ALMAATAALMAATA
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Latar Belakang: Peningkatan kadar kolesterol terutama kadar LDL sering dijumpai pada masyarakat umum. Tingginya kadar LDL sering dikaitkan dengan berbagai permasalahan kesehatan seperti Atherosklerosis, Stroke, dan lain sebagainya. Upaya untuk menurunkan kadar LDL terus dilakukan baik dengan menggunakan terapi obat-obatan ataupun terapi alternatif. Para peneliti telah menemukan adanya efek antikolesterol pada buah kurma. Kandungan senyawa penting seperti plant sterol, flavonoid, dan serat pada buah kurma sangat berperan terhadap penurunan kolesterol darah. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian kurma terhadap kadar LDL pada uji eksperimental hewan coba tikus dan manusia. Metode: Metode penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review. Sebanyak 133 artikel menggunakan keywords “The effect AND “dates AND “LDL AND “rats AND “humans AND “RCT. Terdapat 7 artikel eksperimental dengan Randomized Controlled Trial (inklusi) yang dipublikasikan melalui Pubmed, Google Scholar, Sciencedirect, EBSCO. Perlakuan intervensi pada hewan uji coba keseluruhan menggunakan ekstrak kurma dengan rata-rata 630,76 mg/kgBB selama 8-15 hari. Sedangkan, responden manusia mengkonsumsi buah kurma dengan rata-rata 70 g/hari selama 21-28 hari. Hasil: Analisis secara deskriptif yang dilakukan pada berbagai artikel bahwa mayoritas pemberian kurma pada subjek hewan uji coba tikus menunjukkan hasil uji p<0,05 yaitu adanya pengaruh signifikan terkait penurunan kadar LDL. Selain itu, mayoritas hasil pada subjek manusia menunjukkan hasil uji p<0,05 yaitu adanya pengaruh signifikan terkait penurunan kadar LDL.
Pemberian kurma secara signifikan dapat menurunkan kadar LDL baik pada hewan uji coba maupun pada manusia.Konsumsi harian sebanyak 7 buah kurma (100 g) direkomendasikan sebagai bagian dari pola makan tinggi serat, vitamin, dan mineral.Kurma juga dapat dijadikan sebagai pangan fungsional untuk mengurangi risiko keparahan penyakit terkait kolesterol tinggi.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efek pemberian kurma terhadap profil lipid secara menyeluruh, termasuk kadar HDL, trigliserida, dan kolesterol total pada populasi berisiko tinggi seperti penderita diabetes dan hipertensi. Kedua, penting untuk menguji variasi jenis kurma (seperti Ajwa, Tamr, dan Ghars) dalam satu studi terkontrol untuk mengetahui apakah perbedaan komposisi fitokimia antar varietas berdampak signifikan terhadap penurunan LDL. Ketiga, perlu dikembangkan studi longitudinal yang mengamati dampak konsumsi kurma jangka panjang terhadap faktor risiko kardiovaskular, dengan mempertimbangkan pola konsumsi makanan lain yang mungkin menjadi pengaruh perancu. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang terbatas pada durasi pendek dan variabel terbatas, serta membantu memahami potensi kurma sebagai bagian dari intervensi gizi berkelanjutan. Dengan demikian, studi lanjutan dapat memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk merekomendasikan kurma dalam skema terapi gizi medis bagi kelompok populasi tertentu.
| File size | 287.06 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAATAALMAATA Perbedaan tingkat kematangan daun sembung menunjukkan korelasi positif dengan kandungan total fenolik, total flavonoid dan aktivitas antioksidan (FRAP).Perbedaan tingkat kematangan daun sembung menunjukkan korelasi positif dengan kandungan total fenolik, total flavonoid dan aktivitas antioksidan (FRAP).
ALMAATAALMAATA Variabel dependen adalah prevalensi stunting dan severe stunting. Variabel independen meliputi faktor-faktor di tingkat sosial dengan mengendalikan faktor-faktorVariabel dependen adalah prevalensi stunting dan severe stunting. Variabel independen meliputi faktor-faktor di tingkat sosial dengan mengendalikan faktor-faktor
ALMAATAALMAATA Lebih dari setengah (61%) Ibu di populasi ini memberikan ASI secara eksklusif pada bayinya sampai dengan usia 6 bulan. Hasil menunjukkan bahwa bayi mempunyaiLebih dari setengah (61%) Ibu di populasi ini memberikan ASI secara eksklusif pada bayinya sampai dengan usia 6 bulan. Hasil menunjukkan bahwa bayi mempunyai
UNIMAUNIMA Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r=0,736, Nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,542 yang menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhiHasil analisis korelasi menunjukkan nilai r=0,736, Nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,542 yang menunjukkan bahwa kinerja karyawan dipengaruhi
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Kualitas tidur pada lansia dapat dipengaruhi oleh kecemasan dan kesepian. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitasKualitas tidur pada lansia dapat dipengaruhi oleh kecemasan dan kesepian. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitas
UPERTISUPERTIS Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi, pola asuh, dan pengetahuan ibu dengan tingkat kemandirian anak. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkanTerdapat hubungan yang signifikan antara status gizi, pola asuh, dan pengetahuan ibu dengan tingkat kemandirian anak. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan
UPERTISUPERTIS Penelitian ini menggunakan metode bersifat deskriptif. Dengan populasi semua urine pasien penderita Diabetes Mellitus didapatkan sampel berjumlah 22 pasienPenelitian ini menggunakan metode bersifat deskriptif. Dengan populasi semua urine pasien penderita Diabetes Mellitus didapatkan sampel berjumlah 22 pasien
UPERTISUPERTIS Hasil penelitian didapatkan bahwa 42,6% status gizi anak tidak normal, 39,7% konsumsi energi kurang, 48,5% konsumsi protein kurang, 57,4% anak tidak memilikiHasil penelitian didapatkan bahwa 42,6% status gizi anak tidak normal, 39,7% konsumsi energi kurang, 48,5% konsumsi protein kurang, 57,4% anak tidak memiliki
Useful /
ALMAATAALMAATA Tinggi badan ibu < 150 cm (OR=10.07; 95%CI: 3. 57-28.38), panjang badan lahir (OR=11.04; 95%CI: 4. 19-29.06), dan riwayat paparan pestisida pada anak (OR=4.Tinggi badan ibu < 150 cm (OR=10.07; 95%CI: 3. 57-28.38), panjang badan lahir (OR=11.04; 95%CI: 4. 19-29.06), dan riwayat paparan pestisida pada anak (OR=4.
ALMAATAALMAATA Metode: Studi intervensi dengan rancangan kohort time series prospektif pada dua kelompok digunakan dalam penelitian ini. Tahapan kegiatannya adalah persiapanMetode: Studi intervensi dengan rancangan kohort time series prospektif pada dua kelompok digunakan dalam penelitian ini. Tahapan kegiatannya adalah persiapan
IUSIUS Civil society muncul karena tersedianya sistem demokrasi yang menjamin kebebasan berserikat dan menyampaikan aspirasi. Peran civil society dalam pembangunanCivil society muncul karena tersedianya sistem demokrasi yang menjamin kebebasan berserikat dan menyampaikan aspirasi. Peran civil society dalam pembangunan
UPERTISUPERTIS gangguan, 14,3% mengalami gangguan pada kompor. 60 juta orang terkena bipolar, dan 47,5 juta orang terkena demensia dan insidensi depresi cukup tinggigangguan, 14,3% mengalami gangguan pada kompor. 60 juta orang terkena bipolar, dan 47,5 juta orang terkena demensia dan insidensi depresi cukup tinggi