut dipertimbangkan aspek-aspek sosial seperti tingkat kemiskinan di suatu wilayah, prevalensi penyakit tertentu, atau faktor keamanan lingkungan, di samping faktor geografis dan demografis dasar? Penambahan variabel-variabel sosio-ekonomi dan epidemiologi ini dapat memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai kebutuhan kesehatan masyarakat, membantu mengidentifikasi lokasi yang benar-benar strategis dari berbagai dimensi. Kedua, sistem saat ini terlihat menggunakan data statis, padahal kondisi lapangan terus berubah. Oleh karena itu, penelitian di masa depan dapat berfokus pada pengembangan sistem yang mampu mengintegrasikan data dinamis atau *real-time*. Contohnya, bagaimana cara agar perubahan jumlah penduduk, pembangunan infrastruktur baru, atau pembukaan/penutupan klinik lain dapat secara otomatis memperbarui rekomendasi lokasi, sehingga sistem selalu relevan dan akurat berdasarkan kondisi terkini? Ketiga, perlu dieksplorasi penggunaan teknik analisis spasial yang lebih lanjut dari sekadar visualisasi peta. Pertanyaan penelitian bisa berpusat pada, Bagaimana jika sistem dapat menganalisis waktu tempuh tercepat dari berbagai pemukiman ke calon lokasi klinik, atau mengidentifikasi area yang paling kurang terlayani melalui pemodelan jaringan? Pendekatan ini akan sangat membantu memastikan klinik mudah diakses oleh mereka yang paling membutuhkan, sekaligus mengoptimalkan jangkauan layanan kesehatan di Kabupaten Bandung Barat.
- ANALISIS PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN PRIORITAS PENATAAN PEMAKAMAN DI KOTA MATARAM BERBASIS SISTEM... doi.org/10.29303/jstl.v1i1.11ANALISIS PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN PRIORITAS PENATAAN PEMAKAMAN DI KOTA MATARAM BERBASIS SISTEM doi 10 29303 jstl v1i1 11
- PENENTUAN LOKASI KLINIK LAYANAN HIV/AIDS DI KABUPATEN MALANG DENGAN AHP DAN VISUALISASI GIS | Jurnal... jurnal.polinema.ac.id/index.php/jip/article/view/2944PENENTUAN LOKASI KLINIK LAYANAN HIV AIDS DI KABUPATEN MALANG DENGAN AHP DAN VISUALISASI GIS Jurnal jurnal polinema ac index php jip article view 2944
- Sistem Prediksi Pertandingan Sepak Bola Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) | Walangare... doi.org/10.21460/inf.2012.82.127Sistem Prediksi Pertandingan Sepak Bola Dengan Metode Analytical Hierarchy Process AHP Walangare doi 10 21460 inf 2012 82 127
| File size | 615.82 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNUGHAUNUGHA Dalam metode ini, siswa yang memiliki jarak terdekat dengan solusi ideal positif (yang memiliki skor tertinggi pada semua kriteria) dan jarak terjauh dariDalam metode ini, siswa yang memiliki jarak terdekat dengan solusi ideal positif (yang memiliki skor tertinggi pada semua kriteria) dan jarak terjauh dari
UNBINUNBIN Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penilaian otomatis berbasis algoritma Natural Language Processing (NLP) yang menggunakan metode rubrik untukPenelitian ini bertujuan mengembangkan sistem penilaian otomatis berbasis algoritma Natural Language Processing (NLP) yang menggunakan metode rubrik untuk
UNDANAUNDANA Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan dasar adalah tingkat paling awal dalam sistem pendidikanSesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan dasar adalah tingkat paling awal dalam sistem pendidikan
UNIDHAUNIDHA Hasil pengujian menggunakan Webqual menunjukkan bahwa sistem memiliki kualitas yang baik dengan skor rata-rata 3. 5, mencakup aspek Usability, InformationHasil pengujian menggunakan Webqual menunjukkan bahwa sistem memiliki kualitas yang baik dengan skor rata-rata 3. 5, mencakup aspek Usability, Information
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan dua metode pengambilan keputusan multi-kriteria, yaitu Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) danPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan dua metode pengambilan keputusan multi-kriteria, yaitu Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dan
SEMINAR IDSEMINAR ID Pengujian kegunaan menghasilkan rata‑rata skor 89 %, menunjukkan bahwa sistem layak digunakan karena sesuai dengan fungsi yang dicari pengguna. PenelitianPengujian kegunaan menghasilkan rata‑rata skor 89 %, menunjukkan bahwa sistem layak digunakan karena sesuai dengan fungsi yang dicari pengguna. Penelitian
UNKLABUNKLAB Pengguna dapat mencari GPU yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Namun, penggunaan tipe data double dapat menimbulkan masalah dalam prosesPengguna dapat mencari GPU yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Namun, penggunaan tipe data double dapat menimbulkan masalah dalam proses
GLOBALGLOBAL Demikian halnya dengan Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Bina Sarana Global yang telah memiliki program pemberian beasiswa bidikmisi terhadapDemikian halnya dengan Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Bina Sarana Global yang telah memiliki program pemberian beasiswa bidikmisi terhadap
Useful /
UNUGHAUNUGHA Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi Android berbasis teknologi Augmented Reality (AR) sebagai bantuan mengajar pada pelajaran geografi tentangPenelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi Android berbasis teknologi Augmented Reality (AR) sebagai bantuan mengajar pada pelajaran geografi tentang
STTWSTTW Sebaliknya, sistem yang diusulkan memanfaatkan protokol komunikasi RS-485, memastikan transfer data industri yang tangguh dan andal, serta berfungsi sebagaiSebaliknya, sistem yang diusulkan memanfaatkan protokol komunikasi RS-485, memastikan transfer data industri yang tangguh dan andal, serta berfungsi sebagai
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Metode penyortiran secara tradisional yang umum digunakan menggunakan senster dalam ruangan yang gelap atau menggunakan metode rendam air, sehingga memilikiMetode penyortiran secara tradisional yang umum digunakan menggunakan senster dalam ruangan yang gelap atau menggunakan metode rendam air, sehingga memiliki
STIKESNHSTIKESNH Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket.Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket.