ALMAATAALMAATA

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)

Latar belakang: Kebiasaan dan preferensi seseorang akan sangat mempengaruhi konsumsi street food. Mengonsumsi makanan tinggi lemak, protein, dan karbohidrat dapat meningkatkan risiko terserang penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, diabetes mellitus, dan stroke. Lebih dari 90% penyakit yang terjadi pada manusia disebabkan oleh kontaminasi mikroorganisme melalui makanan seperti penyakit tifus dan hepatitis A. Tujuan: Menganalisis faktor-. Metode: Jenis penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian sebesar 96 orang mahasiswa S1 Universitas Gadjah Mada angkatan 2012 yang diambil secara cluster sampling. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner preferensi konsumen street food, karakteristik individu, dan makanan. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi yaitu koefi sien kontingensi dan Spearman, sedangkan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis kelamin (RR:1,60, p=0,012), pendapatan RR:1,36, p=0,017), dan harga makanan (RR:0,52, p=0,001) merupakan faktor yang berhubungan dengan preferensi konsumen street food kelompok menu utama (RR:27,75, p=0,000), sedangkan pengetahuan gizi dan higiene sanitasi merupakan faktor yang berhubungan dengan preferensi konsumen street food kelompok buah-buahan pada mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Kesimpulan: Jenis kelamin, pendapatan, dan harga makanan berhubungan dengan preferensi konsumen street food kelompok menu utama. Pengetahuan gizi dan higiene sanitasi berhubungan dengan preferensi konsumen street food kelompok buah-buahan pada mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

Jenis kelamin, pendapatan, dan harga makanan berhubungan dengan preferensi konsumen street food kelompok menu utama.Pengetahuan gizi dan higiene sanitasi berhubungan dengan preferensi konsumen street food kelompok buah-buahan pada mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh faktor sosio-ekonomi, seperti tingkat pendidikan orang tua dan pekerjaan orang tua, terhadap preferensi makanan mahasiswa. Hal ini penting untuk memahami apakah latar belakang keluarga turut mempengaruhi pilihan makanan mahasiswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis street food yang paling populer di kalangan mahasiswa dan menganalisis kandungan gizi serta tingkat kebersihan dari makanan tersebut. Informasi ini dapat digunakan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya memilih street food yang sehat dan higienis. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program intervensi gizi yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya konsumsi makanan sehat dan mengurangi konsumsi street food yang tidak sehat. Program ini dapat melibatkan penyuluhan gizi, penyediaan makanan sehat di kampus, dan pembentukan kelompok diskusi tentang pola makan sehat. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi preferensi makanan mahasiswa dan mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan gizi dan kesehatan mereka.

Read online
File size123.55 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test