HAMZANWADIHAMZANWADI
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada MasayarakatABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada MasayarakatKemampuan berbahasa dibutuhkan setiap saat dalam setiap segmen kehidupan bermasyarakat. Tingkat kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar berbeda pada setiap individu. Dalam menguji tingkat kemampuan seseorang dalam berbahasa Indonesia baik lisan maupun tulisan dapat dilakukan dengan menjalani “Uji Kompetensi Bahasa Indonesia. Dengan ini seseorang dapat mengetahui tingkat kemampuan berbahasa Indonesia dan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bahasa yang diharapkan. Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia adalah sarana untuk mengukur kemahiran seseorang dalam berbahasa Indonesia lisan dan tulis. UKBI terdiri atas lima seksi, yaitu Seksi I (Mendengarkan), Seksi II (Merespons Kaidah), dan Seksi III (Membaca) dalam bentuk pilihan ganda, serta Seksi IV (Menulis) dalam bentuk presentasi tulis dan Seksi V (Berbicara) dalam bentuk presentasi lisan. Di masa pandemi Covid 19 saat ini, pelaksanaan UKBI tidak bisa digelar secara luring dan massal dalam satu tempat. UKBI Adaptif merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia yang merupakan hal yang baru bagi peserta didik di SMK AL-Husna Bojong Gede sehingga perlu untuk disosialisasikan dan diujikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penguasaan bahasa Indonesia terhadapa gur-guru di SMK Al-Husna Bojong Gede. Metode deskriptif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar peserta memperoleh nilai antara 300—400 yang berarti kemampuan mereka berada di kategori cukup baik. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa UKBI merupakan alat uji yang dapat digunakan untuk mengukur penguasaan bahasa Indonesia serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh guru.
Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) efektif untuk mengukur pengetahuan dan penguasaan bahasa Indonesia guru.Sebagian besar guru SMK Al-Husna Bojong Gede memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang cukup baik, dengan nilai rata-rata antara 300-400.Kendala dalam komunikasi profesional dan keilmuan masih menjadi tantangan bagi beberapa guru, sehingga diperlukan peningkatan berkelanjutan dalam kemampuan berbahasa Indonesia.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi hasil UKBI guru, seperti latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, dan frekuensi penggunaan bahasa Indonesia dalam kegiatan sehari-hari. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan yang lebih spesifik untuk meningkatkan keterampilan berbahasa Indonesia guru, terutama dalam konteks komunikasi profesional dan keilmuan. Modul ini dapat mencakup latihan menulis laporan, presentasi ilmiah, dan diskusi akademik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pembelajaran bahasa Indonesia bagi guru, seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah dan lembaga pendidikan lainnya dalam meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Indonesia.
| File size | 517.77 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ESC IDESC ID Sampel penelitian mencakup seluruh 91 pegawai menggunakan teknik sensus. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tinjauanSampel penelitian mencakup seluruh 91 pegawai menggunakan teknik sensus. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, kuesioner, dan tinjauan
HAMZANWADIHAMZANWADI Jumlah sekolah yang semakin banyak akan membuat persaingan semakin ketat, sehingga kualitas sekolah harus menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan pelatihanJumlah sekolah yang semakin banyak akan membuat persaingan semakin ketat, sehingga kualitas sekolah harus menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan pelatihan
HAMZANWADIHAMZANWADI Kegiatan kemitraan ini terdiri dari 3 tahap, yaitu: Tahap 1, FGD untuk menetapkan action plan dan research lesson, Tahap 2, Pelaksanaan Lesson Study (Plan-Do-See),Kegiatan kemitraan ini terdiri dari 3 tahap, yaitu: Tahap 1, FGD untuk menetapkan action plan dan research lesson, Tahap 2, Pelaksanaan Lesson Study (Plan-Do-See),
HAMZANWADIHAMZANWADI Pendidikan menjadi salah satu bidang yang perlu beradaptasi secara cermat dalam memberikan proses pembelajaran pada kondisi pandemi Covid-19. Layanan BimbinganPendidikan menjadi salah satu bidang yang perlu beradaptasi secara cermat dalam memberikan proses pembelajaran pada kondisi pandemi Covid-19. Layanan Bimbingan
HAMZANWADIHAMZANWADI Dari hasil evaluasi menggunakan kuesioner, diperoleh rata-rata peningkatan pengetahuan mengenai minyak atsiri serai wangi dan pestisida organik mencapaiDari hasil evaluasi menggunakan kuesioner, diperoleh rata-rata peningkatan pengetahuan mengenai minyak atsiri serai wangi dan pestisida organik mencapai
HAMZANWADIHAMZANWADI Limbah rumah tangga yang tidak memiliki nilai ekonomis akan memperoleh nilai manfaat ketika diolah kembali menjadi pupuk kompos yang berwarna coklat tuaLimbah rumah tangga yang tidak memiliki nilai ekonomis akan memperoleh nilai manfaat ketika diolah kembali menjadi pupuk kompos yang berwarna coklat tua
HAMZANWADIHAMZANWADI Hasil workshop memberikan gambaran bahwa peserta telah mampu membuat aplikasi arsip elektronik dengan menggunakan aplikasi AutoPlay Media Studio 8. 0 kalaupunHasil workshop memberikan gambaran bahwa peserta telah mampu membuat aplikasi arsip elektronik dengan menggunakan aplikasi AutoPlay Media Studio 8. 0 kalaupun
HAMZANWADIHAMZANWADI Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan aplikasi hand craft masuk dalam kriteria baik dengan nilai 79,58%, menunjukkan bahwa sebagian besar pesertaHasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan aplikasi hand craft masuk dalam kriteria baik dengan nilai 79,58%, menunjukkan bahwa sebagian besar peserta
Useful /
ESC IDESC ID Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis mahasiswa memainkan peran penting dalam membentuk kesiapan dan kesadaranTemuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis mahasiswa memainkan peran penting dalam membentuk kesiapan dan kesadaran
HAMZANWADIHAMZANWADI Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi alumni agar mandiri atau siap kerja. Metode pelatihan adalah ceramah dan praktek. Kegiatan ini diikutiPelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi alumni agar mandiri atau siap kerja. Metode pelatihan adalah ceramah dan praktek. Kegiatan ini diikuti
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Latar Belakang: Beberapa penelitian melaporkan bahwa penggunaan antibiotik sebagai terapi dan profilaksis di rumah sakit tidak tepat pada sekitar 9% hinggaLatar Belakang: Beberapa penelitian melaporkan bahwa penggunaan antibiotik sebagai terapi dan profilaksis di rumah sakit tidak tepat pada sekitar 9% hingga
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Oleh karena itu, pemantauan terus-menerus HIVDR diperlukan di Indonesia, terutama di Surabaya, yang diidentifikasi memiliki tingkat prevalensi infeksiOleh karena itu, pemantauan terus-menerus HIVDR diperlukan di Indonesia, terutama di Surabaya, yang diidentifikasi memiliki tingkat prevalensi infeksi