ALMAATAALMAATA

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)

Picky eating pada anak-anak dapat memiliki konsekuensi jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan, terutama terkait dengan berat badan kurang. Berat badan kurang menyebabkan gangguan perkembangan, peningkatan kerentanan terhadap infeksi, tingkat keparahan penyakit, dan mortalitas. Salah satu penyebab picky eating pada anak-anak adalah ketidakmenarikan penampilan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan pembuatan bento, termasuk: pengetahuan ibu terkait nutrisi dan kesulitan pemberian makan pada anak-anak; keterampilan ibu dalam persiapan makanan; dan tingkat kesulitan makan pada anak-anak sebelum dan sesudah pelatihan pembuatan bento. Penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest one-group study dengan partisipan ibu (n=20) anak usia prasekolah 3-6,5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan dalam pengetahuan dan keterampilan ibu (p<0,00), dan juga skor kenakalan pada anak-anak sebelum dan sesudah pelatihan (p=0,04). Tidak ditemukan perbedaan dalam responsivitas rasa kenyang (0,058) dan kelambatan makan pada anak-anak (p=0,10). Pelatihan pembuatan bento efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dan dapat menjadi alternatif untuk mengatasi picky eating pada anak prasekolah, yang ditunjukkan dengan penurunan skor kenakalan. Namun, pelatihan ini tidak dapat meningkatkan skor responsivitas rasa kenyang dan kelambatan makan.

Pelatihan pembuatan bento efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu serta dapat menjadi alternatif untuk mengatasi picky eating pada anak prasekolah, yang ditunjukkan dengan penurunan skor kenakalan.Namun, pelatihan ini tidak dapat meningkatkan skor responsivitas rasa kenyang dan kelambatan makan.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak pelatihan ini terhadap perilaku makan anak-anak dalam jangka panjang dan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memengaruhi picky eating, seperti pola asuh orang tua dan lingkungan makan di rumah.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari pelatihan pembuatan bento terhadap perilaku makan anak-anak dan status gizi mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor lain yang berkontribusi terhadap picky eating, seperti pola asuh orang tua, lingkungan makan di rumah, dan pengaruh media sosial terhadap preferensi makanan anak-anak. Ketiga, pengembangan intervensi yang lebih komprehensif yang menggabungkan pelatihan pembuatan bento dengan edukasi tentang pola asuh yang positif dan strategi untuk menciptakan lingkungan makan yang menyenangkan dan mendukung dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang penyebab dan solusi untuk picky eating pada anak-anak, sehingga dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan mereka.

  1. Effect of “Bento” preparation training on mothers knowledge, skill,... doi.org/10.21927/ijnd.2018.6(2).43-50Effect of yCeBentoyCAy preparation training on mothers knowledge skill doi 10 21927 ijnd 2018 6 2 43 50
Read online
File size104.38 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test