ALMAATAALMAATA

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)

Penelitian ini merupakan studi observasional case‑control yang menilai hubungan antara paparan iklan junk food, pola konsumsi junk food, dan risiko obesitas pada anak SD di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. 244 anak obesitas (kasus) dan 244 anak tidak obesitas (kontrol) dipadukan secara 1:1. Analisis multivariat menggunakan regresi logistik menunjukkan bahwa paparan iklan junk food (OR = 1,63; 95% CI = 1,13–2,36) dan jenis kelamin (OR = 0,62; 95% CI = 0,43–0,91) memiliki hubungan signifikan terhadap obesitas. Selain itu, asupan lemak jenuh total juga mempengaruhi risiko obesitas. Hasil ini menegaskan pentingnya regulasi iklan junk food untuk anak dan peningkatan pemantauan status gizi di sekolah.

Paparan iklan junk food meningkatkan risiko obesitas pada anak SD, sementara asupan lemak jenuh total dan jenis kelamin juga berperan signifikan.Regulasi iklan makanan tinggi lemak/gula di waktu puncak menonton TV dan pemantauan gizi di sekolah menjadi penting untuk mencegah obesitas.

Pertanyaan penelitian baru: 1) Bagaimana efek jangka panjang paparan iklan junk food berbasis digital (seperti media sosial) pada kebiasaan makan dan obesitas anak? 2) Apakah intervensi pendidikan gizi berbasis sekolah yang menargetkan pengurangan konsumsi lemak jenuh dapat menurunkan prevalensi obesitas pada anak SD di daerah perkotaan dan pedesaan? 3) Sejauh mana regulasi pembatasan iklan junk food selama jam siang hari mempengaruhi perubahan pola konsumsi makanan tinggi lemak dan sodium pada anak selama satu tahun?.

Read online
File size198.09 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test