UNESPADANGUNESPADANG
Ekasakti Educational JournalEkasakti Educational JournalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi kelas VII.1 MTsN Kuranji Padang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dalam dua tahapan dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII.1 MTsN Kuranji Padang dengan jumlah 40 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan data yang diperoleh adalah hasil belajar Biologi melalui tes di setiap akhir pertemuan serta lembaran pengamatan sikap siswa selama pembelajaran dan mengerjakan tes. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemberian tes di setiap akhir pertemuan dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas VII.1 MTsN Kuranji Padang, yang terlihat dari hasil nilai tes dan perubahan sikap siswa dalam mengikuti pelajaran dan melaksanakan tes.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian tes di setiap akhir pertemuan dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas VII.Peningkatan ini terlihat dari hasil nilai tes dan perubahan sikap siswa selama proses pembelajaran.Dengan demikian, penggunaan tes sebagai bagian dari proses pembelajaran dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi siswa dalam mata pelajaran Biologi.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi jenis tes (misalnya tes formatif, tes sumatif, tes praktik) terhadap peningkatan hasil belajar Biologi siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen tes yang lebih komprehensif dan valid, yang mampu mengukur pemahaman konsep Biologi secara mendalam. Ketiga, penelitian lanjutan dapat menginvestigasi pengaruh pemberian umpan balik yang lebih personal dan konstruktif terhadap hasil belajar siswa setelah mengikuti tes, serta bagaimana umpan balik tersebut dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi dan prestasi siswa di MTsN Kuranji Padang maupun sekolah-sekolah lainnya.
| File size | 621.83 KB |
| Pages | 13 |
| Short Link | https://juris.id/p-1Fs |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Karena ๐กโ๐๐ก๐ข๐๐ > ๐ก๐ก๐๐๐๐ yaitu 3,20 > 1,71, sehingga jelas harga t berada pada daerah penerimaan ๐ป๐. DenganKarena ๐กโ๐๐ก๐ข๐๐ > ๐ก๐ก๐๐๐๐ yaitu 3,20 > 1,71, sehingga jelas harga t berada pada daerah penerimaan ๐ป๐. Dengan
ABULYATAMAABULYATAMA Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah Two Stay Two Stray dapat memperbaiki kemampuan pemahaman membaca (reading comprehension) siswa.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah Two Stay Two Stray dapat memperbaiki kemampuan pemahaman membaca (reading comprehension) siswa.
UTMUTM Kesimpulannya, harus didukung oleh kebijakan pendidikan yang adaptif dan pelatihan khusus bagi pendidik guna memaksimalkan manfaat teknologi digital dalamKesimpulannya, harus didukung oleh kebijakan pendidikan yang adaptif dan pelatihan khusus bagi pendidik guna memaksimalkan manfaat teknologi digital dalam
UNUCIREBONUNUCIREBON Pendekatan ini berhasil meningkatkan keaktifan, retensi informasi, keberanian berekspresi, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis.Pendekatan ini berhasil meningkatkan keaktifan, retensi informasi, keberanian berekspresi, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis.
UPUP Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dan mengamati perubahan dari sebelum di berikan bimbingan dengan setelah diberikan penyuluhan tentangPenelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dan mengamati perubahan dari sebelum di berikan bimbingan dengan setelah diberikan penyuluhan tentang
UNISLAUNISLA Origami adalah media yang baik dalam belajar teks prosedur secara lisan karena dapat memberikan kesenangan dan relaksasi serta memecah aktivitas kelasOrigami adalah media yang baik dalam belajar teks prosedur secara lisan karena dapat memberikan kesenangan dan relaksasi serta memecah aktivitas kelas
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Pembelajaran bahasa Arab dapat dikategorikan sebagai pembelajaran humanistik karena secara erat melibatkan pelaku pembelajar. Teori humanistik Carl Rogers,Pembelajaran bahasa Arab dapat dikategorikan sebagai pembelajaran humanistik karena secara erat melibatkan pelaku pembelajar. Teori humanistik Carl Rogers,
UMMUBAUMMUBA Hasil penilaian pembelajaran tolak peluru yang diperoleh dari siklus I adalah sebanyak 15 siswa atau persentase ketuntasan 71,3%. Sedangkan pada siklusHasil penilaian pembelajaran tolak peluru yang diperoleh dari siklus I adalah sebanyak 15 siswa atau persentase ketuntasan 71,3%. Sedangkan pada siklus
Useful /
UTMUTM Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan multikultural sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar inklusif dan beragam. Dengan platform digital,Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan multikultural sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar inklusif dan beragam. Dengan platform digital,
UTMUTM Pembelajaran sastra berperspektif multikultural berkontribusi pada pembentukan karakter serta nilai moral, menciptakan lingkungan inklusif dan toleran.Pembelajaran sastra berperspektif multikultural berkontribusi pada pembentukan karakter serta nilai moral, menciptakan lingkungan inklusif dan toleran.
UTMUTM Model pembelajaran interaktif juga meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Pengaplikasian teknologi di SMP Negeri 8 Muaro JambiModel pembelajaran interaktif juga meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Pengaplikasian teknologi di SMP Negeri 8 Muaro Jambi
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Teknik pengumpulan data menggunakan observasi atau pengamatan, kajian dokumen, wawancara, dan tes. Data yang diperoleh nilai rata-rata peserta didik padaTeknik pengumpulan data menggunakan observasi atau pengamatan, kajian dokumen, wawancara, dan tes. Data yang diperoleh nilai rata-rata peserta didik pada