PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pendidikan moderasi beragama berbasis teks susastra Hindu di Kota Denpasar. Ajaran Agama Hindu yang bersifat universal dan merupakan mayoritas pemeluknya dikota Denpasar tentunya harus mampu menjadi suri tauladan dalam mengembangkan sikap moderasi. Kelemahan saat ini adalah pewacanaan moderasi yang masih dirasa eksklusiv, serta kurangnya media belajar moderasi yang bersifat menarik untuk masyarakat umum. Dari permasalahan inilah kemudian penting sekiranya untuk mengembangkan sebuah media moderasi berupa komik digital. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan metodologi penelitin pengembangan 4D triagjhan dengan alur pengembangan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukan nilai moderasi beragama dalam teks susatra Hindu sejalan dengan komponen moderasi beragama. Pengembangan komik moderasi beragama pada tahap define ditemukan kurangnya pemahaman masyarakat tentang moderasi beragama. Tahap Design (perancangan) penyusunan standar test, pemilihan media, pemilihan format materi. Hasil validasi ahli media menunjukan presentase 96,92 % yang artinya sangat layak, validasi ahli materi dengan presentase 84,61% artinya sangat layak, uji coba pengguna menunjukan skor 84,8% artinya sangat layak, sehingga komik ini dapat dikatakan sangat layak. Dissemate (penyebar luasan) dimana tahap penyebarluasan dilakukan dengan menggunakan media QR Code pada lapangan catus pata Kota Denpasar. Efektifitas penggunaan komik dimana komik efektif dalam mendukung materi moderasi beragama berbasis teks susatra Hindu sehingga mudah untuk dipelajari. Kesimpulan pendidikan moderasi beragama harus senantiasa ditingkatkan melalui berbagai media, salah satunya adalah dengan media berbentuk komik digital. Hasil pengembangan media pendidikan komik digital berbasis teks susatra Hindu menunjukan komik digital sangat layak dipergunakan sebagai media pendidikan moderasi beragama di Kota Denpasar.
Moderasi beragama dalam teks susastra Hindu sangat penting dijadikan sebagai pondasi dalam kehidupan beragama di Kota Denpasar.Masifnya pendatang dari luar kabupaten dan luar pulau Bali menyebabkan Denpasar rawan terjadi konflik beragama.Munculnya beberapa konflik beragama dalam rentang tahun belakangan ini mengindikasikan bahwa pendidikan moderasi harus ditingkatkan.Muaranya adalah dengan mengembangkan media pendidikan yang berbasis pada masyarakat berupa komik digital berbasis teks susatra Hindu.Nilai moderasi dalam teks susatra Hindu diantaranya komitmen kebangsaan dalam Hindu diajarkan untuk dapat mendahulukan kepentingan bersama dan mencari solusi dalam setiap permasalahan yang muncul.Toleransi dalam ajaran Hindu dengan menjalin pertemanan kepada semua pemeluk agama apapun yang dilandasi oleh ajaran catur paramitha.Anti kekerasan dalam ajaran Hindu dengan jalan Ahimsa tidak menyakiti siapapun kendatipun hal tersebut dalam pikiran.Akomodatif dalam Hindu dengan menerima setiap kebudayaan yang dapat mengarahkan kearah persatuan setiap pemeluk agama.Bentuk Pengembangan Media Komik Sebagai media pendidikan moderasi beragama berdasarkan teks susastra Hindu berdasarkan metode 4d Tahap pengembangan yaitu validasi ahli materi dengan nilai rata-rata 63 dengan presentase 96,94% katagori sangat layak, Validasi ahli materi dengan rata-rata nilai 55 dengan presentase 84, 61% dengan kriteria sangat layak, dan validasi pengguna dengan nilai 42.4 dengan presentase 84,8% dengan kriteria sangat layak.Evektifitas Media Komik sebagai media pendidikan moderasi beragama ditemukan materi yang efektif dan menarik.Tampilan media yang yang jelas dan mendukung materi.Media komik efektif dalam meberikan gambaran bagaimna materi moderasi dalam teks susastra hindu dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan media pendidikan moderasi beragama berbasis teknologi lain seperti video interaktif atau game edukatif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas komik digital dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai moderasi beragama di daerah dengan tingkat heterogenitas budaya yang berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi kearifan lokal yang lebih mendalam ke dalam media pendidikan moderasi beragama, terutama melalui kolaborasi dengan tokoh adat dan pemuka agama.
| File size | 348.48 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Dengan keberhasilan tersebut, e-modul ini berperan sebagai sumber belajar pembelajaran digital yang mendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, dan mendukungDengan keberhasilan tersebut, e-modul ini berperan sebagai sumber belajar pembelajaran digital yang mendukung pembelajaran aktif, kolaboratif, dan mendukung
AFEKSIAFEKSI Media ini memadukan unsur permainan edukatif dengan konten budaya khas Blitar untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa terhadap materi IPAS.Media ini memadukan unsur permainan edukatif dengan konten budaya khas Blitar untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar siswa terhadap materi IPAS.
POLBENGPOLBENG Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menilai pentingnya integrasi metode manual dan digital demi memastikan akurasi dan keandalan desain kapalSelain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menilai pentingnya integrasi metode manual dan digital demi memastikan akurasi dan keandalan desain kapal
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI The development process was based on thorough analysis. The creation of Math Fun utilized iSpring to transform it into an Android application. The mediaThe development process was based on thorough analysis. The creation of Math Fun utilized iSpring to transform it into an Android application. The media
YAYASANNURULYAKINYAYASANNURULYAKIN Hasil validasi menunjukkan kelayakan tinggi (media: 90 %, bahasa: 100 %, konten: 96 %) dan tingkat efektivitas 92,21 %. Analisis pre‑test‑post‑testHasil validasi menunjukkan kelayakan tinggi (media: 90 %, bahasa: 100 %, konten: 96 %) dan tingkat efektivitas 92,21 %. Analisis pre‑test‑post‑test
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Hasil penelitian diperoleh kevalidan produk berdasarkan hasil validasi ahli instrumen tes dan uji coba terbatas. Kepraktisan produk diperoleh dari angketHasil penelitian diperoleh kevalidan produk berdasarkan hasil validasi ahli instrumen tes dan uji coba terbatas. Kepraktisan produk diperoleh dari angket
AFEKSIAFEKSI Uji kepraktisan dan efektivitas dilakukan kepada 14 siswa kelas VI di SDN 28 Rambatan. Hasil validasi menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkanUji kepraktisan dan efektivitas dilakukan kepada 14 siswa kelas VI di SDN 28 Rambatan. Hasil validasi menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan
MAHADEWAMAHADEWA Permasalahan yang timbul di SMP PGRI 01 Pakisaji Kabupaten Malang adalah siswa masih banyak yang mengalami kesulitan dalam menggambar grafik, membedakanPermasalahan yang timbul di SMP PGRI 01 Pakisaji Kabupaten Malang adalah siswa masih banyak yang mengalami kesulitan dalam menggambar grafik, membedakan
Useful /
PENERBITPENERBIT Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah reduksi data. Hasil penelitianPemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah reduksi data. Hasil penelitian
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD One of the plants that has cytotoxic properties is bandotan (Ageratum conyzoides L. ). The purpose of this study was to identify the class of secondaryOne of the plants that has cytotoxic properties is bandotan (Ageratum conyzoides L. ). The purpose of this study was to identify the class of secondary
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan SPSS yang diselenggarakan di FTIK UIN Salatiga efektif dalam meningkatkan kemampuan statistika aplikatif mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan SPSS yang diselenggarakan di FTIK UIN Salatiga efektif dalam meningkatkan kemampuan statistika aplikatif mahasiswa.
AFEKSIAFEKSI Faktor seperti keteladanan dosen, aturan kampus, pembiasaan komunikasi Islami, dan kesadaran pribadi berperan penting dalam membentuk budaya kesantunan.Faktor seperti keteladanan dosen, aturan kampus, pembiasaan komunikasi Islami, dan kesadaran pribadi berperan penting dalam membentuk budaya kesantunan.