ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE
Educenter : Jurnal Ilmiah PendidikanEducenter : Jurnal Ilmiah PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas belajar, hasil belajar, dan spiritualitas siswa antara pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan model Discovery Learning (DL) pada materi laju reaksi terintegrasi nilai spiritual. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kelas XI MIA yang terdiri dari dua kelas. Semua populasi diambil sebagai sampel (sampel total). Kelas XI MIA 1 digunakan sebagai kelas eksperimen 1 dengan menggunakan pembelajaran PBL sedangkan kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen 2 dengan model DL. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yakni instrumen tes dan non-tes. Instrumen tes untuk mengukur hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal yang valid dan reliable. Instrumen non-tes berupa lembar observasi aktivitas belajar siswa dan angket yang digunakan untuk mengukur spiritualitas siswa. Data dianalisis dengan uji t sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan aktivitas dan hasil belajar, tetapi tidak ada perbedaan untuk sikap spiritual siswa menggunakan PBL dan DL pada materi laju reaksi.
Terdapat perbedaan yang signifikan aktivitas belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Bahan Ajar Terintegrasi Nilai Spiritual dibandingkan model Discovery Learning berbantuan Bahan Ajar Terintegrasi Nilai Spiritual.Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Bahan Ajar Terintegrasi Nilai Spiritual dibandingkan model Discovery Learning berbantuan Bahan Ajar Terintegrasi Nilai Spiritual.Tidak terdapat perbedaan yang signifikan sikap spiritualitas siswa yang dibelajarkan menggunakan model Problem Based Learning berbantuan Bahan Ajar Terintegrasi Nilai Spiritual dibandingkan model Discovery Learning berbantuan Bahan Ajar Terintegrasi Nilai Spiritual.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan penelitian lebih dalam tentang pengaruh model pembelajaran PBL dan DL terhadap aktivitas belajar siswa pada materi laju reaksi dengan menambahkan variabel lain seperti motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara model PBL dan DL pada materi laju reaksi dengan menggunakan bahan ajar yang berbeda, seperti bahan ajar yang lebih interaktif atau bahan ajar yang lebih visual. Terakhir, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran PBL dan DL terhadap sikap spiritualitas siswa pada materi laju reaksi dengan menggunakan instrumen yang lebih valid dan reliable, serta dengan menambahkan variabel lain seperti lingkungan belajar dan dukungan orang tua.
| File size | 442.42 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUBAUMMUBA Nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79 pada siklus I, dan 92,92 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 31% pada praNilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79 pada siklus I, dan 92,92 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 31% pada pra
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus melalui 4 tahapan yaitu (1) perencanaan,Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus melalui 4 tahapan yaitu (1) perencanaan,
POLIMDOPOLIMDO Pemodelan struktur dilakukan berdasarkan data as-built, dilanjutkan dengan analisis statik nonlinier (pushover) mengacu pada standar ASCE 41-17 dan SNIPemodelan struktur dilakukan berdasarkan data as-built, dilanjutkan dengan analisis statik nonlinier (pushover) mengacu pada standar ASCE 41-17 dan SNI
UNUHAUNUHA Setelah diberikan tindakan pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 21 siswa sebesar 84% dari seluruh siswa, dan pada siklus II,Setelah diberikan tindakan pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 21 siswa sebesar 84% dari seluruh siswa, dan pada siklus II,
ALMEERAEDUCATIONALMEERAEDUCATION Rata-rata respons siswa sebesar 87,5% dengan demikian siswa tergolong memberikan respons positif terhadap penerapan pendekatan Rogers. Penelitian ini menunjukkanRata-rata respons siswa sebesar 87,5% dengan demikian siswa tergolong memberikan respons positif terhadap penerapan pendekatan Rogers. Penelitian ini menunjukkan
STKIP JBSTKIP JB Persentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 62,50% menjadi 78,12% pada siklus II dengan peningkatan sebesar 15,62%. Berdasarkan hasilPersentase ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 62,50% menjadi 78,12% pada siklus II dengan peningkatan sebesar 15,62%. Berdasarkan hasil
UNESPADANGUNESPADANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang. Penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi kelas VII. 1 MTsN Kuranji Padang. Penelitian ini
JBASICJBASIC Kegiatan microteaching dapat mempersiapkan mahasiswa calon guru untuk menguasai kompetensi pedagogik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelaksanaanKegiatan microteaching dapat mempersiapkan mahasiswa calon guru untuk menguasai kompetensi pedagogik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pelaksanaan
Useful /
OJSAPAJIOJSAPAJI Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap IHSG dengan nilai signifikansi 0,031 yang lebih kecil dari 0,05. Sebanyak 24%Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap IHSG dengan nilai signifikansi 0,031 yang lebih kecil dari 0,05. Sebanyak 24%
SAINSSAINS Hal ini disebabkan oleh kurangnya kewanangan arbitrase dalam menyelesaikan jenis perselisihan, biaya selama proses penyelesaian melalui arbitrase ditanggungHal ini disebabkan oleh kurangnya kewanangan arbitrase dalam menyelesaikan jenis perselisihan, biaya selama proses penyelesaian melalui arbitrase ditanggung
UNESPADANGUNESPADANG Berhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor, di antaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guruBerhasilnya tujuan pembelajaran ditentukan oleh banyak faktor, di antaranya adalah faktor guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, karena guru
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui Group Investigation dengan media Couple Cards pada materi Descriptive Text.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui Group Investigation dengan media Couple Cards pada materi Descriptive Text.