POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR

Jurnal Penyuluhan PertanianJurnal Penyuluhan Pertanian

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui minat petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo di Kalurahan Baturetno Kapanewon, Banguntapan, Kabupaten Bantul. Variabel minat yang diukur dalam kajian ini adalah minat kesenangan, minat perhatian, minat kesadaran dan minat kemauan. Kajian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Juni 2022 di Kalurahan Baturetno dengan melibatkan 52 orang responden dari 7 perwakilan kelompok tani. Sampel dalam kajian ini ditentukan melalui Proportional Random Sampling dengan menggunakan rumus Nomogram Harry King dengan taraf signifikansi 90%. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam kajian ini menggunakan kuisioner, wawancara dan observasi. Teknik analisis kajian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil kajian minat petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo menunjukan bahwa untuk variabel minat kesenangan berada pada kategori tinggi dengan persentase capaian skor mencapai 68,83%, variabel minat perhatian berada pada kategori sedang dengan capaian skor 59,36%, variabel minat kesadaran mencapai 69,05% dan berada pada kategori tinggi, serta variabel minat kemauan memiliki nilai capaian skor 60,88% dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut dilakukan penyuluhan dari desain pemberdayaan untuk meningkatkan minat perhatian petani melalui peningkatan pengetahuan dan sikap petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo sesuai rekomendasi. Materi penyuluhan yang disampaikan adalah tentang pengaturan jarak tanam dan tanaman sisipan menggunakan alat caplak rotari dalam sistem tanam jajar legowo. Analisis hasil pemberdayaan dari pelaksanaan pre-test dan post-test menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan petani sebanyak 25,83% sedangkan untuk variabel sikap, meningkat sebanyak 22,45%.

Berdasarkan hasil kajian Minat Petani dalam Melaksanakan Sistem Tanam Jajar Legowo Sesuai Rekomendasi di Kalurahan Baturetno, diperoleh kesimpulan bahwa Minat petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo sesuai rekomendasi di Kalurahan Baturetno berdasarkan variabel minat kesenangan tergolong dalam kategori Tinggi, sedangkan Minat petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo sesuai rekomendasi di Kalurahan Baturetno berdasarkan variabel minat perhatian tergolong dalam kategori sedang, sementara itu Minat petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo sesuai rekomendasi di Kalurahan Baturetno berdasarkan variabel minat kesadaran tergolong dalam kategori tinggi, dan Minat petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo sesuai rekomendasi di Kalurahan Baturetno berdasarkan variabel minat perhatian tergolong dalam kategori sedang.

Untuk meningkatkan minat petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada studi perbandingan antara pola tanam jajar legowo dan bukan jajar legowo. Penelitian ini bertujuan untuk meyakinkan petani agar mau melaksanakan sistem tanam jajar legowo secara berkelanjutan. Selain itu, perlu juga dilakukan upaya untuk memperbanyak alat caplak rotari agar memudahkan pembuatan garis tanam yang sesuai dan meningkatkan minat petani dalam melaksanakan sistem tanam jajar legowo. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil panen dan mewujudkan kemandirian pangan jangka panjang di Indonesia.

  1. PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH BERAS MERAH DI DESA NYURLEMBANG KECAMATAN NARMADA... doi.org/10.29303/abdiinsani.v6i3.252PENERAPAN PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU PTT PADI SAWAH BERAS MERAH DI DESA NYURLEMBANG KECAMATAN NARMADA doi 10 29303 abdiinsani v6i3 252
  2. Vol. 6 No. 3 (2019): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram | Jurnal Abdi Insani. vol jurnal abdi insani... doi.org/10.29303/abdiinsani.v6i3Vol 6 No 3 2019 Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram Jurnal Abdi Insani vol jurnal abdi insani doi 10 29303 abdiinsani v6i3
Read online
File size284.37 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test