PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN

Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti Rufaidah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien rawat inap di Rumah Sakit Islam Banjarmasin. Caring merupakan inti praktik keperawatan yang mencakup perhatian holistik terhadap pasien, sedangkan kepuasan pasien merupakan indikator penting mutu pelayanan kesehatan. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh pasien rawat inap di Rumah Sakit Islam Banjarmasin, sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 100 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner perilaku caring berdasarkan teori Jean Watson dan kuesioner kepuasan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 0,01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat dinilai memiliki perilaku caring dalam kategori baik, dan mayoritas pasien menyatakan puas terhadap pelayanan yang diberikan. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dan kepuasan pasien rawat inap (p-value = 0,01; r = 0,504) dengan kekuatan hubungan berada pada kategori sedang. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik perilaku caring perawat, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar perawat di Rumah Sakit Islam Banjarmasin telah menunjukkan perilaku caring yang baik, dengan persentase 69%, yang mengindikasikan sikap positif dalam memberikan asuhan keperawatan di ruang rawat inap.Selain itu, hampir seluruh responden (79%) menyatakan puas terhadap pelayanan keperawatan yang diterima.Hasil analisis menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan bahwa 64% pasien yang menilai perilaku caring perawat sebagai “baik juga merasa puas, dengan nilai korelasi 0,504 yang menunjukkan hubungan sedang (moderate) antara perilaku caring dan kepuasan pasien, serta nilai p=0,001 yang menandakan hubungan tersebut signifikan secara statistik.

Untuk meningkatkan kualitas layanan keperawatan dan kepuasan pasien, disarankan kepada manajemen rumah sakit untuk terus meningkatkan kompetensi caring perawat melalui pelatihan, supervisi, dan evaluasi berkala. Selain itu, perlu dikembangkan sistem evaluasi layanan melalui mekanisme umpan balik pasien untuk memantau tingkat kepuasan sekaligus memastikan respons cepat terhadap keluhan. Saran penelitian lanjutan adalah mengeksplorasi faktor-faktor yang memoderasi hubungan antara caring perawat dan kepuasan pasien, seperti beban kerja perawat atau budaya organisasi. Manajemen rumah sakit juga dapat membuat sistem umpan balik real-time untuk memantau kepuasan pasien, terutama pada aspek keterlibatan emosional dan efektivitas komunikasi.

Read online
File size1.09 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test