ALMAATAALMAATA

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)

Loloh sembung (Blumea balsamifera) adalah minuman tradisional masyarakat Bali yang digunakan untuk mengobati penyakit. Perbedaan kematangan daun sembung akan mempengaruhi aktivitas antioksidan loloh sembung. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan loloh sembung yang dibuat dari berbagai jenis kematangan daun sembung yang diekstrak dengan menggunakan pelarut air. Serbuk daun sembung pada tingkat kematangan yang berbeda (muda, dewasa dan tua) direbus untuk menghasilkan loloh sembung. Analisis kandungan antioksidan meliputi analisis total fenolik, total kandungan flavonoid dan aktivitas antioksidan ferric reducing antioxidant power (FRAP). Hasil analisis menunjukkan bahwa daun sembung dengan tingkat kematangan tua menunjukkan kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan yang tinggi dibandingkan dengan daun dewasa dan muda, yaitu masing-masing sebesar 0,85 ±0,005 GAE/g dan 0,66 ±0,003 mmol Fe2 /g sampel. Sedangkan, daun dengan tingkat kematangan dewasa menunjukkan total flavonoid yang tinggi, yaitu sebesar 0,39±0,006 QE/g. Berdasarkan korelasi Pearson, perbedaan tingkat kematangan daun menunjukkan korelasi positif dengan kandungan total fenolik, total flavonoid dan aktivitas antioksidan (FRAP). Penelitian ini menunjukkan bahwa loloh sembung berpotensi sebagai minuman fungsional yang memanfaatkan kearifan lokal.

Perbedaan tingkat kematangan daun sembung menunjukkan korelasi positif dengan kandungan total fenolik, total flavonoid dan aktivitas antioksidan (FRAP).Penelitian ini menunjukkan bahwa loloh sembung berpotensi sebagai minuman fungsional yang memanfaatkan kearifan lokal.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi senyawa spesifik dalam loloh sembung yang berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan, terutama pada daun sembung yang matang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengujian efektivitas loloh sembung sebagai minuman fungsional dalam kondisi in vivo, misalnya melalui studi pada hewan percobaan untuk menguji pengaruhnya terhadap parameter kesehatan yang relevan. Ketiga, eksplorasi metode pengolahan loloh sembung yang dapat memaksimalkan kandungan senyawa bioaktif dan mempertahankan stabilitasnya selama penyimpanan menjadi penting untuk pengembangan produk yang lebih optimal.

  1. Effect of loloh sembung (Blumea balsamifera) maturity stage on antioxidant activity | Jurnal Gizi dan... doi.org/10.21927/ijnd.2018.6(1).1-6Effect of loloh sembung Blumea balsamifera maturity stage on antioxidant activity Jurnal Gizi dan doi 10 21927 ijnd 2018 6 1 1 6
Read online
File size168.84 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test