ALMAATAALMAATA

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)

Latar Belakang: Saat ini, Indonesia masih menghadapi permasalahan stunting yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara lain, termasuk di Asia Tenggara. Oleh karena itu, pemerintah melakukan program percepatan penurunan stunting melalui program spesifik dan sensitif yang melibatkan banyak sektor. Berbagai strategi disusun dengan sasaran prioritas pada kelompok ibu hamil dan anak usia 0‑2 tahun dalam gerakan 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan). Salah satu penyebab langsung stunting adalah rendahnya kualitas konsumsi makanan, yang dimulai sejak ibu hamil sampai anak usia dua tahun. Tujuan: Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis efektivitas program Nutrimenu terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik ibu‑ibu. Metode: Desain penelitian ini adalah pre‑post intervention study yang secara khusus menganalisis perubahan pengetahuan, sikap, praktik sebelum dan setelah program Nutrimenu. Program tersebut berupa edukasi gizi yang diberikan kepada ibu‑ibu yang mempunyai anak batita/balita/usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan calon pengantin. Sebanyak 517 ibu‑ibu dipilih dari 12.000 sasaran program yang berasal dari 4 kabupaten. Hasil: Terdapat 53% ibu‑ibu peserta program yang mengalami peningkatan skor pengetahuan tentang gizi seimbang. Sebagian besar ibu‑ibu (54%) mengalami peningkatan nilai skor sikap positif tentang gizi seimbang. Terdapat peningkatan yang signifikan jumlah ibu‑ibu yang dapat mempraktikkan konsumsi pangan harian sesuai pedoman isi piringku, yaitu dari 13% menjadi 20% setelah program (p<0.05). Kesimpulan: Secara umum program Nutrimenu berhasil meningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik gizi seimbang pada ibu‑ibu peserta. Peningkatan ini berpotensi menjadi langkah preventif yang penting dalam pencegahan stunting.

Program Nutrimenu secara umum meningkatkan perilaku nutrisi seimbang ibu-ibu peserta.Peningkatan signifikan teramati pada skor pengetahuan (53% meningkat), sikap positif (54% meningkat), dan praktik konsumsi pangan harian sesuai pedoman isi piringku (dari 13% menjadi 20%).Perubahan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis komunitas dapat menjadi strategi preventif penting dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia.

Bagaimana peran tenaga kesehatan desa dalam memperkuat penguatan program Nutrimenu agar dapat menjangkau daerah pedesaan dengan tingkat literasi rendah? Apakah kombinasi pelatihan praktik memasak berbasis digital dan workshop keluarga dapat meningkatkan kepatuhan terhadap pedoman My Plate dibandingkan pendekatan tradisional? Bagaimana pengaruh integrasi modul nutrisi Nutrimenu dengan program kesehatan ibu dan anak (PNPA) terhadap penurunan prevalensi stunting di wilayah endemik?.

  1. Nutrimenu: nutrition education program to increase knowledge, attitude, and practices on the indonesian... doi.org/10.21927/ijnd.2024.12(2).59-79Nutrimenu nutrition education program to increase knowledge attitude and practices on the indonesian doi 10 21927 ijnd 2024 12 2 59 79
Read online
File size1.05 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test