UMMUBAUMMUBA
Jurnal Muara PendidikanJurnal Muara PendidikanPenelitian ini didasari oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi rantai makanan ekosistem di kelas V SDN Pondok Cabe Ilir 01. Hal ini menunjukkan perlunya penerapan media pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa melalui penerapan media pembelajaran Food Chain While Matching Correct Sequence. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Pondok Cabe Ilir 01. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan uji keterampilan psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengalami peningkatan yang signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79 pada siklus I, dan 92,92 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 31% pada pra tindakan menjadi 69% pada siklus I, dan mencapai 100% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Food Chain While Matching Correct Sequence efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V terhadap materi rantai makanan pada pembelajaran IPA.
Implementasi media Food Chain While Matching dalam pembelajaran IPA kelas V SDN Pondok Cabe Ilir 01 terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang rantai makanan ekosistem serta meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan rasa percaya diri belajar.Namun, penelitian ini terbatas pada sampel kecil dan durasi intervensi yang singkat.Oleh karena itu, disarankan penelitian lanjutan melibatkan lebih banyak kelas, memperpanjang periode intervensi, dan mengadaptasi media pada materi IPA lainnya serta platform digital.
Penelitian selanjutnya dapat menguji apakah adaptasi media Food Chain While Matching untuk topik ilmu pengetahuan alam lainnya, seperti siklus air atau daur bahan, dapat meningkatkan pemahaman siswa secara serupa. Selanjutnya, penting untuk meneliti sejauh mana siswa mempertahankan pengetahuan tentang rantai makanan setelah penggunaan media ini selama satu semester atau lebih, sehingga dapat menilai keberlanjutan efek pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat membandingkan efektivitas media berbasis digital—misalnya aplikasi interaktif atau platform web—dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar, serta menguji kemampuannya untuk diterapkan di sekolah‑sekolah dengan sumber daya berbeda. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperluas validitas temuan, memperpanjang durasi intervensi, dan menyediakan solusi teknologi yang lebih fleksibel untuk pendidikan dasar. Selain itu, studi dapat meneliti peran pelatihan guru dalam mengintegrasikan media ini secara optimal, serta bagaimana persepsi siswa terhadap interaktivitas media mempengaruhi hasil belajar. Penelitian juga dapat mengevaluasi apakah penggunaan media ini dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif siswa melalui tugas-tugas proyek berkelanjutan.
- Penerapan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Pembelajaran IPA SD | Jurnal Pendidikan... jptam.org/index.php/jptam/article/view/15873Penerapan Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Pembelajaran IPA SD Jurnal Pendidikan jptam index php jptam article view 15873
- Integrasi Literasi Sains Dan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar | Journal Of... doi.org/10.31004/jh.v5i1.2281Integrasi Literasi Sains Dan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar Journal Of doi 10 31004 jh v5i1 2281
- PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR: SEBUAH KAJIAN LITERATUR | Cahyani | JURNAL... jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPDP/article/view/3842PEMBELAJARAN IPA BERBASIS LINGKUNGAN UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR SEBUAH KAJIAN LITERATUR Cahyani JURNAL jurnal stkippersada ac jurnal index php JPDP article view 3842
- Analisis Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning pada Peserta... doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.4161Analisis Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dan Problem Based Learning pada Peserta doi 10 31004 basicedu v6i6 4161
- 0. 0 doi.org/10.24176/wasis.v1i20 0 doi 10 24176 wasis v1i2
| File size | 703.47 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUBAUMMUBA Data menunjukkan sekitar 35% siswa madrasah di Indonesia pernah mengalami berbagai bentuk bullying, baik fisik, verbal, psikologis, maupun siber. MeskipunData menunjukkan sekitar 35% siswa madrasah di Indonesia pernah mengalami berbagai bentuk bullying, baik fisik, verbal, psikologis, maupun siber. Meskipun
UMMUBAUMMUBA Dari 30 siswa, dianalisis 20 tulisan yang memenuhi kriteria, terdiri dari 10 tulisan panjang (lebih dari dua kalimat) dan 10 tulisan pendek (kurang dariDari 30 siswa, dianalisis 20 tulisan yang memenuhi kriteria, terdiri dari 10 tulisan panjang (lebih dari dua kalimat) dan 10 tulisan pendek (kurang dari
UMMUBAUMMUBA Studi ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut tentang aplikasi AI generatif dalam pendidikan kewirausahaan untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilanStudi ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut tentang aplikasi AI generatif dalam pendidikan kewirausahaan untuk mengoptimalkan pengembangan keterampilan
UMMUBAUMMUBA Penelitian ini menghasilkan aplikasi pembelajaran akuntansi berbasis Android berbantuan MIT App Inventor yang sangat layak, praktis, dan efektif dalamPenelitian ini menghasilkan aplikasi pembelajaran akuntansi berbasis Android berbantuan MIT App Inventor yang sangat layak, praktis, dan efektif dalam
UMMUBAUMMUBA Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalahJenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian adalah
UMMUBAUMMUBA Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan model Structural Equation Modeling (SEM) berbasis PartialPengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan model Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial
UMPPUMPP Metode deteksi tepi Canny menunjukkan performa yang lebih unggul dibandingkan metode Robert dalam mendeteksi tepi pada citra yang terpapar noise GaussianMetode deteksi tepi Canny menunjukkan performa yang lebih unggul dibandingkan metode Robert dalam mendeteksi tepi pada citra yang terpapar noise Gaussian
UINSAIDUINSAID Implementasi kunjungan rumah menjadi salah satu upaya yang dilakukan guru dalam mengoptimalkan kegiatan pembelajaran siswa di tengah pembelajaran daringImplementasi kunjungan rumah menjadi salah satu upaya yang dilakukan guru dalam mengoptimalkan kegiatan pembelajaran siswa di tengah pembelajaran daring
Useful /
TRISAKTITRISAKTI Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menyelidiki metodologi untuk pelestarian dan peningkatan hibriditas budaya dan pelapisan historis di Kampung MelayuTujuan utama penelitian ini adalah untuk menyelidiki metodologi untuk pelestarian dan peningkatan hibriditas budaya dan pelapisan historis di Kampung Melayu
UMMUBAUMMUBA Guru menyiapkan kegiatan yang mendorong penerapan nilai gotong royong, toleransi, empati, keadilan, serta kepedulian lingkungan melalui pendekatan teoritisGuru menyiapkan kegiatan yang mendorong penerapan nilai gotong royong, toleransi, empati, keadilan, serta kepedulian lingkungan melalui pendekatan teoritis
UMMUBAUMMUBA Secara keseluruhan, PTM menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai religius dan membentuk karakter peserta didik sejak dini. Penelitian ini menyimpulkanSecara keseluruhan, PTM menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai religius dan membentuk karakter peserta didik sejak dini. Penelitian ini menyimpulkan
UINSAIDUINSAID kedua, pendekatan otoriter di mana orang tua menentukan segala kegiatan belajar dengan otoritas penuh. ketiga, pendekatan otoritatif yang menggabungkankedua, pendekatan otoriter di mana orang tua menentukan segala kegiatan belajar dengan otoritas penuh. ketiga, pendekatan otoritatif yang menggabungkan