UNIBAUNIBA
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamLatar Belakang: Pada saat menstruasi keluhan yang sering muncul adalah nyeri haid atau yang disebut dismenore. Dismenore ditandai dengan nyeri perut di bagian bawah. Cara mengatasi dismenore dapat dilakukan dengan berbagai pengobatan salah satunya meminum minuman herbal yang berkhasiat yaitu jus wortel. Pemberian jus wortel mengandung vitamin E dan betakaroten yang dapat memberikan efek analgesik dan anti inflamasi dengan mekanisme kerja yaitu menghambat enzim aktivitas dan enzim siklooksigenase-2 sehingga enzim tersebut tidak dapat merubah asam arakidonat menjadi prostaglandin sebagai penyebab timbulnya nyeri. Metode: Metode penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan One Group Pretest Post Test Design yang dilakukan di SMA Negeri 9 Pekanbaru pada bulan November 2021. Jumlah sampel sebanyak 66 remaja putri yang diambil menggunakan teknik Simple Purposive Sampling. Hasil penelitian dianalisis dengan Dependent Sample T-Test. Hasil: Hasil Dependent Sample T-Test menunjukkan terdapat dengan nilai p value = 0,000 (p<0,05). Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan derajat dismenore pada remaja putri SMA Negeri 9 Pekanbaru setelah pemberian jus wortel. Disarankan kepada responden agar dapat mengkonsumsi jus wortel pada saat menstruasi sehingga dapat mengurangi nyeri yang dirasakan.
Setelah pemberian jus wortel, banyak responden yang mengalami penurunan dari kategori nyeri sedang dan berat menjadi nyeri ringan atau tidak nyeri sama sekali.Oleh karena itu, jus wortel dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi dismenore pada remaja putri.
Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas jus wortel dibandingkan dengan terapi nonfarmakologis lain seperti kompres hangat atau yoga dalam mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri. Selain itu, perlu dikaji apakah kombinasi jus wortel dengan bahan herbal lain seperti jahe atau kunyit dapat meningkatkan efek analgesik dibandingkan jus wortel secara tunggal. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menyelidiki durasi optimal dan dosis harian jus wortel yang paling efektif dalam meredakan dismenore melalui desain kohort longitudinal yang mencakup berbagai usia dan latar belakang sosial ekonomi, sehingga hasilnya lebih representatif dan dapat dijadikan dasar intervensi kesehatan remaja yang lebih luas.
| File size | 241.37 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. PopulasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi
UNIBAUNIBA Latar Belakang: Acne vulgaris merupakan peradangan kronis folikel polisebasea yang ditandai dengan komedo, papul, pustul, nodus serta kista. InsidensiLatar Belakang: Acne vulgaris merupakan peradangan kronis folikel polisebasea yang ditandai dengan komedo, papul, pustul, nodus serta kista. Insidensi
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Metode yang digunakan bersifat partisipatif, mencakup ceramah interaktif, simulasi kasus, role-play, dan diskusi kelompok, yang dirancang untuk membangunMetode yang digunakan bersifat partisipatif, mencakup ceramah interaktif, simulasi kasus, role-play, dan diskusi kelompok, yang dirancang untuk membangun
UNIBAUNIBA Hasil uji statistik Chi Square didapatkan nilai p untuk paritas 0,000, umur ibu 0,000, riwayat abortus 0,779, dan anemia defisiensi besi 0,007. Kesimpulan:Hasil uji statistik Chi Square didapatkan nilai p untuk paritas 0,000, umur ibu 0,000, riwayat abortus 0,779, dan anemia defisiensi besi 0,007. Kesimpulan:
UNIBAUNIBA Kekurangan atau kelebihan kadar gula darah dalam tubuh dipengaruhi beberapa faktor seperti pola makan, usia, kurang tidur dan aktivitas fisik. SeseorangKekurangan atau kelebihan kadar gula darah dalam tubuh dipengaruhi beberapa faktor seperti pola makan, usia, kurang tidur dan aktivitas fisik. Seseorang
UNIBAUNIBA Latar Belakang: Diabetes Melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginyaLatar Belakang: Diabetes Melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya
UNIBAUNIBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, lama pengobatan, dan dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kepatuhanHasil penelitian menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, lama pengobatan, dan dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kepatuhan
Useful /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UINSU di SD Desa Nagaraja melalui program edukasi literasi keuangan sejak dini dapatKegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UINSU di SD Desa Nagaraja melalui program edukasi literasi keuangan sejak dini dapat
IWIIWI Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) menunjukkan kesesuaian dengan fitur utama pengembangan profesional guru yang efektif menurut kerangka DesimoneProgram Pendidikan Guru Penggerak (PGP) menunjukkan kesesuaian dengan fitur utama pengembangan profesional guru yang efektif menurut kerangka Desimone
UNIBAUNIBA Pengumpulan data menggunakan dua kuisioner yaitu kuesioner Smartphone Addiction untuk intensitas penggunaan smartphone dan kuesioner Pittsburgh Sleep QualityPengumpulan data menggunakan dua kuisioner yaitu kuesioner Smartphone Addiction untuk intensitas penggunaan smartphone dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality
UNIBAUNIBA Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan 25 biakan bakteri Staphylococcus epidermidis dibagi dalam 5 kelompok perlakuan. Kelompok pelakuanPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan 25 biakan bakteri Staphylococcus epidermidis dibagi dalam 5 kelompok perlakuan. Kelompok pelakuan