UMPOUMPO

Istawa : Jurnal Pendidikan IslamIstawa : Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di SD Muhammadiyah 22 Surabaya, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi guru, khususnya dalam mengembangkan kompetensi abad 21. Dalam konteks globalisasi dan Revolusi Industri Keempat, pendidikan menghadapi tekanan untuk beradaptasi dengan cepat dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menyelidiki implementasi Kurikulum Merdeka dari persepsi guru. Analisis Ancaman-Kelemahan-Peluang-Kekuatan (TWOS) digunakan untuk meminimalisir kelemahan dan ancaman yang dihadapi sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SD Muhammadiyah 22 Surabaya menghadapi tantangan berupa keterbatasan pemahaman guru tentang konsep-konsep kunci, khususnya dalam mengembangkan kompetensi abad 21. Analisis TWOS menyoroti perlunya strategi tindak lanjut yang efektif, pelatihan profesional berkelanjutan, dan dukungan kepala sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Upaya proaktif SD Muhammadiyah 22 Surabaya dalam mengatasi tantangan implementasi kurikulum, meningkatkan efektivitas, dan menumbuhkan lingkungan belajar yang merangsang bagi siswa untuk mempersiapkan dan menghadapi kompleksitas dunia modern.

Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Muhammadiyah 22 Surabaya menghadapi tantangan terkait pemahaman guru tentang konsep-konsep kunci dan pengembangan kompetensi abad 21.Analisis TWOS mengidentifikasi perlunya pelatihan berkelanjutan dan dukungan kepala sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.Upaya proaktif sekolah dalam mengatasi tantangan ini menunjukkan potensi untuk meningkatkan efektivitas implementasi kurikulum dan mempersiapkan siswa menghadapi kompleksitas dunia modern.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai model pelatihan guru dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada metode pelatihan yang paling adaptif terhadap gaya belajar guru. Kedua, penelitian dapat mengkaji bagaimana peran orang tua dan masyarakat dapat dioptimalkan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, termasuk melalui program pendampingan dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya kompetensi abad 21. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak implementasi Kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar siswa, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti latar belakang sosial ekonomi dan gaya belajar siswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam implementasi Kurikulum Merdeka, serta strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.

  1. PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR JAKARTA UTARA DAN KEPULAUAN SERIBU TENTANG KURIKULUM MERDEKA | Jurnal Holistika.... doi.org/10.24853/holistika.6.1.28-33PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR JAKARTA UTARA DAN KEPULAUAN SERIBU TENTANG KURIKULUM MERDEKA Jurnal Holistika doi 10 24853 holistika 6 1 28 33
  2. Login. ciptaan lisensi creative commons atribusi jurnal.unpad.ac.id/prosiding/article/view/13530Login ciptaan lisensi creative commons atribusi jurnal unpad ac prosiding article view 13530
  3. Login. ciptaan lisensi creative commons atribusi jurnal.unpad.ac.id/prosiding/article/view/13625Login ciptaan lisensi creative commons atribusi jurnal unpad ac prosiding article view 13625
Read online
File size277.64 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test