NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE
Journal of Profession EducationJournal of Profession EducationPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Matematika melalui penerapan model Cooperative Learning Tipe Buzz Group pada siswa kelas IX H semester 2 di SMP N 24 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP N 24 Surakarta pada semester 2 tahun pelajaran 2017/2018 selama 3 bulan. Subyek penelitian adalah 29 siswa kelas IX H SMP N 24 Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus melalui 4 tahapan yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Dalam pelaksanaan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif komparatif. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Learning Tipe Buzz Group dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Matematika pada siswa kelas IX H semester 2 di SMP N 24 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model cooperative learning tipe Buzz Group dapat meningkatkan keaktifan belajar matematika dan hasil belajar matematika bagi siswa kelas IX H semester 2 di SMP N 24 Surakarta tahun pelajaran 2017/2018.Peningkatan ini ditunjukkan melalui peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran dan peningkatan nilai hasil belajar matematika pada setiap siklus penelitian.Dengan demikian, model cooperative learning tipe Buzz Group dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model cooperative learning tipe Buzz Group dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau Student Teams-Achievement Divisions (STAD), untuk menentukan model yang paling efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model cooperative learning tipe Buzz Group, seperti karakteristik siswa, kemampuan guru dalam mengelola kelas, dan ketersediaan sumber daya pembelajaran. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan siswa berkebutuhan khusus untuk mengetahui apakah model cooperative learning tipe Buzz Group dapat membantu meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model pembelajaran matematika yang lebih efektif dan inklusif.
| File size | 174.96 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan menerapkan model pembelajaran penemuan (discoveryTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan menerapkan model pembelajaran penemuan (discovery
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data penelitian, nilai hasil belajar siswa pada post-test kelas eksperimen I adalah 65,7 dan untuk kelas eksperimenBerdasarkan hasil penelitian dan analisis data penelitian, nilai hasil belajar siswa pada post-test kelas eksperimen I adalah 65,7 dan untuk kelas eksperimen
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Latar Belakang: Sekolah merupakan institusi pendidikan yang menjadi target perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sebagian besar penyakit yang seringLatar Belakang: Sekolah merupakan institusi pendidikan yang menjadi target perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sebagian besar penyakit yang sering
USNSJUSNSJ 0,000 < 0,05. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif penerapan PjBL terhadap keterampilan kolaborasi mahasiswa. Temuan ini menunjukkan0,000 < 0,05. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif penerapan PjBL terhadap keterampilan kolaborasi mahasiswa. Temuan ini menunjukkan
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Analisis regresi linear menunjukkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,482 dan koefisien determinasi (R square) sebesar 0,233. Hal ini menunjukkan bahwaAnalisis regresi linear menunjukkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,482 dan koefisien determinasi (R square) sebesar 0,233. Hal ini menunjukkan bahwa
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Selanjutnya tingkat hasil belajar siswa pada pra penelitian yakni rata-ratanya adalah 33, berada pada kategori sangat rendah yakni jumlah persentase siswaSelanjutnya tingkat hasil belajar siswa pada pra penelitian yakni rata-ratanya adalah 33, berada pada kategori sangat rendah yakni jumlah persentase siswa
USNSJUSNSJ Sebaliknya, beberapa bagian instruksi laboratorium tertulis perlu diperbaiki untuk membuat handout mikrobiologi yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian,Sebaliknya, beberapa bagian instruksi laboratorium tertulis perlu diperbaiki untuk membuat handout mikrobiologi yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian,
MAHADEWAMAHADEWA Indikator berpikir kritis yang paling banyak dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika IKIP PGRI Jember yaitu Interpretation, sedangkan indikator berpikirIndikator berpikir kritis yang paling banyak dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika IKIP PGRI Jember yaitu Interpretation, sedangkan indikator berpikir
Useful /
USNSJUSNSJ This review synthesizes findings on the bacteriums characteristics, morphology, physiology, and ecology, drawing from diverse studies. It highlights itsThis review synthesizes findings on the bacteriums characteristics, morphology, physiology, and ecology, drawing from diverse studies. It highlights its
SAINSSAINS Penelitian ini juga menemukan bahwa konsep HMN tidak terlepas dari pembahasan keadilan sosial dan kesejahteraan umum, dan sistem perekonomian IndonesiaPenelitian ini juga menemukan bahwa konsep HMN tidak terlepas dari pembahasan keadilan sosial dan kesejahteraan umum, dan sistem perekonomian Indonesia
SAINSSAINS Dalam kompetisi sepak bola profesional, hukum nasional memiliki peranan strategis yaitu terkait penyediaan infrastruktur, perizinan dan hal-hal administratifDalam kompetisi sepak bola profesional, hukum nasional memiliki peranan strategis yaitu terkait penyediaan infrastruktur, perizinan dan hal-hal administratif
SAINSSAINS Dalam Undang-Undang Peradilan Tata Usaha Negara (UU PTUN) mengatur mengenai subjek, objek, dan prosedur penyelesaian sengketa pemilihan umum, namun, dalamDalam Undang-Undang Peradilan Tata Usaha Negara (UU PTUN) mengatur mengenai subjek, objek, dan prosedur penyelesaian sengketa pemilihan umum, namun, dalam