UIADUIAD

Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan PendidikanAl-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan

Sejarah pendidikan Islam pada hakekatnya sangat berkaitan erat dengan sejarah Islam. Periodesasi sejarah pendidikan Islam selalu selaras dengan periodesasi sejarah Islam itu sendiri. Oleh sebab itu, tulisan ini berusaha menguraikan secara global tentang potret pendidikan Islam masa dynasty Umayyah melalui tiga rumusan masalah yaitu: pola-pola pendidikan pada masa Dinasti Umayyah; tokoh-tokoh pendidikan pada masa itu, dan bentuk lembaga pendidikan pada masa itu dengan menggunakan pendekatan sejarah. Hasil dari ketiga rumusan tersebut menunjukkan bahwa Pola Pendidikan pada masa ini adalah menggunakan sistem desentrasi. Beberapa tokoh ulama-ulama termasyhur yang mewakili kota-kota Islam pada masa itu antara lain : Abdullah bin Umar di Makah, Abdullah bin Masud di Kufah, Abdullah bin Abbas di Makah, dan Abdullah bin Amr bin Ash di Mesir. Madrasah atau lembaga pendidikan yang telah dibangun pada masa itu adalah Madrasah Makah, Madrasah Madinah, Madrasah Bashrah, Madrasah Kufah, Madrasah Damsyik (Damaskus), dan Madrasah Fustat di Mesir.

Pada masa Dinasti Umayyah, perubahan sistem pemerintahan dari teodemokrasi menjadi monarki secara langsung memengaruhi penyelenggaraan pendidikan Islam.Pola pendidikan pada masa ini mengadopsi sistem desentralisasi, tidak lagi terpusat di ibu kota negara melainkan berkembang secara otonom di berbagai wilayah kekuasaan, seperti Mekah, Kufah, dan Madinah.Era ini melahirkan para ulama terkemuka dan mendirikan lembaga-lembaga pendidikan penting yang menjadi landasan bagi perkembangan berbagai cabang ilmu pengetahuan.

Berdasarkan potret pendidikan pada masa Dinasti Umayyah, penelitian berikutnya dapat menggali lebih dalam tentang perbandingan sistem pendidikan di dua pusat kekuasaan, yaitu Damaskus dan Andalusia, untuk mengetahui perbedaan kurikulum dan metode pengajaran serta faktor pendorongnya. Selain itu, sebuah studi dapat fokus pada menganalisis proses integrasi ilmu pengetahuan dari peradaban asing, seperti Yunong dan Persia, ke dalam kurikulum pendidikan Islam pada masa itu dan bagaimana hal itu diterima oleh para ulama. Arah penelitian yang juga menarik adalah meneliti dampak sosial dari kebijakan desentralisasi pendidikan, terutama dalam memengaruhi mobilitas sosial masyarakat umum, pembentukan identitas intelektual di tiap wilayah, dan peran lembaga pendidikan dalam menjaga stabilitas politik di daerah terpencil. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat melengkapi gambaran umum yang sudah ada dengan perspektif yang lebih spesifik dan analitis.

  1. #sistem pendidikan#sistem pendidikan
  2. #ahmad dahlan#ahmad dahlan
Read online
File size971.32 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-19v
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test