UNYUNY
Jurnal Cakrawala PendidikanJurnal Cakrawala PendidikanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) bagaimana model koordinasi mulai tahap perencanaan kebutuhan sampai dengan tahap pemberhentian guru PNS; dan (2) apakah ada de-profesionalisasi melalui politisasi terhadap guru-guru oleh para pejabat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan menggunakan teknik pengumpulan data Focus Group Discussion (FGD), wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan pola pikir induktif dan deduktif (reflektif). Hasil penelitian diperoleh model koordinasi sebagai berikut. (1) Koordinasi internal dan eksternal telah dimulai sejak tahap perencanaan hingga tahap pemberhentian. Koordinasi internal dilakukan di jajaran Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Koordinasi eksternal dilakukan oleh jajaran Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dengan lembaga-lembaga lain sesuai dengan tahapanannya. Pedoman koordinasi, yaitu komitmen membedakan politik dengan pendidikan, kultur dan aturan-aturan hukum, baik secara nasional maupun lokal. (2) Tidak terjadi deprofesionalisasi melalui politisasi terhadap guru PNS oleh pejabat di lingkungan Kota Yogyakarta; koordinasi guru PNS di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta telah berjalan dengan baik.
Implikasi teoretis penelitian ini menunjukkan bahwa koordinasi dalam manajemen tidak hanya dilakukan pada tahap pelaksanaan, melainkan harus dimulai sejak tahap perencanaan, sehingga membantu pengelolaan guru PNS berjalan efektif dan efisien.Selain itu, koordinasi akan berjalan lancar apabila semua pihak memahami pentingnya komitmen, kultur, dan aturan hukum yang membedakan urusan pendidikan dari politik.Model koordinasi seperti di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta ini direkomendasikan untuk diterapkan di daerah lain dengan karakteristik serupa guna mendukung otonomi daerah.
Apakah perbandingan model koordinasi pengelolaan guru PNS di Kota Yogyakarta dengan daerah lain dapat mengungkap cara meningkatkan efektivitas pendidikan pada era otonomi daerah, seperti studi tentang variasi tantangan regional dalam pelaksanaan model koordinasi? Bagaimana dampak jangka panjang dari model koordinasi ini terhadap performa dan kepuasan kerja guru PNS, yang bisa menjadi arah penelitian untuk menilai apakah model ini mencegah deprofesionalisasi serta mempertahankan kualitas pendidikan di Indonesia? Apakah integrasi teknologi informasi dalam model koordinasi ini bisa dikembangkan lebih lanjut, misalnya melalui penelitian tentang optimisasi sistem daring dalam pengelolaan guru PNS untuk mengatasi kendala geografis dan meningkatkan efisiensi administrasi di daerah otonom? Para peneliti sebaiknya mempertimbangkan untuk mengeksplorasi hambatan internal yang mungkin muncul dalam implementasi koordinasi di berbagai dinas pendidikan, guna menemukan solusi inovatif yang memperkuat pedoman hukum dan budaya kerja nasional. Selain itu, penelitian lanjutan bisa fokus pada evaluasi dampak kebijakan desentralisasi terhadap distribusi guru PNS secara merata, membantu mencegah ketidaksinambungan antara pemerintah pusat dan daerah. Akhirnya, pengembangan model koordinasi ini melalui studi komparatif dengan negara lain yang menerapkan otonomi serupa dapat memberikan wawasan baru tentang praktik global yang bisa disesuaikan dengan konteks Indonesia.
| File size | 211.07 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
E JOURNALSANGKAKALAE JOURNALSANGKAKALA Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, Pertama: Kecenderungan usaha pencegahanDalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa, Pertama: Kecenderungan usaha pencegahan
ESC IDESC ID Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Supervisi kepala sekolah memiliki pengaruh langsung positif terhadap efektivitas manajemen kelas; (2) OrganisasiHasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Supervisi kepala sekolah memiliki pengaruh langsung positif terhadap efektivitas manajemen kelas; (2) Organisasi
YANAYANA Metode pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dipilih sebagai kerangka penelitian ini. Implementasi media pembelajaran bernama Kincir CipurakMetode pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dipilih sebagai kerangka penelitian ini. Implementasi media pembelajaran bernama Kincir Cipurak
STAIQSTAIQ Kegiatan jual beli di daerah ini melibatkan petani dan toke sebagai perantara atau pembeli hasil kebun kelapa sawit. Praktik jual beli kelapa sawit kepadaKegiatan jual beli di daerah ini melibatkan petani dan toke sebagai perantara atau pembeli hasil kebun kelapa sawit. Praktik jual beli kelapa sawit kepada
SAINTISPUBSAINTISPUB Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menyelidiki bagaimana guru‑guru tersebut mengintegrasikan nilai intiDengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menyelidiki bagaimana guru‑guru tersebut mengintegrasikan nilai inti
EDUPARTNEREDUPARTNER Beberapa faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai antara lain motivasi, disiplin kerja dan lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untukBeberapa faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai antara lain motivasi, disiplin kerja dan lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
UNMUSUNMUS Oleh karena itu, perlakuan khusus sangat dibutuhkan bagi anak-anak yang berkonflik dengan hukum. Penelitian ini bertujuan agar di masa mendatang, penangananOleh karena itu, perlakuan khusus sangat dibutuhkan bagi anak-anak yang berkonflik dengan hukum. Penelitian ini bertujuan agar di masa mendatang, penanganan
IICETIICET Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor tersebut dan implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor tersebut dan implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan
Useful /
ESC IDESC ID A structured questionnaire measured four empowerment dimensions—educational, economic, social, and digital—using a 5-point Likert scale. The resultsA structured questionnaire measured four empowerment dimensions—educational, economic, social, and digital—using a 5-point Likert scale. The results
ESC IDESC ID Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi transendental melibatkan 20 informan dari berbagai sektor bisnis dan wilayah geografis di Indonesia, denganMetode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi transendental melibatkan 20 informan dari berbagai sektor bisnis dan wilayah geografis di Indonesia, dengan
UIN MALANGUIN MALANG Penerapan blended learning di TK Kusuma Mulia I Gadungan Kediri menggunakan model enriched virtual model. Strategi guru yang digunakan adalah StrategiPenerapan blended learning di TK Kusuma Mulia I Gadungan Kediri menggunakan model enriched virtual model. Strategi guru yang digunakan adalah Strategi
UNYUNY Pengumpulan data lewat angket, dokumentasi, dan observasi, sedang analisis data dengan teknik deskriptif dan Multivariate Analysis of Covariance (Mancova).Pengumpulan data lewat angket, dokumentasi, dan observasi, sedang analisis data dengan teknik deskriptif dan Multivariate Analysis of Covariance (Mancova).