STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH

I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti RapihI Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih

Latar belakang: Kualitas tidur merupakan masalah umum yang dialami lansia karena penurunan pola tidur sebagai akibat dari proses penuaan yang normal. Namun masalah tidur yang diabaikan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup lansia. Tujuan: mengkaji hubungan antara kecemasan dan kesepian dengan kualitas tidur pada lansia Di Wilayah Kerrja Purskersmas Kenanga Sungailiat Tahurn 2024. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei survei pendekatan cross-sectional Dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang mendapat pelayanan di Puskesmas Kenanga Sungailiat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 106 lansia. Analisa data ini menggunakan uji spearmen rank. Hasil: menunjukan ada hubungan Kecemasan dengan Kualitas Tidur p-value < 0,05 dengan nilai korelasi 0,391, yang berarti terdapat hubungan positif sedang, hubungan Kesepian dengan Kualitas Tidur menunjukkan p-value < 0,05 dengan nilai korelasi 0,261, yang berarti terdapat hubungan positif sedang. Kesimpulan: kualitas tidur pada pasien lansia dapat dipengaruhi oleh kecemasan dan kesepian.

Kualitas tidur pada lansia dapat dipengaruhi oleh kecemasan dan kesepian.Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dan kualitas tidur, serta antara kesepian dan kualitas tidur.Dengan demikian, intervensi yang ditujukan untuk mengurangi kecemasan dan kesepian pada lansia dapat berpotensi meningkatkan kualitas tidur mereka.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap kecemasan dan kesepian pada lansia, seperti dukungan sosial, kondisi kesehatan fisik, dan faktor ekonomi. Kedua, studi intervensi yang dirancang untuk mengurangi kecemasan dan kesepian pada lansia, seperti program konseling kelompok atau terapi relaksasi, perlu dilakukan untuk menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas tidur. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk memahami hubungan antara kecemasan, kesepian, kualitas tidur, dan kesehatan secara keseluruhan pada lansia dalam jangka waktu yang lebih lama. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas tidur lansia dan membantu dalam pengembangan strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan lansia.

  1. (PDF) HIPOTESIS PENELITIAN. pdf hipotesis penelitian method available june doi rg authors ade heryana... doi.org/10.13140/RG.2.2.11440.17927PDF HIPOTESIS PENELITIAN pdf hipotesis penelitian method available june doi rg authors ade heryana doi 10 13140 RG 2 2 11440 17927
  2. Hubungan Tingkat Kesepian Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu... doi.org/10.37776/zked.v12i1.971Hubungan Tingkat Kesepian Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Di Panti Jompo Tresna Werda Kota Bengkulu doi 10 37776 zked v12i1 971
  3. Peningkatan Kualitas Tidur Lansia Wanita melalui Kerutinan Melakukan Senam Lansia | Jurnal Keperawatan... jki.ui.ac.id/index.php/jki/article/view/435Peningkatan Kualitas Tidur Lansia Wanita melalui Kerutinan Melakukan Senam Lansia Jurnal Keperawatan jki ui ac index php jki article view 435
  4. Cendana Medical Journal. hubungan kecemasan kualitas tidur pandemi covid mahasiswa fakultas kedokteran... doi.org/10.35508/cmj.v9i2.5974Cendana Medical Journal hubungan kecemasan kualitas tidur pandemi covid mahasiswa fakultas kedokteran doi 10 35508 cmj v9i2 5974
Read online
File size255.45 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test